Gawat, Pekerjaan Proyek Irigasi di Warunggunung Dikritik Mahasiswa

Avatar photo

- Penulis

Kamis, 6 November 2025 - 14:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto (Red)

i

Foto (Red)

Ikuti kami di Google News

Terasmedia.co Lebak – Aliansi Gerakan Mahasiswa Melawan menyoroti pelaksanaan proyek irigasi sungai yang dikerjakan oleh pihak kontraktor PT. Nadia Karya dengan nilai kontrak tahap pertama sebesar Rp 144 Miliar di bawah Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Banten di Wilayah Kecamatan Warunggunung, Kabupaten Lebak-Banten.

Proyek tersebut diduga dikerjakan secara asal-asalan dan tanpa memperhatikan aspek lingkungan, sehingga menimbulkan kerusakan ekosistem di sekitar aliran sungai serta memperparah potensi banjir di sejumlah wilayah perbatasan Desa Sindangsari dan Desa Baros Kecamatan Warunggunung

Kordinator Aliansi Gerakan Mahasiswa Melawan, IS , menyatakan bahwa pihaknya menerima banyak laporan dari masyarakat terkait dampak negatif dari pengerjaan proyek tersebut bahkan menyebabkan kecelakaan lalulintas.

“Kami menemukan fakta di lapangan dan laporan dari masyarakat bahwa pekerjaan dilakukan tanpa pengawasan ketat, banyak material dibiarkan menumpuk di bahu Jalan dan bantaran sungai, akibatnya menyebabkan kecelakaan lalulintas dan aliran air menjadi tidak lancar. ketika hujan turun, beberapa wilayah sekitar justru mengalami genangan dan banjir,” ungkap IP, Kamis (6/11/2025).

Selain kerusakan fisik pada sungai, pengerjaan proyek yang tidak sesuai spesifikasi juga menyebabkan sedimentasi meningkat dan mengganggu aliran irigasi yang seharusnya bermanfaat bagi masyarakat, khususnya para petani. Padahal, proyek ini awalnya bertujuan untuk meningkatkan sistem pengairan dan mencegah banjir musiman.

Aliansi Gerakan Mahasiswa Melawan mendesak Pemerintah Provinsi Banten dan Inspektorat Daerah untuk segera melakukan audit menyeluruh terhadap pelaksanaan proyek tersebut, termasuk menindak tegas membatalkan kontrak kerja dari pihak kontraktor yang lalai dan tidak profesional.

“Kami meminta agar penegak hukum turut turun tangan memeriksa adanya indikasi penyimpangan anggaran. Jangan sampai proyek yang menggunakan uang rakyat justru menjadi sumber bencana bagi masyarakat, dan hasil advokasi kami di lapangan juga tidak terlihat adanya aktivitas para pekerja ini menjadi pertanyaan besar. ” tambah IS selaku koordinator AGMM

“Tak hanya itu kami juga menduga ada oknum kepala desa baros, warunggunung melakukan tindakan korupsi bahan material di proyek tersebut,” lanjutnya

Sebagai bentuk kepedulian sosial dan kontrol publik, organisasi ini juga berencana akan menggelar Aksi di depan gedung PUPR Provinsi Banten dan akan melayangkan laporan resmi kepada pihak terkait, termasuk kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), jika dalam waktu dekat tidak ada tindak lanjut dari pemerintah daerah dan pihak kontraktor.

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Tak Bernyali Berantas Judi Gelper, Kapolda Riau Diminta Evaluasi Jajaran Polres Pelalawan
Anak 16 Tahun di Lebak Diduga Jadi Korban Tindak Pidana Seksual, Polisi Turun Tangan
Bulog Lebak-Pandeglang: Bantuan Pangan Juli dan September Tuntas 100 Presen, Dua Hari Lebih Cepat
Cekcok Berujung Saling Jambak dan Cakar, MS Dilaporkan ke Polsek Kalideres
Konsisten Lakukan Inovasi dan Bangun Sinergi, Bank Banten Raih Radar Banten Award 2026
Anggota DPR Papua Tengah Pertanyakan Transparansi Penertiban Kawasan Hutan di Nabire
Ketua DPRD Kota Serang Turun Tangan Bantu Warga Kasemen yang Butuh Rehabilitasi
Wamena, Papua Muda Progresif Dorong Dialog dan Perlindungan Warga di Tengah Konflik
Berita ini 18 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 1 Oktober 2026 - 20:42 WIB

Tak Bernyali Berantas Judi Gelper, Kapolda Riau Diminta Evaluasi Jajaran Polres Pelalawan

Kamis, 1 Oktober 2026 - 18:59 WIB

Anak 16 Tahun di Lebak Diduga Jadi Korban Tindak Pidana Seksual, Polisi Turun Tangan

Rabu, 30 September 2026 - 11:57 WIB

Cekcok Berujung Saling Jambak dan Cakar, MS Dilaporkan ke Polsek Kalideres

Rabu, 30 September 2026 - 11:22 WIB

Konsisten Lakukan Inovasi dan Bangun Sinergi, Bank Banten Raih Radar Banten Award 2026

Senin, 28 September 2026 - 15:21 WIB

Anggota DPR Papua Tengah Pertanyakan Transparansi Penertiban Kawasan Hutan di Nabire

Berita Terbaru