Sisa Masa Jabatan, GMNI Sebut Walikota Gagal dan Boros Anggaran

IMG 20231219 WA0005 1

TerasMedia.Co, Kota Tangerang – Masa Jabatan Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah yang akan mengakhiri jabatan dipertengahan Desember tahun 2023. Disisa masa jabatannya, orang nomor satu di Kota Tangerang ini dinilai masih gagal dalam menunaikan program unggulan yang digembor-gemborkan saat kampanye di tahun 2018.

Menurut Ketua GMNI Kota Tangerang, Reza Setiawan menegaskan, bahwa ada beberapa janji kampanye Arief yang belum direalisasikan. Kalaupun sudah ada yang dikerjakan, menurutnya, bisa dibilang gagal lalu adanya pemborosan anggaran dimasa akhir jabatan yang kurang bermanfaat.

“Kalau ditanya apa janji yang belum direaslisasi ya banyak salah satunya janji peningkatan SDM, Pendidikan, Kesehatan, Sarana Prasarana,” kata Reza, Senin (18/12/2023).

Dirinya mencatat, janji kampanye Arief – Sachrudin bisa dibilang gagal total seperti meningkatkan pembangunan sarana dan prasarana kota yang berkelanjutan dan berwawasan lingkungan.

Bacaan Lainnya

Pasalnya, hari ini diketahui sarana prasarana yang berkelanjutan dan berwawasan lingkungan bertolak belakang dengan keadaan taman-taman yang di biarkan hancur tidak terurus, sedangkan RTH yang belum mencapai 30% sesuai dengan aturan yang berlaku, serta keterbukaan informasi publik yang belum masif dengan laporan yang jarang sekali di upload di website kota Tangerang pada penggunaan APBD tahun 2022- 2023.

“Kalau memang meningkatkan pembangunan sarana prasarana yang berkanjutan harusnya taman- taman yang dibangun sebagai prasarana masyarakat untuk tempat olahraga ataupun rekreasi murah meriah dirawat bukan malah diabaikan. Ya .. walaupun itu mendapatkan bantuan dari perusahaan (CSR) tetap itu harus dirawat. Lalu melihat kondisi Kota Tangerang yang beberapa bulan terakhir juga memiliki tingkat polusi udara yang cukup tinggi karena kurangnya Ruang Terbuka Hijau (RTH) di Kota Tangerang. Lalu kita lihat lagi transparansi penggunaan anggaran APBD pada tahun 2022-2023 yang jarang sekali di upload tepat waktu sehingga menjadi pertanyaan di masyarakat,” jelas Reza.

Ditambahkan Reza, persoalan angka kemiskinan di Kota Tangerang juga masih tinggi sehingga, perlu adanya prioritas utama dalam menekan persoalan kemiskinan di Kota Tangerang.

“Angka kemiskinan Kota Tangerang tahun 2022 berada pada urutan keempat untuk kabupaten atau kota di Banten. bagaimana sikap pemerintah Kota Tangerang yang hari ini malah lebih fokus kepada kegiatan kegiatan seremonial masa akhir jabatan walikota dan wakil walikota bukan intropeksi diri terhadap tugas tugas dan janji janjinya pada masa kampanye 2018 silam,” imbuhnya.

Reza pun berharap, dalam masa akhir jabatan jangan sampai walikota dan walikota malah di anggap hura- hura dalam melaksanakan kegiatan seremonial berturut- turut pada akhir tahun dan akhir jabatan. Menututnya hal tersebut kurang efektif dan kurang bermanfaat kepada masyarakat.

“Saya hanya berharap kepada pak Arif dan pak Sachrudin yang mau habis masa jabatannya jangan terlalu riang dan gembira dengan melaksanakan kegiatan seremonial berturut – turut yang menghabiskan anggaran cukup besar tanpa melihat asas manfaat dan dampak yang dirasakan oleh masyarakat Kota Tangerang. Masa akhir ini jangan dijadikan sebuah closing ceremony seperti kegiatan tetapi menjadi intropeksi diri karena masih adanya tugas tugas yang belum tuntas!,” tandas Reza Setiawan. (*)

Pos terkait