Kapolri Didesak Mundur, Buntut Dugaan Kepemilikan Saham Anak di PT Position

Avatar photo

- Penulis

Jumat, 19 September 2025 - 16:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Keterangan foto: Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.

i

Keterangan foto: Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.

Ikuti kami di Google News

Terasmedia.co Jakarta – Desakan publik agar Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo segera mundur dari jabatannya terus menguat. Sejumlah tokoh dan organisasi masyarakat sipil menilai kepemimpinannya gagal merespons berbagai persoalan, termasuk penanganan demonstrasi dalam sepekan terakhir.

Aktivis reformasi 1998 sekaligus akademisi, Ubedilah Badrun, serta Direktur Center for Budget Analysis (CBA) Uchok Sky Khadafi, sebelumnya telah menyuarakan agar Kapolri Sigit mengundurkan diri. Bahkan, Aliansi Mahasiswa Aceh Tenggara Bersatu dan sejumlah koalisi masyarakat sipil juga mendesak Presiden Prabowo Subianto untuk segera mencopotnya.

Namun, Presiden Prabowo dinilai mengabaikan desakan publik tersebut. Menurut Uchok Sky, sikap Prabowo menunjukkan ketidakberanian menghadapi Kapolri maupun mantan Presiden Joko Widodo.

“Baru kali ini ada seorang TNI takut sama Polisi. Biasa seorang TNI sangat pede dan berani jika berhadapan dengan seorang Polisi,” sindir Uchok.

Belum reda desakan agar Sigit mundur, kini muncul rumor baru terkait dugaan kepemilikan saham anak Kapolri di PT Position, perusahaan yang beroperasi di Halmahera Timur. Koalisi Save Maba Sangaji menilai rumor tersebut berpotensi memengaruhi objektivitas penyidikan hukum terhadap kriminalisasi 11 warga Desa Maba Sangaji.

“Rumor kepemilikan saham anak Kapolri Listyo Sigit ini ramai terdengar di Halmahera Timur. Rumor tersebut mungkin saja jadi faktor utama kriminalisasi 11 warga desa Maba Sangaji. Ini yang harus dijelaskan Kapolri Sigit. Jangan sampai hanya sekedar rumor,” ujar Juru Bicara Koalisi Save Maba Sangaji, Guntur Harahap, Kamis (4/9).

Guntur menegaskan, di tengah sorotan publik terhadap kegagalan aparat dalam menangani demonstrasi, isu tersebut berpotensi memperburuk citra Kapolri. Karena itu, ia mendesak Listyo Sigit segera meluruskan kabar yang berkembang mengenai dugaan kepemilikan saham anaknya di PT Position.

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Matahukum Desak Kejaksaan Periksa Proyek Rehabilitasi Jalan Sunan Kalijaga Lebak dan Lakukan Audit Pengerjaan
Pemprov Banten Sosialisasikan Program Ketahanan Pangan di Lebak
Perjalanan 29 Tahun Berorganisasi, Ir Suhiluddin Lubis Terpilih Aklamasi Pimpin PAC Pemuda Pancasila Deli Tua
Jalan Cijinjuk Bertahun-tahun Rusak, Warga Pertanyakan Peran DPRD: “Setiap Hari Lewat, Mengapa Tak Kunjung Diperjuangkan?”
Ketum FBB: Pilpres 2024 Sudah Selesai, Jangan Terus Cari Jalan untuk Memanggung Isu
Tak Bernyali Berantas Judi Gelper, Kapolda Riau Diminta Evaluasi Jajaran Polres Pelalawan
Anak 16 Tahun di Lebak Diduga Jadi Korban Tindak Pidana Seksual, Polisi Turun Tangan
Bulog Lebak-Pandeglang: Bantuan Pangan Juli dan September Tuntas 100 Presen, Dua Hari Lebih Cepat
Berita ini 28 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 13 Oktober 2026 - 04:44 WIB

Matahukum Desak Kejaksaan Periksa Proyek Rehabilitasi Jalan Sunan Kalijaga Lebak dan Lakukan Audit Pengerjaan

Senin, 12 Oktober 2026 - 20:31 WIB

Pemprov Banten Sosialisasikan Program Ketahanan Pangan di Lebak

Minggu, 11 Oktober 2026 - 21:12 WIB

Perjalanan 29 Tahun Berorganisasi, Ir Suhiluddin Lubis Terpilih Aklamasi Pimpin PAC Pemuda Pancasila Deli Tua

Kamis, 8 Oktober 2026 - 21:47 WIB

Jalan Cijinjuk Bertahun-tahun Rusak, Warga Pertanyakan Peran DPRD: “Setiap Hari Lewat, Mengapa Tak Kunjung Diperjuangkan?”

Rabu, 7 Oktober 2026 - 19:34 WIB

Ketum FBB: Pilpres 2024 Sudah Selesai, Jangan Terus Cari Jalan untuk Memanggung Isu

Berita Terbaru