Kendalikan Harga Beras, Bulog Lakukan Operasi Pasar di Lebak

Avatar photo

- Penulis

Jumat, 23 Februari 2024 - 16:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Keterangan foto : Bulog Divre Lebak-Pandeglang melakukan operasi pasar beras bersama Satgas Pangan di empat titik Kecamatan yanng berada di wilayah Lebak, Jumat (23/2/2024)

i

Keterangan foto : Bulog Divre Lebak-Pandeglang melakukan operasi pasar beras bersama Satgas Pangan di empat titik Kecamatan yanng berada di wilayah Lebak, Jumat (23/2/2024)

Ikuti kami di Google News

Terasmedia.co Lebak – Bulog Divre Lebak-Pandeglang melakukan operasi pasar beras bersama Satgas Pangan di empat titik Kecamatan yanng berada di wilayah Lebak. Untuk ke empat Kecamatan tersebut yaitu, Kecamatan Warunggunung, Cibadak, Kalanganyar dan Kecamatan Cimarga.

“Untuk Kecamatan Warunggunung estimasi beras sebanyak 1,5 Ton yang di kemas menjadi 300 karung ukuran 5 Kilogram. Sementara untuk Kecamatan Cibadak juga estimasi beras sebanyak 1,5 Ton yang di kemas menjadi 300 karung ukuran 5 Kilogram, Kecamatan Kalanganyar estimasi beras sebanyak 1,5 Ton yang di kemas menjadi 300 karung ukuran 5 kilogram dan Kecamatan Cimarga estimasi beras sebanyak 1,5 Ton yang di kemas menjadi 300 karung ukuran 5 Kilogram,” kata Kepala Perum Bulog Divre Lebak-Pandeglang Agung Trisakti, Jumat (23/2/2024).

Dikatakan Agung, Kegiatan Operasi Pasar Beras ini dimulai pada hari Kamis tanggal 22 Februari 2024 kemarin. Rencananya, kegiatan Operasi pasar dilakukan sampai Ramadhan 2024, hal ini sebagai upaya mengendalikan kenaikan harga beras di pasaran.

“Kita memiliki persediaan beras di gudang sebanyak 3.699 ton, ” ucap Agung.

Saat ini, kondisi CPP yang ada di gudang Bulog itu 3.699 ton dengan kualitas beras cukup bagus.

“Kami minta masyarakat tidak begitu panik untuk kebutuhan beras menghadapi bulan Ramadhan, karena stok pangan yang ada relatif aman,” tutur Agung.

Ia mengatakan, pihaknya telah merealisasikan pendistribusian program beras SPHP sebanyak 1.900 ton ke toko-toko pengecer di Kabupaten Lebak dan Kabupaten Pandeglang. Pendistribusian program beras SPHP itu dengan harga eceran tertinggi (HET) Rp10.900/kilogram.

“Kami berharap beras SPHP dapat menstabilkan harga beras di pasaran, karena saat ini tren-nya terjadi kenaikan,” katanya menjelaskan.

Sementara itu, Ade Musfiroh (40) tahun, Warga Warunggunung, Kabupaten Lebak mengaku dirinya membeli beras SPHP di toko pengecer di Warunggunung dengan harga Rp10.900/kilogram.

“Kami membeli sebanyak 10 kilogram dan mencukupi untuk konsumsi keluarga tiga orang,” tutupnya.

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Tak Bernyali Berantas Judi Gelper, Kapolda Riau Diminta Evaluasi Jajaran Polres Pelalawan
Anak 16 Tahun di Lebak Diduga Jadi Korban Tindak Pidana Seksual, Polisi Turun Tangan
Bulog Lebak-Pandeglang: Bantuan Pangan Juli dan September Tuntas 100 Presen, Dua Hari Lebih Cepat
Cekcok Berujung Saling Jambak dan Cakar, MS Dilaporkan ke Polsek Kalideres
Konsisten Lakukan Inovasi dan Bangun Sinergi, Bank Banten Raih Radar Banten Award 2026
Anggota DPR Papua Tengah Pertanyakan Transparansi Penertiban Kawasan Hutan di Nabire
Ketua DPRD Kota Serang Turun Tangan Bantu Warga Kasemen yang Butuh Rehabilitasi
Wamena, Papua Muda Progresif Dorong Dialog dan Perlindungan Warga di Tengah Konflik
Berita ini 11 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 1 Oktober 2026 - 20:42 WIB

Tak Bernyali Berantas Judi Gelper, Kapolda Riau Diminta Evaluasi Jajaran Polres Pelalawan

Kamis, 1 Oktober 2026 - 18:59 WIB

Anak 16 Tahun di Lebak Diduga Jadi Korban Tindak Pidana Seksual, Polisi Turun Tangan

Rabu, 30 September 2026 - 11:57 WIB

Cekcok Berujung Saling Jambak dan Cakar, MS Dilaporkan ke Polsek Kalideres

Rabu, 30 September 2026 - 11:22 WIB

Konsisten Lakukan Inovasi dan Bangun Sinergi, Bank Banten Raih Radar Banten Award 2026

Senin, 28 September 2026 - 15:21 WIB

Anggota DPR Papua Tengah Pertanyakan Transparansi Penertiban Kawasan Hutan di Nabire

Berita Terbaru