Jalan Sabagi-Muncang Rusak Parah, Warga Desak Bupati Lebak Tepati Janji Perbaikan

Avatar photo

- Penulis

Senin, 3 November 2025 - 20:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Lebak, Provinsi Banten (Dok Istimewa).

i

Foto: Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Lebak, Provinsi Banten (Dok Istimewa).

Ikuti kami di Google News

Terasmedia.co Lebak – Akses jalan Kabupaten dari Sabagi-Muncang, tepatnya menuju Kampung Kiara Payung, Desa Tambak, Kecamatan Cimarga, Kabupaten Lebak, sudah bertahun-tahun mengalami kerusakan yang sangat parah.

Jalan tersebut adalah jalan Kabupaten yang selama ini hancur tanpa adanya sentuhan dari Pemerintah Daerah (Pemda) Lebak itu sendiri.

“Padahal jalan tersebut sudah ramai diberitakan baik itu melalui media online, elektornik, cetak, dan media sosial (medsos). Namun pemerintah daerah seolah tutup mata, tanpa ada tindakan yang nyata dalam menangani jalan yang rusak,” kata Abe warga Kiara Payung, Desa Tambak, Senin (3/11/2025).

Bupati Moch Hasbi Asyidiki Jayabaya, sebelumnya sudah menyatakan di media sosial akan segera ditangani dan dibangun, menurut Abe, semua itu hanya janji belaka pada kenyataannya sampai saat ini belum terealisasi sepenuhnya.

“Jadi kami warga Kiara Payung desa tambak, pertanyakan janji Bapak Bupati.” ujarnya

“Ketika mau menjelang lebaran Idul Fitri tahun kemarin, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Lebak, hanya melakukan penambalan biasa, dan itu pun hanya dibeberapa titik saja tidak keseluruhan,” tambah Abe.

Masih dikatakan Abe, jalan Kabupaten dalam kondisi memperihatinkan, meskipun sudah bertahun-tahun menjadi keluhan masyarakat. Ini menjadi kendala serius bagi warga, terutama saat musim penghujan, karena sulit dilalui dan berdampak pada aktivitas ekonomi masyarakat.

“Kami selaku warga desa tambak memohon kepada Pemerintah daerah, agar segera dilakukan pembangunan,” harapnya.

Senada dikatakan Rahmat, selaku warga Kiara Payung sangat memohon kepada Pemerintah terkait baik itu Pemerintah Kabupaten, maupun Provinsi, agar segara ditindak lanjuti keluhan kami selaku warga desa tambak untuk dibangun.

Warga mengaku masih menunggu Bupati Lebak, Moch Hasbi Asyidiki dengan komitmen akan membangun jalan Kabupaten tersebut.

“Kondisi ini semakin menyulitkan masyarakat, terutama pengguna kendaraan roda dua dan roda empat, yang terhambat saat melintas di musim penghujan, dan tak jarang banyak pengguna roda dua terperosok ke lubang jalan yang dalam yang tergenang air,” pungkasnya

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Tak Bernyali Berantas Judi Gelper, Kapolda Riau Diminta Evaluasi Jajaran Polres Pelalawan
Anak 16 Tahun di Lebak Diduga Jadi Korban Tindak Pidana Seksual, Polisi Turun Tangan
Bulog Lebak-Pandeglang: Bantuan Pangan Juli dan September Tuntas 100 Presen, Dua Hari Lebih Cepat
Cekcok Berujung Saling Jambak dan Cakar, MS Dilaporkan ke Polsek Kalideres
Konsisten Lakukan Inovasi dan Bangun Sinergi, Bank Banten Raih Radar Banten Award 2026
Anggota DPR Papua Tengah Pertanyakan Transparansi Penertiban Kawasan Hutan di Nabire
Ketua DPRD Kota Serang Turun Tangan Bantu Warga Kasemen yang Butuh Rehabilitasi
Wamena, Papua Muda Progresif Dorong Dialog dan Perlindungan Warga di Tengah Konflik
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 1 Oktober 2026 - 20:42 WIB

Tak Bernyali Berantas Judi Gelper, Kapolda Riau Diminta Evaluasi Jajaran Polres Pelalawan

Kamis, 1 Oktober 2026 - 18:59 WIB

Anak 16 Tahun di Lebak Diduga Jadi Korban Tindak Pidana Seksual, Polisi Turun Tangan

Rabu, 30 September 2026 - 11:57 WIB

Cekcok Berujung Saling Jambak dan Cakar, MS Dilaporkan ke Polsek Kalideres

Rabu, 30 September 2026 - 11:22 WIB

Konsisten Lakukan Inovasi dan Bangun Sinergi, Bank Banten Raih Radar Banten Award 2026

Senin, 28 September 2026 - 15:21 WIB

Anggota DPR Papua Tengah Pertanyakan Transparansi Penertiban Kawasan Hutan di Nabire

Berita Terbaru