Gabah Dibeli Rp6.500, Petani Lebak dan Pandeglang Ucapkan Terimakasih Presiden Prabowo

Avatar photo

- Penulis

Jumat, 28 Februari 2025 - 09:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Keterangan foto : Petani dari Lebak dan Pandeglang, Banten bersyukur pemerintah melalui Perusahaan Umum (Perum) BULOG membeli gabah mereka dengan harga Rp6.500 per kilogram, Jumat (28/2/2025)

i

Keterangan foto : Petani dari Lebak dan Pandeglang, Banten bersyukur pemerintah melalui Perusahaan Umum (Perum) BULOG membeli gabah mereka dengan harga Rp6.500 per kilogram, Jumat (28/2/2025)

Ikuti kami di Google News

Terasmedia.co Lebak – Petani dari Lebak dan Pandeglang, Banten bersyukur pemerintah melalui Perusahaan Umum (Perum) BULOG membeli gabah mereka dengan harga Rp6.500 per kilogram. Kegembiraan itu, telihat ketika Direktur Bisnis Perum Bulog, Febby Novita ke lokasi menemui petani, Kamis (27/2/2025)

Hal tersebut diceritakan oleh salah seorang petani asal Cikeusik, Pandeglang, Agus (45) tahun. Menurut Agus, hari ini, perasaanya bercampur gembira dan terharu dengan didatangi oleh petinggi dari BULOG yang langsung membeli hasil panen gabah sebesar Rp6.500 per kilogram.

“Alhamdulilah tadi saya didatangi olen petinggi dari BULOG, beliau langsung membeli harga gabah padi di Kecamatan Cikeusik. Terima kasih Pak Prabowo, Terima kasih Bulog yang telah mau membeli padi dari desa kami,” ucap salah seorang warga Cikeusik Agus saat bercerita, Jumat (28/2/2025)

Namun, Agus tak merinci berapa jumlah ton gabah yang dia jual ke Perum BULOG. Kata Agus untuk jumlah keseluruhan belum dihitung, tapi sekitar puluhan ton ada.

“Untuk harga Rp6.500 per kilogram yang dibeli oleh BULOG. Kami sampai malam ini masih nimbang. Sekitar puluhan ton yang diserap oleh BULOG,” sebut Agus dengan penuh bahagia.

Agus memuji kebijakan pemerintah lewat Perum BULOG yang langsung menjalankan arahan Presiden Prabowo Subianto. Berarti, kata Agus, intruksi dari Presiden sudah dijalankan dengan baik oleh Perum BULOG.

“Berarti intruksi Presiden Prabowo Subianto sudah dijalankan dengan baik oleh Perum BULOG. Semoga daerah lain segera mengikuti. Sukses selalu petani kita,” ucap Agus.

“Alhamdulillah, keluhan petani langsung didengar. Prabowo jos,” tambah Agus.

Hal yang sama dikatakan oleh salah seorang Petani di Wanasalam, Atmo (48) tahun. Menurut Atmo, dia mengaku ikut bahagia, dan juga bersyukur para petani wilayahnya akhirnya tersenyum karena gabah dibeli dengan harga bagus.

“Mantap, kita para petani di Lebak akan komitmen menjaga kualitas gabah agar saling menguntungkan. Senang bercampur lega atas kebijakan yang diterapkan oleh Pemerintah dengan mensejahterakan petani lewat harga beli gabah Rp6.500 per kilogram,” tutur Atmo

Untuk diketahui, pemerintah melalui Badan Pangan Nasional (Bapanas) menunjukkan komitmennya untuk melindungi petani dan mempercepat tercapainya swasembada pangan dengan menetapkan Harga Pembelian Pemerintah (HPP) Gabah Kering Panen (GKP) di tingkat petani sebesar Rp6.500 per kilogram (kg).

Kebijakan itu tertuang dalam Keputusan Kepala Bapanas Nomor 14 Tahun 2025 yang menggantikan Keputusan sebelumnya. Selain itu, kebijakan ini juga menghilangkan rafaksi harga gabah, yang selama ini menjadi kendala dalam harga jual gabah petani.

Penetapan HPP GKP yang lebih tinggi diharapkan dapat memberikan perlindungan lebih bagi petani, sehingga mereka tetap semangat berproduksi untuk mendukung swasembada pangan.

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Tak Bernyali Berantas Judi Gelper, Kapolda Riau Diminta Evaluasi Jajaran Polres Pelalawan
Anak 16 Tahun di Lebak Diduga Jadi Korban Tindak Pidana Seksual, Polisi Turun Tangan
Bulog Lebak-Pandeglang: Bantuan Pangan Juli dan September Tuntas 100 Presen, Dua Hari Lebih Cepat
Cekcok Berujung Saling Jambak dan Cakar, MS Dilaporkan ke Polsek Kalideres
Konsisten Lakukan Inovasi dan Bangun Sinergi, Bank Banten Raih Radar Banten Award 2026
Anggota DPR Papua Tengah Pertanyakan Transparansi Penertiban Kawasan Hutan di Nabire
Ketua DPRD Kota Serang Turun Tangan Bantu Warga Kasemen yang Butuh Rehabilitasi
Wamena, Papua Muda Progresif Dorong Dialog dan Perlindungan Warga di Tengah Konflik
Berita ini 15 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 1 Oktober 2026 - 20:42 WIB

Tak Bernyali Berantas Judi Gelper, Kapolda Riau Diminta Evaluasi Jajaran Polres Pelalawan

Kamis, 1 Oktober 2026 - 18:59 WIB

Anak 16 Tahun di Lebak Diduga Jadi Korban Tindak Pidana Seksual, Polisi Turun Tangan

Rabu, 30 September 2026 - 11:57 WIB

Cekcok Berujung Saling Jambak dan Cakar, MS Dilaporkan ke Polsek Kalideres

Rabu, 30 September 2026 - 11:22 WIB

Konsisten Lakukan Inovasi dan Bangun Sinergi, Bank Banten Raih Radar Banten Award 2026

Senin, 28 September 2026 - 15:21 WIB

Anggota DPR Papua Tengah Pertanyakan Transparansi Penertiban Kawasan Hutan di Nabire

Berita Terbaru