Gunakan Uang Rakyat, Proyek Siluman di Desa Kadu Agung Cibadak Disoal

Avatar photo

- Penulis

Rabu, 25 Juni 2025 - 21:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Keterangan foto: Proyek Pembangunan Balai Kemasyarakatan Desa Kaduagung Barat, Kecamatan Cibadak, Lebak, Banten, Rabu (25/06/2025).

i

Keterangan foto: Proyek Pembangunan Balai Kemasyarakatan Desa Kaduagung Barat, Kecamatan Cibadak, Lebak, Banten, Rabu (25/06/2025).

Ikuti kami di Google News

Terasmedia.co Lebak – Proyek Pembangunan Balai Kemasyarakatan di Desa Kadu Agung Barat, Kecamatan Cibadak, Kabupaten Lebak, Banten, jadi perhatian Warga. Hal tersebut karena pembangunan Balai Kemasyarakatan yang menggunakan anggaran negara atau anggaran milik rakyat hingga ratusan juta di kerjakan tanpa papan informasi.

Andri, salah seorang warga setempat mengaku sangat menyayangkan tindakan pemerintah desa yang ada di Kadu agung barat lantaran tidak memperhatikan hal kecil tersebut. menurut Andri, keterbukaan informasi publik ini sangat penting terutama menyangkut anggaran negara.

“Sepengetahuan saya, pembangunan fisik yang menggunakan anggaran negara harus wajib memasang papan informasi, PT apa yang mengerjakan, Sumber anggarannya dari mana,” ucap Andri saat di temui yang tak jauh dari lokasi tersebut, Rabu (25/06/2025)

“Kalo tidak ada papan informasi seperti inikan. kami sebagai warga bisa beranggapan atau menaruh rasa curiga terhadap pekerjaan tersebut ada yang tidak beres,” tambah Andri menegaskan

Hal yang serupa di ungkapkan Ahmed, salahsatu warga sekitar yang tidak jauh ditemui di lokasi proyek pembangunan balai masyarakat tersebut.

Menurut Ahmed, tidak adanya papan proyek dilokasi pekerjaan tersebut bisa memunculkan indikasi adanya dugaan praktik korupsi atau nepotisme.

“Boleh dong kami sebagai masyarakat menilai seperti itu atau menaruh curiga seperti ini. Informasinya juga engga ada, nilainya berapa, siapa yang mengerjakan, uang dari mana asalnya. Semuanya kan serba engga jelas.” tutur Ahmed

Sementara itu, Seorang perangkat Desa di Kadu Agung Barat bernama Dede menjelaskan bahwa papan informasi yang seharusnya di pasang itu telah hilang. Menurut Dede hilangnya papan informasi tersebut tertiup angin.

“Ngancleng kang tertiup angin, sebelumnya memang ada tapi skrng hilang engga tau kemana,” kata Dede

Kemudian, Dede menjelaskan bahwa anggaran pembangunan Balai Kemasyarakatan tersebut bersumber dari anggaran Dana Desa (DD) Senilai RP500 juta Lebih.

“Anggaran dana desa yang di gunakan untuk pembangunan Balai Kemasyarakatan sejumlah Rp500 juta Lebih,” pungkasnya (David/Red)

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Tak Bernyali Berantas Judi Gelper, Kapolda Riau Diminta Evaluasi Jajaran Polres Pelalawan
Anak 16 Tahun di Lebak Diduga Jadi Korban Tindak Pidana Seksual, Polisi Turun Tangan
Bulog Lebak-Pandeglang: Bantuan Pangan Juli dan September Tuntas 100 Presen, Dua Hari Lebih Cepat
Cekcok Berujung Saling Jambak dan Cakar, MS Dilaporkan ke Polsek Kalideres
Konsisten Lakukan Inovasi dan Bangun Sinergi, Bank Banten Raih Radar Banten Award 2026
Anggota DPR Papua Tengah Pertanyakan Transparansi Penertiban Kawasan Hutan di Nabire
Ketua DPRD Kota Serang Turun Tangan Bantu Warga Kasemen yang Butuh Rehabilitasi
Wamena, Papua Muda Progresif Dorong Dialog dan Perlindungan Warga di Tengah Konflik
Berita ini 10 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 1 Oktober 2026 - 20:42 WIB

Tak Bernyali Berantas Judi Gelper, Kapolda Riau Diminta Evaluasi Jajaran Polres Pelalawan

Kamis, 1 Oktober 2026 - 18:59 WIB

Anak 16 Tahun di Lebak Diduga Jadi Korban Tindak Pidana Seksual, Polisi Turun Tangan

Rabu, 30 September 2026 - 11:57 WIB

Cekcok Berujung Saling Jambak dan Cakar, MS Dilaporkan ke Polsek Kalideres

Rabu, 30 September 2026 - 11:22 WIB

Konsisten Lakukan Inovasi dan Bangun Sinergi, Bank Banten Raih Radar Banten Award 2026

Senin, 28 September 2026 - 15:21 WIB

Anggota DPR Papua Tengah Pertanyakan Transparansi Penertiban Kawasan Hutan di Nabire

Berita Terbaru