RBPI dan Sopir Logistik Akan Aksi ke Jalan Tuntut Revisi UU Cipta Kerja, Ini Alsannya

Avatar photo

- Penulis

Minggu, 27 Oktober 2024 - 20:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Keterangan foto : RBPI menilai selama iini nasib para sopir di Indonesia tidak pernah benar2 di perjuangkan

i

Keterangan foto : RBPI menilai selama iini nasib para sopir di Indonesia tidak pernah benar2 di perjuangkan

Ikuti kami di Google News

Terasmedia.co Jakarta – Menyikapi keluhan dan tuntutan para pekerja informal terkait UU Cipta Kerja yg dinilai tidak berpihak khusunya pekerja dibidang Transportasi (sopir) logistik. Rumah Berdaya Pengemudi Indonesia ( RBPI ) sebagai salah satu Asosiasi Profesi Pengemudi di Indonesia melalui Ketua Umumnya Ika Rostianti mengungkapkan, akan melakukan rencana Aksi turun ke jalan secara besar – besaran bersama para sopir logistik.

Hal itu disampaikannya di Cibubur, Minggu 27/10/2024. Rencana Aksi tersebut guna menuntut Revisi UU Cipta Kerja yang mana dinilai tidak mewakili atau tidak memihak kepada para pekerja Informal khususnya dibidang transportasi (sopir) logistik yang mayoritas berstatus sebagai pekerja Informal.

Para sopir logistik di Indonesia masih jauh dari kata sejahtera dan sering diperlakukan semena mena oleh perusahaan atau pemilik barang

RBPI menilai selama iini nasib para sopir di Indonesia tidak pernah benar2 di perjuangkan

Jika isu ini tidak di akomodir oleh pihak kementerian dan instansi terkait maka para sopir logistik ini akan mogok beroperasi dan dipastikan distribusi bahan bahan logistik akan terhenti.

Sekjend RBPI Erwin S juga mengatakan, RBPI berharap pada pemerintahan baru Prabowo Gibran untuk bisa lebih memperjuangkan secara nyata kesejahteraan dan perlindungan hukum bagi para pengemudi Logistik di indonesia

Ika menyampaikan bahwa Aksi secara besar besaran nanti rencana akan menurunkan sekitar Seribu massa pengemudi, dan Aksi akan di gelar di sekitaran istana negara pada Akhir oktober 2024.

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Ketua PW Fatayat NU Banten Ajak Kader Fatayat NU Cikeusal Terus Bergerak Menebar Manfaat
Puluhan Juta Batang Rokok Ilegal Masuk Banten, CDC Desak Evaluasi Kanwil Bea Cukai
Perkuat SDM Banten, Polda Gandeng Dunia Usaha melalui Program Poliran
Plt Kadis PUPR Lebak Terjun Langsung Pantau Pembangunan Penataan  Fasilitas Alun-Alun Rangkasbitung Tahap 2 Tahun 2026
Polisi Noken Salah Satu Bahan Diskusi Coffee Morning Bersama Kapolda Papua Barat Daya
Hampir Setahun Tak Diperbaiki, Tiang Jaringan IndiHome di Rajeg Keropos
Babinsa, Babinmas dan RT Temui Warga, Polemik Pemasangan Tiang WiFi Kembali Disorot
Sungguh Miris : Ruang Kelas SMPN 1 Cileles Dibiarkan Jadi Sarang Kelelawar Hingga Timbulkan Bau Menyengat
Berita ini 9 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Sabtu, 26 September 2026 - 08:13 WIB

Ketua PW Fatayat NU Banten Ajak Kader Fatayat NU Cikeusal Terus Bergerak Menebar Manfaat

Kamis, 24 September 2026 - 18:49 WIB

Puluhan Juta Batang Rokok Ilegal Masuk Banten, CDC Desak Evaluasi Kanwil Bea Cukai

Rabu, 23 September 2026 - 18:45 WIB

Perkuat SDM Banten, Polda Gandeng Dunia Usaha melalui Program Poliran

Selasa, 22 September 2026 - 16:58 WIB

Plt Kadis PUPR Lebak Terjun Langsung Pantau Pembangunan Penataan  Fasilitas Alun-Alun Rangkasbitung Tahap 2 Tahun 2026

Selasa, 22 September 2026 - 16:56 WIB

Polisi Noken Salah Satu Bahan Diskusi Coffee Morning Bersama Kapolda Papua Barat Daya

Berita Terbaru