DPPKB Kabupaten Tangerang Menggelar Pemutakhiran Pendataan Keluarga Tahun 2023

Avatar photo

- Penulis

Senin, 26 Juni 2023 - 00:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Sosialisasi Pemutakhiran Pendataan Keluarga Tahun 2023.

i

Foto: Sosialisasi Pemutakhiran Pendataan Keluarga Tahun 2023.

Ikuti kami di Google News

DPPKB Kabupaten Tangerang Menggelar Pemutakhiran Pendataan Keluarga Tahun 2023

TerasMedia.co,TANGERANG | Dinas Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana (DPPKB) Pemerintah Kabupaten Tangerang melakukan Pemutakhiran Pendataan Keluarga 2023 (PK-23).

dr . Umi Kulsum Kabid Pendataan pada DPPKB Kabupaten Tangerang menjelaskan, sosialisasi Pemutakhiran Pendataan Keluarga (PK-2023) yang dilakukan sejak Kamis 22- 27 Juni 2023 diharapkan dapat memiliki keakuratan data.

“Dalam satu hari kita melaksanakan sosialisasi ada yang 2 hari pagi dan siang,”ujarnya.

dr. Umi mengatakan, tujuannya dilakukan pendataan ini untuk mendapatkan data yg valid dan ter-update untuk di jadikan kebijakan pimpinan.

“Dari data PK tanggal 22 kemarin bisa di ketahui jumlah krs rumah layak huni nya, tentang pemakaian kontrasepsinya,”tuturnya.

DPPKB Kabupaten Tangerang Menggelar Pemutakhiran Pendataan Keluarga Tahun 2023 I Teras Media

Diketahui Untuk tahun 2023 di lakukan pemutakhiran pendataan di 8 Kecamatan antara lain:

  1. Sindang jaya 5 desa
  2. Baraja 3 desa
  3. Cisoka 3 desa
  4. Cikupa 3 desa
  5. Pagedangan 3 desa
  6. Pakuhaji 3 desa
  7. Pasar kemis 3 desa
  8. Rajeg  3 desa

Sementara itu dr Hendra Tarmizi MARS menjelaskan, Pendataan Keluarga Merupakan Upaya Menyajikan Data Akurat Untuk Perencanaan Pembangunan. Terdapat beberapa indikator dalam yang diukur dalam pendataan keluarga PK-2023, diantaranya indikator kependudukan, keluarga berencana, pembangunan keluarga dan stunting yang merupakan indikator baru dalam pendataan keluarga.

“Di Update setiap 5 tahun, Pendataan Keluarga ini untuk mengetahui data pembangunan berbasis keluarga. Yang selanjutnya data keluarga dan data pembangunan keluarga menjadi kebijakan pembangunan daerah,”jelas dr Hendra saat dihubungi Senin (26/6).

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Matahukum Desak Kejaksaan Periksa Proyek Rehabilitasi Jalan Sunan Kalijaga Lebak dan Lakukan Audit Pengerjaan
Pemprov Banten Sosialisasikan Program Ketahanan Pangan di Lebak
Perjalanan 29 Tahun Berorganisasi, Ir Suhiluddin Lubis Terpilih Aklamasi Pimpin PAC Pemuda Pancasila Deli Tua
Jalan Cijinjuk Bertahun-tahun Rusak, Warga Pertanyakan Peran DPRD: “Setiap Hari Lewat, Mengapa Tak Kunjung Diperjuangkan?”
Ketum FBB: Pilpres 2024 Sudah Selesai, Jangan Terus Cari Jalan untuk Memanggung Isu
Tak Bernyali Berantas Judi Gelper, Kapolda Riau Diminta Evaluasi Jajaran Polres Pelalawan
Anak 16 Tahun di Lebak Diduga Jadi Korban Tindak Pidana Seksual, Polisi Turun Tangan
Bulog Lebak-Pandeglang: Bantuan Pangan Juli dan September Tuntas 100 Presen, Dua Hari Lebih Cepat
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 13 Oktober 2026 - 04:44 WIB

Matahukum Desak Kejaksaan Periksa Proyek Rehabilitasi Jalan Sunan Kalijaga Lebak dan Lakukan Audit Pengerjaan

Senin, 12 Oktober 2026 - 20:31 WIB

Pemprov Banten Sosialisasikan Program Ketahanan Pangan di Lebak

Minggu, 11 Oktober 2026 - 21:12 WIB

Perjalanan 29 Tahun Berorganisasi, Ir Suhiluddin Lubis Terpilih Aklamasi Pimpin PAC Pemuda Pancasila Deli Tua

Kamis, 8 Oktober 2026 - 21:47 WIB

Jalan Cijinjuk Bertahun-tahun Rusak, Warga Pertanyakan Peran DPRD: “Setiap Hari Lewat, Mengapa Tak Kunjung Diperjuangkan?”

Rabu, 7 Oktober 2026 - 19:34 WIB

Ketum FBB: Pilpres 2024 Sudah Selesai, Jangan Terus Cari Jalan untuk Memanggung Isu

Berita Terbaru