Benarkah Lahan Seluas 1 Hektar yang Dulu Milik Persira dialih pungsikan Menjadi Komersil

Benarkah Lahan Seluas 1 Hektar yang Dulu Milik Persira dialih pungsikan Menjadi Komersil
Keterangan poto : Kondisi Lapangan Persira Kab Lebak yang di Duga di Komersilkan.,Dok khusus

TERASMEDIA.CO LEBAK – Salah satu club sepak bola yang sempat menjadi kebanggaan warga Lebak, kini keberadaannya dikabarkan sudah bubar, dan hanya menyisakan kenangan bagi warga Lebak. Namun saat awak media menyambangi lahan yang dulunya menjadi lapangan dan markas Persatuan Sepakbola Indonesia Rangkasbitung ( Persira ) di Kp Pasirtariti Desa Rangkasbitung Barat pada masanya, kini sudah berubah menjadi komplek pendidikan, Ketika di konfirmasi ke berbagai narasumber, bahwa lokasi tersebut dulu di tukar tempat dengan yang saat ini berada di Jln Siliwangi Blok Cileuweung Pasir ona Rangkasbitung Timur Kabupaten LebakThank you for reading this post, don’t forget to subscribe!

Berbekal informasi tersebut pada 17/5/2024 Awak media mencoba mendatangi lokasi yang di sebutkan oleh sumber tersebut. Dan memang benar di sana awak media menemukan sebuah lahan dan bangunan lapangan semi permanen dengan kondisi Tribun yang sangat memprihatinnkan, selain menemukan lapangan terpatau jika di lokasi tersebut juga ada bangunan lainnya , seprti rumah tinggal dan warung – warung. Namun menurut keterangan salah satu warga yang minta namanya di rahasiakan. Lapangan permanen tersebut di kelola oleh swasta. dengan harga sewa sebesar 400 Ribu bila hari sabtu dan Minggu sekali main

“iya kang dulunya lapangan ini milik Persira, dan luasnya dulu kalau tidak salah kurang lebih sekitar 1 Hektaran, namun karena persira infotmasinya sudah bubar, maka beberapa tahun kebelakan lahan ini di bangun dan dijadikan Lapangan mini oleh pak H. Rahmat, dengan harga sewa sekitar 400 Rb setiap sekali main, tapi itu jika hari sabtu dan minggu aja harga segitu juga,”Bebernya

Bacaan Lainnya

Ketika di tanya apakah H. Rahmat, itu orang Persira atau orang Pemda dirinya mengaku kurang tau,

“Kalau masalah Pak H. Rahmat, itu orang Pemda atau orang mananyamah saya kurang hapal kang, tapi setau saya beliau orang kapugeran.”Pungkasnya

Sampai berita ini di terbitkan awak media masih berusaha menghubungi parapihak dan Otoritas setempat.

Laporan : Rai Kusbini

Ikuti kami di Google News

Pos terkait