Legislator Pandeglang Puji Komitmen Bulog Serap Gabah Petani

Avatar photo

- Penulis

Kamis, 1 Mei 2025 - 10:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Keterangan foto : Ketua Fraksi Partai Gerindra Erin Fabiana, Selasa (28/5/2024)

i

Keterangan foto : Ketua Fraksi Partai Gerindra Erin Fabiana, Selasa (28/5/2024)

Ikuti kami di Google News

Terasmedia.co Pandeglang – Anggota DPRD Kabupaten Pandeglang Erin Fabiana Ansori apresiasi Perum Bulog Kantor Cabang Lebak-Pandeglang Banten yang komitmen melakukan penyerapan gabah kering panen (GKP) langsung ke petani. Penyerapan tersebut kata Erin, sesuai dengan harga patokan pemerintah Rp6.500 per kilogram dan beras Rp12.000 per kilogram.

“Kita apresiasi Bulog Lebak dan Pandeglang dalam melakukan penyerapan gabah untuk petani, baik dalam bentuk beras maupun gabah kering panen (GKP) untuk memperkuat ketahanan pangan daerah maupun swasembada pangan,” kata anggota DPRD Kabupaten Pandeglang, Erin Fabiana Ansor, Kamis (1/5/2025)

Dikatakan Erin, BULOG harus aktif memperkuat ketahanan pangan nasional melalui pengadaan gabah dan beras dari hasil panen dalam negeri. Menurut Erin, BULOG harus terus berkolaborasi dengan berbagai pihak, mulai dari petani, mitra usaha, hingga instansi terkait.

“Kita dari DPRD juga akan terus memastikan setiap proses berjalan efektif dan berkelanjutan. Kolaborasi ini menjadi fondasi penting dalam menjaga ketersediaan, dan stabilisasi harga pangan. Penyerapan gabah petani itu dipastikan mampu menggulirkan pertumbuhan ekonomi petani di pedesaan hingga miliaran rupiah sehingga secara langsung bisa mensejahterakan kehidupan mereka,” ucap Erin.

Sementara itu, Ketua Kelompok Tani Di Cibaliung Robi mengaku bahwa petani merasa senang karena Bulog menerima GKP dengan harga baik, yakni Rp6.500 per kilogram. Harga tersebu, kata Robi jelas menguntungkan petani dengan harga beras yang diserap Bulog sebesar Rp6.500 per kilogram.

“Jika harga gabah dibeli pada harga Rp6.500 per kilogram tentu ini menguntungkan petani,” tutup Robi.

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Tak Bernyali Berantas Judi Gelper, Kapolda Riau Diminta Evaluasi Jajaran Polres Pelalawan
Anak 16 Tahun di Lebak Diduga Jadi Korban Tindak Pidana Seksual, Polisi Turun Tangan
Bulog Lebak-Pandeglang: Bantuan Pangan Juli dan September Tuntas 100 Presen, Dua Hari Lebih Cepat
Cekcok Berujung Saling Jambak dan Cakar, MS Dilaporkan ke Polsek Kalideres
Konsisten Lakukan Inovasi dan Bangun Sinergi, Bank Banten Raih Radar Banten Award 2026
Anggota DPR Papua Tengah Pertanyakan Transparansi Penertiban Kawasan Hutan di Nabire
Ketua DPRD Kota Serang Turun Tangan Bantu Warga Kasemen yang Butuh Rehabilitasi
Wamena, Papua Muda Progresif Dorong Dialog dan Perlindungan Warga di Tengah Konflik
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 1 Oktober 2026 - 20:42 WIB

Tak Bernyali Berantas Judi Gelper, Kapolda Riau Diminta Evaluasi Jajaran Polres Pelalawan

Kamis, 1 Oktober 2026 - 18:59 WIB

Anak 16 Tahun di Lebak Diduga Jadi Korban Tindak Pidana Seksual, Polisi Turun Tangan

Rabu, 30 September 2026 - 11:57 WIB

Cekcok Berujung Saling Jambak dan Cakar, MS Dilaporkan ke Polsek Kalideres

Rabu, 30 September 2026 - 11:22 WIB

Konsisten Lakukan Inovasi dan Bangun Sinergi, Bank Banten Raih Radar Banten Award 2026

Senin, 28 September 2026 - 15:21 WIB

Anggota DPR Papua Tengah Pertanyakan Transparansi Penertiban Kawasan Hutan di Nabire

Berita Terbaru