Pemkab Tangerang Luncurkan Panduan Buku penggunaan APBDes pembangunan rumah layak huni

Avatar photo

- Penulis

Kamis, 22 September 2022 - 16:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ikuti kami di Google News

Pemkab Tangerang Luncurkan Panduan Buku penggunaan APBDes pembangunan rumah layak huni I Teras Media
Peluncuran dan bedah buku panduan penggunaan APBDes pembangunan rumah layak huni

Terasmedia.co,. Tangerang— Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang bersama Habitat Indonesia menggelar peluncuran dan bedah buku panduan penggunaan APBDes pembangunan rumah layak huni di ICE BSD Tangerang pada Kamis (22/09/2022).

Peluncuran buku ini dihadiri para pemangku kepentingan, termasuk pemerintah desa, seperti Desa Ketapang, Desa Gunungsari, Desa Sasak, Desa Tanjung Anom, dan Desa Margamulya.

Sekretaris Daerah (Sekda) Tangerang, Moch Maesyal Rasyid dalam sambutannya menyampaikan, ini salah satu komitmen pemerintah untuk memastikan warga khususnya mereka yang berpenghasilan rendah mendapatkan akses penyediaan rumah layak huni.

Peluncuran dan bedah buku panduan penggunaan APBDes pembangunan rumah layak huni ini diharapkan masyarakat bisa secara leluasa mengakses informasi tentang dana untuk penyediaan rumah layak huni.

“Dengan adanya buku panduan ini, masyarakat dapat lebih mudah dan leluasa mengakses informasi maupun panduan dalam menggunakan APBDes untuk menyediakan rumah layak huni,” jelas Moch Maesyal Rasyid.

Di sela – sela acara tersebut, para tamu undangan diajak untuk mengikuti acara bedah buku guna memberikan pengetahuan serta pemahaman yang lebih konkrit mengenai penggunaan APBDes untuk penyediaan rumah layak huni.

Habitat Indonesia melalui Direktur Nasional, Susanto. menyampaikan, pihaknya merasa senang dapat terlibat dalam penyusunan buku panduan ini. Sebagai organisasi kemanusiaan yang berfokus pada penyediaan hunian yang layak di Indonesia dan telah berkontribusi puluhan tahun dalam pembangunan dan perbaikan rumah di Tangerang dan juga turut dalam penyusunan buku panduan tersebut.

Susanto mengatakan, Pengadaan buku panduan ini menjadi salah satu langkah yang praktis dan nantinya secara langsung dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat guna mengoptimalkan pembangunan dan perbaikan rumah layak huni di Tangerang.

“Bagaimanapun, jika masyarakat sudah memiliki pengetahuan dan pengertian dalam memberdayakan sumber dana dan pemerintah untuk penyediaan rumah layak huni, sinergi akan terbangun dengan Habitat yang tentunya dapat membantu untuk lebih cepat menuntaskan permasalahan hunian tidak layak di Tangerang,” katanya.

Lanjut Susanto berharap hal ini agar adanya percepatan pembangunan hunian yang layak secara merata di Indonesia, khususnya di Tangerang yang diharapkan bisa mencapai 50% bahkan lebih.

Senada Catholic Relief Services (CRS) yang bekerjasama dengan Habitat for Humanity dalam penyediaan rumah layak huni di Kecamatan Mauk, Kabupaten Tangerang melalui Country Manage, Yenni Suryani yang juga turut memberi dukungan dalam penyusunan buku ini.

Ia menyampaikan bahwa sebagai lembaga kemanusiaan Internasional, salah satu mandat CRS adalah untuk membantu masyarakat, terutama masyarakat yang terdampak bencana, dan memenuhi kebutuhan dasarnya agar mereka bisa tetap memiliki kehidupan yang bermartabat.

Namun, Ia mengatakan, pemenuhan kebutuhan itu tidak bisa hanya dilakukan oleh satu pihak saja, perlu kerjasama, koordinasi dan kontribusi dari semua pihak terkait, termasuk masyarakat itu sendiri.

Pihaknya menghargai dan mendukung usaha pemerintah Kabupaten Tangerang untuk menjadikan APBDes sebagai sumber daya yang bisa digunakan untuk penyediaan rumah layak huni bagi masyarakat berpenghasilan rendah.

“Upaya ini bisa berkontribusi bagi percepatan penyediaan rumah layak huni bagi masyarakat yang membutuhkan. Rumah yang layak dan aman juga diharapkan bisa mengurangi resiko yang mungkin timbul dari bencana (seperti banjir,gempabumi, dll.) di masa datang,” pungkasnya.

(4r)

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Matahukum Desak Kejaksaan Periksa Proyek Rehabilitasi Jalan Sunan Kalijaga Lebak dan Lakukan Audit Pengerjaan
Pemprov Banten Sosialisasikan Program Ketahanan Pangan di Lebak
Perjalanan 29 Tahun Berorganisasi, Ir Suhiluddin Lubis Terpilih Aklamasi Pimpin PAC Pemuda Pancasila Deli Tua
Jalan Cijinjuk Bertahun-tahun Rusak, Warga Pertanyakan Peran DPRD: “Setiap Hari Lewat, Mengapa Tak Kunjung Diperjuangkan?”
Ketum FBB: Pilpres 2024 Sudah Selesai, Jangan Terus Cari Jalan untuk Memanggung Isu
Tak Bernyali Berantas Judi Gelper, Kapolda Riau Diminta Evaluasi Jajaran Polres Pelalawan
Anak 16 Tahun di Lebak Diduga Jadi Korban Tindak Pidana Seksual, Polisi Turun Tangan
Bulog Lebak-Pandeglang: Bantuan Pangan Juli dan September Tuntas 100 Presen, Dua Hari Lebih Cepat
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 13 Oktober 2026 - 04:44 WIB

Matahukum Desak Kejaksaan Periksa Proyek Rehabilitasi Jalan Sunan Kalijaga Lebak dan Lakukan Audit Pengerjaan

Senin, 12 Oktober 2026 - 20:31 WIB

Pemprov Banten Sosialisasikan Program Ketahanan Pangan di Lebak

Minggu, 11 Oktober 2026 - 21:12 WIB

Perjalanan 29 Tahun Berorganisasi, Ir Suhiluddin Lubis Terpilih Aklamasi Pimpin PAC Pemuda Pancasila Deli Tua

Kamis, 8 Oktober 2026 - 21:47 WIB

Jalan Cijinjuk Bertahun-tahun Rusak, Warga Pertanyakan Peran DPRD: “Setiap Hari Lewat, Mengapa Tak Kunjung Diperjuangkan?”

Rabu, 7 Oktober 2026 - 19:34 WIB

Ketum FBB: Pilpres 2024 Sudah Selesai, Jangan Terus Cari Jalan untuk Memanggung Isu

Berita Terbaru