Lapas Cirebon Terus Tingkatkan Kualitas Kesehatan Mental Warga Binaan dengan Terapi SEFT

Avatar photo

- Penulis

Sabtu, 17 Februari 2024 - 18:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Keterangan foto : Lapas Cirebon Terus Tingkatkan Kesehatan Mental Warga binaan dengan Terapi SEFT, (Sabtu, 17/2/2024)

i

Keterangan foto : Lapas Cirebon Terus Tingkatkan Kesehatan Mental Warga binaan dengan Terapi SEFT, (Sabtu, 17/2/2024)

Ikuti kami di Google News

TerasMedia.co, CIREBON – Dalam rangka meningkatkan kualitas pelayanan kepada warga binaan, Lapas Cirebon bersama SEFT House Cirebon melakukan sosialisasi tahap awal untuk pelatihan terapi SEFT (Spiritual Emotional Freedom Technique).

Acara di promotori SEFT House Cirebon yang diwakilkan oleh Ibu Ani Nirwanadjati beserta tim. Kalapas Cirebon, Yan Rusmanto menyambut baik kedatangan tim untuk meningkatkan kualitas kesehatan mental para warga binaan di Lapas Cirebon. Staf Pembinaan, Pratomo dan Adi Prayitno mendampingi tim SEFT House Cirebon untuk berbincang lansung dengan tim psikoterapi Lapas Cirebon.

Terapi SEFT adalah metode penyembuhan dengan cara pembebasan muatan energi negatif didalam tubuh. Manfaat terapi ini dapat mengatasi masalah fisik ringan dan berat, trauma, phobia, luka batin, serta emosi negatif lainya. Teknik ini ditemukan oleh Ahmad Faiz yang berfokus pada penggalian akar masalah.

Ada 5 kondisi hati untuk SEFT yang efektif yaitu Yakin, Khusyu, Ikhlas (Ridho), Pasrah dan Syukur. Selain itu juga terdapat 5 sumber penderitaan yang harus diperbaiki jika ada didalam diri antaralain Menyesali masa lalu, Tidak menerima masa sekarang, Mengkhawatirkan masa depan, Tidak mampu memaafkan dan Meletakan kebahagiaan di mulut orang lain.

Juga tim psikoterapi Lapas Cirebon mempraktekan secara singkat 3 tahapan didalam SEFT. Pertama SET-UP, yaitu Doa apa yang kita inginkan kepada Allah. Kedua TUNE-IN, yaitu membayangkan atau menghadirkan emosi, peristiwa atau orang yang menjadi akar masalah. Ketiga TAPPING, yaitu melakukan ketukan pada 18 titik meridian jalur energi (titik akupuntur).

Tentu terapi SEFT ini melibatkan Allah SWT, Yang Maha Menyembuhkan. Dengan metode ini peserta dapat mengatasi permasalahan sendiri. Bahkan untuk yang sudah tahap lanjutan dapat melakukan terapi jarak jauh untuk orang lain. Semoga dengan adanya pelatihan ini, Lapas Cirebon dapat menebarkan ilmu tersebut kepada warga binaan untuk menciptakan ketenangan batin selama menjalani pembinaan.

(GTR)

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Matahukum Desak Kejaksaan Periksa Proyek Rehabilitasi Jalan Sunan Kalijaga Lebak dan Lakukan Audit Pengerjaan
Pemprov Banten Sosialisasikan Program Ketahanan Pangan di Lebak
Perjalanan 29 Tahun Berorganisasi, Ir Suhiluddin Lubis Terpilih Aklamasi Pimpin PAC Pemuda Pancasila Deli Tua
Jalan Cijinjuk Bertahun-tahun Rusak, Warga Pertanyakan Peran DPRD: “Setiap Hari Lewat, Mengapa Tak Kunjung Diperjuangkan?”
Ketum FBB: Pilpres 2024 Sudah Selesai, Jangan Terus Cari Jalan untuk Memanggung Isu
Tak Bernyali Berantas Judi Gelper, Kapolda Riau Diminta Evaluasi Jajaran Polres Pelalawan
Anak 16 Tahun di Lebak Diduga Jadi Korban Tindak Pidana Seksual, Polisi Turun Tangan
Bulog Lebak-Pandeglang: Bantuan Pangan Juli dan September Tuntas 100 Presen, Dua Hari Lebih Cepat
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 13 Oktober 2026 - 04:44 WIB

Matahukum Desak Kejaksaan Periksa Proyek Rehabilitasi Jalan Sunan Kalijaga Lebak dan Lakukan Audit Pengerjaan

Senin, 12 Oktober 2026 - 20:31 WIB

Pemprov Banten Sosialisasikan Program Ketahanan Pangan di Lebak

Minggu, 11 Oktober 2026 - 21:12 WIB

Perjalanan 29 Tahun Berorganisasi, Ir Suhiluddin Lubis Terpilih Aklamasi Pimpin PAC Pemuda Pancasila Deli Tua

Kamis, 8 Oktober 2026 - 21:47 WIB

Jalan Cijinjuk Bertahun-tahun Rusak, Warga Pertanyakan Peran DPRD: “Setiap Hari Lewat, Mengapa Tak Kunjung Diperjuangkan?”

Rabu, 7 Oktober 2026 - 19:34 WIB

Ketum FBB: Pilpres 2024 Sudah Selesai, Jangan Terus Cari Jalan untuk Memanggung Isu

Berita Terbaru