DPRD Banten Minta Bupati Lebak Hiraukan Ocehan Hj Mulyadi Jayabaya Soal Evaluasi 4 Kepala Dinas

Avatar photo

- Penulis

Rabu, 28 Mei 2025 - 19:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Keterangan foto : Wakil Ketua Fraksi PPP - PSI DPRD Banten, Musa Weliansyah, Minggu (22/9/2024)

i

Keterangan foto : Wakil Ketua Fraksi PPP - PSI DPRD Banten, Musa Weliansyah, Minggu (22/9/2024)

Ikuti kami di Google News

Terasmedia.co Lebak – Wakil Ketua Fraksi PPP-PSI DPRD Provinsi Banten, Musa Weliansyah menyoroti pidato mantan Bupati Lebak Hj Mulyadi Jayabaya dinilai kurang etis yang marah-marah agar empat (4) Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Lebak diganti. Pernyataan mantan Bupati Lebak tersebut dilakukan pada saat sambutan di acara gerakan tanam padi sawah serentak bersama Bupati Lebak Mochamad Hasbi Asyidiki Jayabaya di Desa Tambakbaya, Kecamatan Cibadak, Selasa (27/5/2025)

“Saya sangat menyayangkan pidato koreksi dari mantan Bupati Lebak Hj Mulyadi Jayabaya dua periode itu yang meminta agar 4 kepala OPD atau Dinas di Lebak untuk diganti didepan umum. Padahal, orang seperti beliau tidak sulit untuk memanggil dan menegur ke empat kepala dinas yang saat ini menjabat,” kata Wakil Ketua Fraksi PPP-PSI DPRD Banten Musa Weliansyah lewat sambungan selulernya, Rabu (28/5/2025)

Kemudian kata Musa, perlu diketahui bahwa ke empat Kepala Dinas yang saat ini menjabat adalah hasil pengangkatan pada masa perode Bupati sebelumnya yaitu anak kandung beliau. Musa menduga, apa yang disampaikan oleh Hj Mulyadi Jayabaya merupakan efek dari kekecewaan Pilkada Kabupaten Lebak pada 2024 yang masih terasa.

“Saya menduga pidato dari Hj Mulyaadi Jayabaya yang meminta evaluasi kepala dinas ini bentuk kekecewaan pada saat Pilkada 2024 masih terasa. Harapan saya ke Bupati Hasbi Jayabaya tidak bisa diintervensi oleh siapa saja termasuk oleh bapak nya sendiri dalam memimpin Kabupaten Lebak agar evaluasi kepala dinas,” ucap Musa.

Lebih lanjut, Musa pun berharap kepada Bupati Lebak Hasbi tegak lurus dan tidak bisa diintervensi oleh siapa pun termasuk orang tuanya. Kata Musa, dia meminta kepada Bupati Lebak untuk tetap profesional akuntabel dan berintegritas.

“Mutasi jabatan di lingkungan Pemerintahan itu hak progratif Bupati Lebak Hasbi termasuk melakukan evaluasi kinerja kepala dinas jangan ada intervensi dari manapun termasuk orang tuanya senidiri,” tegas Musa.

Namun demikian, kata Musa jika memang ada perombakan, pihaknya mendukung asalkan pejabat yang menggantikanya sesuai dengan kapasitas atau linier dengan memiliki kemampuan dibidangnya. Artinya, kata Musa jika memang Kadis pada Dinas Pendidikan akan diganti, dia harus ahli dan bergelut dibidangnya.

“Saya berharap pak Habsi tidak serius menanggapi pesan dari orang tuanya yaitu Hj Mulyadi Jayabaya soal perombakan kepala dinas. Apalagi sudah ramai di publik karena kalau ini ditanggapi secepatnya maka penilaian publik kepada pak Hasbi akan negatif seakan-akan beliau menjadi Bupati dikendalikan oleh orang tuanya atau boneka,” jelas Musa.

Dijelaskan Musa, pak Hasbi saat ini memiliki amanah pengabdian untuk rakyat Kabupaten Lebak sebagai Bupati artinya dia harus betul-betul mengabdi untuk kepentingan rakyat bukan kepentingan keluarga atau titipan orang tua. Artinya, kata Musa, ketika Pak Hasbi mengakomodir apa yang disampaikan oleh Hj Mulyadi Jayabaya yang sangat buruk tersebut, seakan beliau tidak objektif tidak profesional dan tidak akuntabel di dalam menentukan kepala dinas.

Untuk diketahui, ke empat kepala OPD yang disebut oleh Wakil Ketua Umum Kadin Indonesia yaitu Hj Mulyadi Jayabaya layak dievaluasi adalah, Kepala Dinas Perizinan Yadi Basari, Kepala Bapelitbangda Yosep M Kholis dan Kepala Disperindag Orok Sukmana, serta Kepala Dindik Lebak Hari Setiono.

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Matahukum Desak Kejaksaan Periksa Proyek Rehabilitasi Jalan Sunan Kalijaga Lebak dan Lakukan Audit Pengerjaan
Pemprov Banten Sosialisasikan Program Ketahanan Pangan di Lebak
Perjalanan 29 Tahun Berorganisasi, Ir Suhiluddin Lubis Terpilih Aklamasi Pimpin PAC Pemuda Pancasila Deli Tua
Jalan Cijinjuk Bertahun-tahun Rusak, Warga Pertanyakan Peran DPRD: “Setiap Hari Lewat, Mengapa Tak Kunjung Diperjuangkan?”
Ketum FBB: Pilpres 2024 Sudah Selesai, Jangan Terus Cari Jalan untuk Memanggung Isu
Tak Bernyali Berantas Judi Gelper, Kapolda Riau Diminta Evaluasi Jajaran Polres Pelalawan
Anak 16 Tahun di Lebak Diduga Jadi Korban Tindak Pidana Seksual, Polisi Turun Tangan
Bulog Lebak-Pandeglang: Bantuan Pangan Juli dan September Tuntas 100 Presen, Dua Hari Lebih Cepat
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 13 Oktober 2026 - 04:44 WIB

Matahukum Desak Kejaksaan Periksa Proyek Rehabilitasi Jalan Sunan Kalijaga Lebak dan Lakukan Audit Pengerjaan

Senin, 12 Oktober 2026 - 20:31 WIB

Pemprov Banten Sosialisasikan Program Ketahanan Pangan di Lebak

Minggu, 11 Oktober 2026 - 21:12 WIB

Perjalanan 29 Tahun Berorganisasi, Ir Suhiluddin Lubis Terpilih Aklamasi Pimpin PAC Pemuda Pancasila Deli Tua

Kamis, 8 Oktober 2026 - 21:47 WIB

Jalan Cijinjuk Bertahun-tahun Rusak, Warga Pertanyakan Peran DPRD: “Setiap Hari Lewat, Mengapa Tak Kunjung Diperjuangkan?”

Rabu, 7 Oktober 2026 - 19:34 WIB

Ketum FBB: Pilpres 2024 Sudah Selesai, Jangan Terus Cari Jalan untuk Memanggung Isu

Berita Terbaru