Peduli Kondisi Negara, FPPI Dorong Presiden Prabowo Segera Lakukan Evaluasi Kabinet

Avatar photo

- Penulis

Jumat, 5 September 2025 - 11:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Dewan Pimpinan Pusat Forum Purnawirawan Pejuang Indonesia (FPPI) Bidang Keamanan.

i

Foto: Dewan Pimpinan Pusat Forum Purnawirawan Pejuang Indonesia (FPPI) Bidang Keamanan.

Ikuti kami di Google News

Terasmedia.co Jakarta – Dewan Pimpinan Pusat Forum Purnawirawan Pejuang Indonesia (FPPI) Bidang Keamanan, Surahaman, menilai perkembangan situasi pasca demonstrasi besar-besaran membuat kondisi Indonesia semakin terpuruk.

Ia menyebut gelombang kepercayaan rakyat terhadap pemerintahan Presiden Prabowo Subianto menurun, sementara perekonomian melemah. Banyak perusahaan disebut mengalami kerugian hingga harus melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) terhadap karyawannya.

“Presiden Prabowo harus segera mengambil langkah terukur untuk memulihkan ekonomi. Jika tidak dikendalikan, situasi bisa semakin carut-marut dan menimbulkan kekacauan di tengah masyarakat,” ujar Surahaman melalui keterangan tertulis di Jakarta, Jumat (5/9/2025).

FPPI juga meminta Presiden Prabowo melakukan evaluasi terhadap menteri-menteri yang dianggap tidak bekerja optimal dan justru menimbulkan kegaduhan politik. Surahaman menegaskan bahwa pihaknya mendukung penuh kebijakan Presiden yang berpihak kepada rakyat, sembari mengingatkan agar negara tidak dirusak oleh pihak-pihak yang hanya mencari keuntungan pribadi.

“Sebagai purnawirawan, kami menitipkan kemajuan, masa depan bangsa, dan generasi muda kepada Presiden Prabowo. Hemat kami, perlu segera ada pembenahan kabinet agar tidak ada ‘virus-virus kabinet’ yang menjalar ke mana-mana,” katanya.

Dalam pernyataannya, FPPI menilai sejumlah menteri masih menjadi beban bagi Presiden karena merupakan “titipan” dari periode pemerintahan sebelumnya. Surahaman menyebut di antaranya Menteri Keuangan Sri Mulyani, Menteri ESDM Bahlil Lahadalia, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, Menteri ATR/BPN Nusron Wahid, Menteri Perindustrian Agus Gumiwang, Menteri Koperasi dan UKM Budi Arie Setiadi, Menteri BUMN Erick Thohir, serta Airlangga Hartarto yang tetap menjabat sebagai Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Meutya Viada Hafid sebagai Menteri Komunikasi dan Digital.

“Prabowo harus berani melakukan pembenahan agar kabinet lebih solid, efektif, dan fokus bekerja untuk rakyat,” tegas Surahaman.

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Tak Bernyali Berantas Judi Gelper, Kapolda Riau Diminta Evaluasi Jajaran Polres Pelalawan
Anak 16 Tahun di Lebak Diduga Jadi Korban Tindak Pidana Seksual, Polisi Turun Tangan
Bulog Lebak-Pandeglang: Bantuan Pangan Juli dan September Tuntas 100 Presen, Dua Hari Lebih Cepat
Cekcok Berujung Saling Jambak dan Cakar, MS Dilaporkan ke Polsek Kalideres
Konsisten Lakukan Inovasi dan Bangun Sinergi, Bank Banten Raih Radar Banten Award 2026
Anggota DPR Papua Tengah Pertanyakan Transparansi Penertiban Kawasan Hutan di Nabire
Ketua DPRD Kota Serang Turun Tangan Bantu Warga Kasemen yang Butuh Rehabilitasi
Wamena, Papua Muda Progresif Dorong Dialog dan Perlindungan Warga di Tengah Konflik
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 1 Oktober 2026 - 20:42 WIB

Tak Bernyali Berantas Judi Gelper, Kapolda Riau Diminta Evaluasi Jajaran Polres Pelalawan

Kamis, 1 Oktober 2026 - 18:59 WIB

Anak 16 Tahun di Lebak Diduga Jadi Korban Tindak Pidana Seksual, Polisi Turun Tangan

Rabu, 30 September 2026 - 11:57 WIB

Cekcok Berujung Saling Jambak dan Cakar, MS Dilaporkan ke Polsek Kalideres

Rabu, 30 September 2026 - 11:22 WIB

Konsisten Lakukan Inovasi dan Bangun Sinergi, Bank Banten Raih Radar Banten Award 2026

Senin, 28 September 2026 - 15:21 WIB

Anggota DPR Papua Tengah Pertanyakan Transparansi Penertiban Kawasan Hutan di Nabire

Berita Terbaru