Kejati Sulsel Inisiasi Haul Syekh Yusuf Al-Makasari

Avatar photo

- Penulis

Sabtu, 27 Mei 2023 - 09:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Keterangan foto : Kepala Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan, Leonard Eben Ezer Simanjuntak, Jumat (26/5/2023)

i

Keterangan foto : Kepala Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan, Leonard Eben Ezer Simanjuntak, Jumat (26/5/2023)

Ikuti kami di Google News

Terasmedia.co Jakarta – Kepala Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan, Leonard Eben Ezer Simanjuntak, telah menginisiasi dan memprakarsai pelaksanaan Haul Akbar Syekh Yusuf Al-Makassari (TUANTA SALAMAKA). Kamis 25 Mei 2023

Acara ini diselenggarakan sebagai bagian dari rangkaian peringatan Ulang Tahun Persatuan Jaksa Indonesia yang ke-72 tahun 2023, sekaligus untuk menyambut Hari Bhakti Adyaksa yang ke-63 tahun 2023.

Acara Haul Akbar ini berlangsung pada Kamis (25/05/2023) pukul 15.30 Wita, di Lingkungan Makam Syekh Yusuf Abul Mahasin Tajul Khalwati Al-Makasari Al-Bantani, yang terletak di Jalan Syech Yusuf Kecamatan Somba Opu, Kabupaten Gowa.

Dalam acara Haul Akbar ini, tausyiah disampaikan oleh Habib Alwi Bin Ilyas Assegaf. Kajati SulSel Leonard Eben Ezer Simanjuntak menyampaikan sambutannya dengan menekankan pentingnya acara ini sebagai wujud penghormatan, kekaguman, dan kebanggaan serta sebagai pengingat bagi kita semua untuk mengenang dan meneladani kehidupan Syekh Yusuf Al-Makassari, yang penuh dengan keteladanan dalam menyebarkan agama Islam, menjunjung tinggi nilai-nilai kemanusiaan dan keadilan, serta perjuangannya melawan penjajahan VOC Belanda.

Kajati juga mengungkapkan bahwa Syekh Yusuf Al-Makassari tidak hanya menyebarkan agama Islam, tetapi juga ikut berjuang melawan penjajahan VOC Belanda bersama Sultan Abu Al-Fath Abdul Fattah.

Setelah Sultan Abu Al-Fath Abdul Fattah tertangkap oleh Belanda, Syekh Yusuf Al-Makassari memimpin pasukan dari Banten, Makassar, dan Tatar Sunda dalam perang gerilya yang sangat merepotkan Belanda.

Akhirnya, pada tanggal 14 Desember 1663, VOC Belanda yang dipimpin oleh Van Happel berhasil menangkap Syekh Yusuf Al-Makassari dan menahannya di Cirebon sebelum kemudian memindahkannya ke Sri Lanka dan akhirnya pengasingan yang lebih jauh di Afrika Selatan.

Syekh Yusuf Al-Makassari Tuanta Salamaka wafat pada tahun 1699 dan atas jasanya, ia dianugerahi gelar sebagai Pahlawan Nasional Indonesia.

Dalam kesempatan tersebut, Leonard Eben Ezer Simanjuntak, selaku Kajati SulSel, mengajak seluruh anggota Persatuan Jaksa Indonesia yang baru saja merayakan ulang tahun ke-72 serta menyambut Hari Bhakti Adhyaksa yang ke-63, untuk meneladani nilai-nilai kehidupan universal yang diwariskan oleh Syekh Yusuf Al-Makassari Tuanta Salamaka.

Nilai-nilai tersebut mencakup akhlak yang mulia, pribadi yang santun, penghormatan terhadap nilai-nilai kemanusiaan dan keadilan, serta menjauhkan diri dari perilaku hidup yang mempertontonkan kemewahan duniawi.

Hal ini sejalan dengan peringatan Jaksa Agung Republik Indonesia untuk menjalani pola hidup sederhana dan menghindari gaya hidup hedonis, seperti yang diatur dalam Instruksi Jaksa Agung Nomor 2 Tahun 2020 tentang Penerapan Pola Hidup Sederhana.

Di akhir sambutannya, Leonard Eben Ezer Simanjuntak menyampaikan ucapan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada Keluarga Besar Syekh Yusuf Al-Makassari Tuanta Salamaka, panitia pelaksana, dan semua pihak yang telah turut berpartisipasi dalam acara Haul Akbar ini. Ia juga memohon maaf yang sebesar-besarnya jika terdapat hal-hal yang kurang berkenan dalam penyelenggaraan acara ini.

Acara Haul Akbar Syekh Yusuf Al-Makassari (TUANTA SALAMAKA) yang diinisiasi oleh Kepala Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan Leonard Eben Ezer Simanjuntak telah berhasil menjadi momen yang mengesankan dalam peringatan Ulang Tahun Persatuan Jaksa Indonesia yang ke-72 serta Hari Bhakti Adyaksa yang ke-63.

Dengan mengenang dan meneladani perjuangan dan keteladanan Syekh Yusuf Al-Makassari Tuanta Salamaka, diharapkan semangat dalam menjalankan tugas sebagai penegak hukum dengan integritas, keadilan, dan nilai-nilai kemanusiaan dapat terus ditingkatkan.

Untuk diketahui, kegiatan tersebut dihadiri Wakil Kepala Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan, Zet Tadung Allo, SH., MH, para Asisten Kejati SulSel, para Kepala Kejaksaan Negeri se-Sulawesi Selatan, Bupati Gowa Dr. Adnan Purichta Ichsan, SH., MH., serta Forkopimda Kabupaten Gowa, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Gowa, Ketua MUI Kab. Gowa, KH Abubakar Paka, Ketua NU Kab. Gowa Drs. H. Jabbar Hijaz Dg Sanre, Ketua Muhammadiyah Kab. Gowa H. Ardan Ilyas, SPd., MA, serta tokoh-tokoh masyarakat Sulawesi Selatan. (Nanang)

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Matahukum Desak Kejaksaan Periksa Proyek Rehabilitasi Jalan Sunan Kalijaga Lebak dan Lakukan Audit Pengerjaan
Pemprov Banten Sosialisasikan Program Ketahanan Pangan di Lebak
Perjalanan 29 Tahun Berorganisasi, Ir Suhiluddin Lubis Terpilih Aklamasi Pimpin PAC Pemuda Pancasila Deli Tua
Jalan Cijinjuk Bertahun-tahun Rusak, Warga Pertanyakan Peran DPRD: “Setiap Hari Lewat, Mengapa Tak Kunjung Diperjuangkan?”
Ketum FBB: Pilpres 2024 Sudah Selesai, Jangan Terus Cari Jalan untuk Memanggung Isu
Tak Bernyali Berantas Judi Gelper, Kapolda Riau Diminta Evaluasi Jajaran Polres Pelalawan
Anak 16 Tahun di Lebak Diduga Jadi Korban Tindak Pidana Seksual, Polisi Turun Tangan
Bulog Lebak-Pandeglang: Bantuan Pangan Juli dan September Tuntas 100 Presen, Dua Hari Lebih Cepat
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 13 Oktober 2026 - 04:44 WIB

Matahukum Desak Kejaksaan Periksa Proyek Rehabilitasi Jalan Sunan Kalijaga Lebak dan Lakukan Audit Pengerjaan

Senin, 12 Oktober 2026 - 20:31 WIB

Pemprov Banten Sosialisasikan Program Ketahanan Pangan di Lebak

Minggu, 11 Oktober 2026 - 21:12 WIB

Perjalanan 29 Tahun Berorganisasi, Ir Suhiluddin Lubis Terpilih Aklamasi Pimpin PAC Pemuda Pancasila Deli Tua

Kamis, 8 Oktober 2026 - 21:47 WIB

Jalan Cijinjuk Bertahun-tahun Rusak, Warga Pertanyakan Peran DPRD: “Setiap Hari Lewat, Mengapa Tak Kunjung Diperjuangkan?”

Rabu, 7 Oktober 2026 - 19:34 WIB

Ketum FBB: Pilpres 2024 Sudah Selesai, Jangan Terus Cari Jalan untuk Memanggung Isu

Berita Terbaru