Program Rumah Layak Huni Tangerang Tak Tersentuh Warga Kurang Mampu di Jayanti

IMG 20220923 WA0094

Terasmedia.co, Tangerang –Program rumah layak huni Kabupaten Tangerang belum tersentuh masyarakat kurang mampu di Jayanti. Meski terbilang banyak program bedah rumah di Kabupaten Tangerang, namun belum terasakan oleh Rohmah (35) warga kurang mampu yang tinggal di Kampung Jayanti RT. 015/003 Desa Cikande Kecamatan Jayanti.

Kepada wartawan Rohmah (35) berkeluh kesah dengan keadaan rumahnya yang saat ini mengkwatirkan, meski memilki niat besar ingin membedah rumahnya namun apa daya kondisi ekonomi yang saat ini belum mampu mewujudkan impian memperbaiki rumah yang sudah usang itu.

Baca juga : Pemkab Tangerang Luncurkan Panduan Buku penggunaan APBDes pembangunan rumah layak huni

“Sudah hampir 15 tahun kami tinggal di rumah ini bersama keluarga, saat ini kami tinggal bersama ayah yang sudah lansia dan suami serta ketiga anak saya, kalau ibu belum lama ini sudah meninggal,”kata Rohmah kepada wartawan Jum’at (24/9/2022).

Bacaan Lainnya

Menurut Rohmah meskipun sang suami bekerja namun penghasilan suaminya belum bisa untuk membedah rumahnya, hanya bisa untuk memenuhi makan sehari – hari. Apalagi dengan kondisi sekarang serba sulit dan serba mahal membuat ekonomi keluarga semakin terpuruk.

“Cari untuk sehari – hari aja sulit sekarang ini, apa lagi buat ngebedah rumah. Bisa makan dan ngebiayain anak sekolah aja udah alhamdulillah,” ujar ibu rumah tangga beranak tiga itu.

Miris, ia mengaku hingga sampai saat ini belum mendapatkan desas desus rumahnya bakal dibedah, walaupun dirinya tahu ada program bedah rumah dari Pemerintah.

Baca juga : Budidaya Ikan Lele di Desa Sukadiri Butuh Perhatian Pemerintah

“Berharap sih tempat tinggal gubuk saya mendapatkan perhatian dari program pemerintah biar dibedah rumah,”harapnya

Sementara itu Camat Jayanti Yandri Permana saat dikonfirmasi mengakui sudah mengecek kondisi rumah keluarga ibu rohmah, dan ia pun mengaku sudah membahas bersama pemerintah Desa setempat terkait rencana bedah rumahnya.

“Sudah pernah di cek oleh desa, itu betul makanya sudah masuk rencana pelaksanaan di akhir 2022 ini,”kata yandri melalui keterangan tertulisnya Sabtu (24/9/2022).

(Ari/Bandi)

Pos terkait