Heboh, Beredar Surat Jual Beli Jabatan di Kalangan Satpol PP DKJ

Heboh, Beredar Surat Jual Beli Jabatan di Kalangan Satpol PP DKJ
Keterangan foto : Ribuan Pegawai Tidak Tetap (PTT) Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) DKI Jakarta meradang akan nasibnya yang tak kunjung diperjuangkan untuk menjadi Aparatur Sipil Negara (ASN).

Terasmedia.co Jakarta – Beredar isi surat di kalangan whatsaAp wartawan yang ditunjukan kepada Pj Gubernur DKJHeru Budi Hartono tentang adanya dugaan jual beli jabatan di lingkungan Satpol PP DKJ. Dalam isi surat yang tersebar di kalangan wartawan tersebut dijelaskan tentang keluhan seorang kaka yang adiknya mengalami ketika akan dimutasi atau dipromosikan jabatan harus menguarkan uang puluhan juta rupiah.Thank you for reading this post, don’t forget to subscribe!

Berikut perihat isi surat yang tersebar luas dikalangan wartawan
YTH PJ Gubernur Daerah Khusus Jakarta Bpk Heru Budi Hartono Di tempat.
Dengan Hormat. Assalamualaikum Wr Wb. Semoga bapak PJ Gubernur selalu dalam keadaan sehat selalu dan dalam bertugas selalu dapat kebaikan-kebaikan dari Allah SWT Aamiin YRA.
Selanjutnya, Bersama dengan surat ini saya ingin sampaikan, Izin bapak kami dari salah satu keluarga yang bekerja sebagai anggota PolPP Provinsi Daerah Khusus Jakarta ingin menyampaikan tentang keluh kesah para ASN di PolPP.

“Kami merasa ada yang tidak benar , tidak profesional , tidak sesuai visi dan misi dan bahkan jauh dari kata menuju tata kelola pemerintahan yang baik, ” tulis dalam isi surat yang ditunjukan kepada Pj Gubernur DKJ dan ditanda tangani tanggal 6 Juni.

Bacaan Lainnya

Kemudian, isi surat tersebut juga menjelaskan tentang banyak beredar isu di lingkungan ASN PolPP bahkan adik kandung si penulis pun mengalami sendiri terkait isu jual beli jabatan. Menurutnya kejadian tersebut sudah bukan rahasia umum di lingkungan ASN Satpol PP DKJ dua tahun belakangan ini.

“Kami mendengar untuk memperoleh jabatan atau jenjang karier tsb ada uang mahar diantaranya : Kasat Pol PP Kecamatan : 150jt – 200jt, Kasat Pol PP Kelurahan : 50jt-100jt, Kenaikan jenjang jabatan Fungsional Umum : 5jt-10jt , dan Mutasi antar wilayah dilingkungan internal Pol PP : 5jt, ” tulis dalam isi surat tersebut lagi.
Selain itu, dalam surat yang ditulis juga mereka merasa resah dan menulis surat tersebut bahwa mayoritas ASN PolPP DKJ karena tidak ingin citra dan nama baik Pol PP menjadi Buruk. Hal tersebut menurut mereka karena akan merusak mental ASN dalam urusan karir di lingkungan Pol PP DKJ .

“Untuk itu kami meminta Bp Pj Gubernur agar segera Menertibkan internal PolPP DKJ agar menjadi lebh baik dan sesuai dengan Visi Misi ASN Daerah Khusus Jakarta, ” harapan dalam isi surat yang tersebar di kalangan wartawan tersebut yang ditembuskan kepada Kejati DKI Jakarta tersebut.

Sementara itu, awak media masih berupaya untuk melakukan konfirmasi kepada Kasarpol PP DKJ dan Pj Gubernur terkait perihat keluhan dalam isi surat yang tersebar dikalangan wartawan.

Ikuti kami di Google News

Pos terkait