Komisi I DPR RI Sebut Data Sistem Pemilu dan Proses Perhitungan Masih Aman

Komisi I DPR RI Sebut Data Sistem Pemilu dan Proses Perhitungan Masih Aman I Teras Media
Keterangan foto : Anggota Komisi I DPR RI yang juga merupakan politisi partai Golkar, Dave Laksono, Sabtu (2/12/2023)

Terasmedia.co Jakarta – Anggota Komisi I DPR RI Dave Laksono menanggapi tentang adanya dugaan peretas dengan nama anonim “Jimbo” mengeklaim telah meretas situs kpu.go.id dan berhasil mendapatkan Data Pemilih Tetap (DPT) dari situs tersebut. Menurut Dave, bahwa sistem Pemilu Komisi Pemilihan Umum (KPU) masih dalam keadaan aman.Thank you for reading this post, don’t forget to subscribe!

“Muncul kasus baru yang masih diduga terjadi kebocoran. Tetapi dari sejumlah pengakuan dan juga hasil laporan yang kami terima sejauh ini, sistem pemilihan umum dan juga proses perhitungan itu masih dalam kondisi aman. Tidak diganggu oleh pihak-pihak mana pun,” kata Dave kepada wartawan, Kamis (30/11/2023).

Meski demikian, Dave mengatakan Komisi I DPR RI telah meminta pengawasan dan penyelidikan sebaran data yang diduga bocor tersebut.

Bacaan Lainnya

“Kami akan terus meminta baik Kominfo, aparat lembaga intelijen seperti BIN, dan juga kepolisian, khususnya mereka yang menangani bidang digitalisasi, untuk melakukan pengawasan yang melekat dan memastikan tidak ada luasan atau pembobolan akan sistem KPU,” ujar Dave.

Lebih lanjut Dave menilai kondisi ini menjadi pelajaran bagi KPU untuk memastikan keamanan data masyarakat.

“Penjelasan yang sekarang sudah diberikan, bahwa data yang tercuri itu bukan data-data sensitif. Namun ini menjadi suatu pelajaran untuk KPU lebih teliti dan melakukan koordinasi lebih intens kepada seluruh lembaga dan instansi terkait, guna memastikan data yang kita berikan itu tersimpan dengan baik,” pungkas Politisi Fraksi Partai Golkar ini.

Untuk diketahui, “Jimbo” membagikan 500.000 data contoh yang berhasil diperolehnya melalui salah satu unggahan di situs BreachForums yang kerap digunakan untuk jual beli hasil peretasan.

Ikuti kami di Google News