Luar Biasa, Warga Binaan Lapas Bekasi Produksi Bakery 500 Pcs Perhari

Avatar photo

- Penulis

Selasa, 1 Agustus 2023 - 15:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Keterangan foto : Warga Binaan Lapas Bekasi sudah bisa memproduksi lebih dari 500 pcs roti per harinya, Senin (1/8/2023)

i

Keterangan foto : Warga Binaan Lapas Bekasi sudah bisa memproduksi lebih dari 500 pcs roti per harinya, Senin (1/8/2023)

Ikuti kami di Google News

Terasmedia.co BEKASI  – Merintis Basic industri Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Bekasi (Lapas Bekasi). Salah satunya adalah produksi kuliner berupa Bakery (roti).

Kasi Kegiatan Kerja Lapas Bekasi, Bambang Febriansyah menerangkan, produksi roti ini sudah berjalan kurang lebih selama 2 minggu. Meskipun, masih dalam tahap belajar dan pelatihan, Warga Binaan Lapas Bekasi sudah bisa memproduksi lebih dari 500 pcs roti per harinya.

Bambang memaparkan, dengan melibatkan 5 (Lima) orang warga binaan, produksi roti untuk saat ini masih dipasarkan di dalam lapas.

“Untuk saat ini, masih didistribusikan di dalam lapas dengan harga murah. Alhamdulillah, semua ga tersisa,” ucap Bambang, Senin (1/8/2023)

Sementara itu, trainer pembuatan roti, Stefanus Frans Seda mengatakan, tahap produksi roti di Lapas Bekasi tidak menggunakan bahan pengawet, artinya masih menggunakan pengawet alami.

“Sehingga, roti dapat bertahan hingga 4 (empat) hari,” ujarnya.

Dia menambahkan, salah satu kendala untuk menjual adalah di pemasarannya. Walau begitu, permintaan sudah mencapai 1.000 per hari. Dan itupun masih dalam area lapas.

“di dalam lapas, kami jual dengan harga Rp. 5 ribu per pcs. Dalam produksi roti ini, kami kemas sedemikian rupa hingga kualitasnya berani,” Ujar Kasubsi Giatja Bapak Faris Sujarwo.

Ia menjelaskan, dengan tekstur lembut, dan beberapa varian yang dibuat, diantaranya isi coklat, kacang, keju, dan lain-lain, roti ini enak disantap dalam keadaan masih hangat dengan ditemani kopi.

“Jadi, seperti roti ala cafe,” pungkasnya.

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Matahukum Desak Kejaksaan Periksa Proyek Rehabilitasi Jalan Sunan Kalijaga Lebak dan Lakukan Audit Pengerjaan
Pemprov Banten Sosialisasikan Program Ketahanan Pangan di Lebak
Perjalanan 29 Tahun Berorganisasi, Ir Suhiluddin Lubis Terpilih Aklamasi Pimpin PAC Pemuda Pancasila Deli Tua
Jalan Cijinjuk Bertahun-tahun Rusak, Warga Pertanyakan Peran DPRD: “Setiap Hari Lewat, Mengapa Tak Kunjung Diperjuangkan?”
Ketum FBB: Pilpres 2024 Sudah Selesai, Jangan Terus Cari Jalan untuk Memanggung Isu
Tak Bernyali Berantas Judi Gelper, Kapolda Riau Diminta Evaluasi Jajaran Polres Pelalawan
Anak 16 Tahun di Lebak Diduga Jadi Korban Tindak Pidana Seksual, Polisi Turun Tangan
Bulog Lebak-Pandeglang: Bantuan Pangan Juli dan September Tuntas 100 Presen, Dua Hari Lebih Cepat
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 13 Oktober 2026 - 04:44 WIB

Matahukum Desak Kejaksaan Periksa Proyek Rehabilitasi Jalan Sunan Kalijaga Lebak dan Lakukan Audit Pengerjaan

Senin, 12 Oktober 2026 - 20:31 WIB

Pemprov Banten Sosialisasikan Program Ketahanan Pangan di Lebak

Minggu, 11 Oktober 2026 - 21:12 WIB

Perjalanan 29 Tahun Berorganisasi, Ir Suhiluddin Lubis Terpilih Aklamasi Pimpin PAC Pemuda Pancasila Deli Tua

Kamis, 8 Oktober 2026 - 21:47 WIB

Jalan Cijinjuk Bertahun-tahun Rusak, Warga Pertanyakan Peran DPRD: “Setiap Hari Lewat, Mengapa Tak Kunjung Diperjuangkan?”

Rabu, 7 Oktober 2026 - 19:34 WIB

Ketum FBB: Pilpres 2024 Sudah Selesai, Jangan Terus Cari Jalan untuk Memanggung Isu

Berita Terbaru