FKMC Gelar Aksi, Desak Bupati dan DPRD Lebak Perbaiki Jalan Poros Kabupaten

Avatar photo

- Penulis

Minggu, 7 Desember 2025 - 20:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: FKMC

i

Foto: FKMC

Ikuti kami di Google News

Terasmedia.co Banten – Forum Keluarga Mahasiswa Cigemblong (FKMC) dan Masyarakat menggelar Aksi di Jalan Rusak, menuntut Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) dan Bupati Kabupaten Lebak segera memprioritaskan pembangunan jalan Rusak parah Ruas Kabupaten di Desa Cikaret, Kecamatan Cigemblong pada minggu (7/12/2025).

Muslih onam (23) sebagai aktivis sekaligus korlap aksi menyoroti terkait jalan rusak parah ruas Kabupaten Lebak untuk di prioritaskan pembangunan di tahun 2026. Menurutnya usia Kabupaten Lebak sudah tak muda lagi.

“Kami menagih janji Bupati yang katanya Ruhay. Aksi bersama masyarakat ini murni keresahan dan aspirasi penderitaan Rakyat Lebak Selatan, sudah 197 Lebak berdiri namum akselerasi pembangunan infrastukturnya sangat lambat,” ujarnya sembari menegaskan

“Kami meminta DPRD sebagai wakil rakyat dan menagih janji Bupati Lebak yang katanya Ruhay tapi jalan masih Rusak parah,” tambahnya, mengingatkan pemerintah

Kemudian, Ia menyayangkan terkait pembangunan Alun-alun Rangkasbitung dan renovasi Rumah dinas yang tidak melihat urgensi kepentingan umum.

“Saya menilai Bupati Lebak tidak memperhatikan atau peduli terhadap Rakyat pelosok, disini kita melihat pembangunan masih belum merata dan ketimpangan kesejahteraan, kesehatan dan pendidikan akibat infrastuktur masih banyak jalan Rusak parah tapi Bupati lebak membangun Alun-alun dan renovasi Rumdin dengan anggaran cukup besar,” bebernya

Dikesempatan sama, Ayu Lestari Athiffa (24) sebagai Ketua FKMC menuding bahwa Bupati Lebak tidak mencerminkan pemimpin yang Pro-Rakyat. Ia bersama Masyarakat menantang sekaligus mengundang Bupati lebak untuk turun berdialog di jalan rusak.

“Saya menilai Bupati lebak tidak Pro-Rakyat, saya menantang bupati untuk turun lihat jalan Rusak parah poros Kabupaten yang setiap hari dilalui masyarakat.” seru Ayu

Kata Ayu, jalan ini menjadi akses penting untuk masyarakat dari mulai ekonomi dan kesehatan.

“Namun di momentum HuT Lebak menjadi memilukan dan penuh luka bagi kami yang tidak mendapatkan Hak kesejahteraan untuk masyarakat,” imbuhnya

Ayu mengaku, Aksi ini akan segera berlanjut ke Kantor Bupati dan DPRD Lebak untuk menuntut kepastian pembangunan lebak ruhay.

“Kami sangat menyayangkan DPRD Dapil lima dan empat yang tidak hadir bersama rakyat padahal undangan sudah kami sampaikan. maka kami pastikan FKMC bersama Rakyat akan menggelar aksi di depan Kantor Bupati Lebak dan DPRD Lebak,” tegas Ayu

Sementara itu, K.Barok perwakilan dari tokoh masyarakat mengungkapkan bahwa Masyarakat sangat terganggu dengan akses jalan poros kabupaten yang belum dibangun.

“Karena anak-anak kami ketika bersekolah, terkendala jalan Yang berlumpur dan kadang menjadi alasan tidak sekolah, kemudian hasil Tani sepertu padi, gula, kayu atau perekonomian tidak tumbuh dengan maksimal karena jalan rusak menjadi kendala.” tutup Barok

Dalam aksi tersebut Mahasiswa dan Masyarakat berharap agar pemerintah Kabupaten Lebak tidak tutup mata dan telinga. Sehingga apa yang diharapkan bisa terwujud.

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Tak Bernyali Berantas Judi Gelper, Kapolda Riau Diminta Evaluasi Jajaran Polres Pelalawan
Anak 16 Tahun di Lebak Diduga Jadi Korban Tindak Pidana Seksual, Polisi Turun Tangan
Bulog Lebak-Pandeglang: Bantuan Pangan Juli dan September Tuntas 100 Presen, Dua Hari Lebih Cepat
Cekcok Berujung Saling Jambak dan Cakar, MS Dilaporkan ke Polsek Kalideres
Konsisten Lakukan Inovasi dan Bangun Sinergi, Bank Banten Raih Radar Banten Award 2026
Anggota DPR Papua Tengah Pertanyakan Transparansi Penertiban Kawasan Hutan di Nabire
Ketua DPRD Kota Serang Turun Tangan Bantu Warga Kasemen yang Butuh Rehabilitasi
Wamena, Papua Muda Progresif Dorong Dialog dan Perlindungan Warga di Tengah Konflik
Berita ini 33 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 1 Oktober 2026 - 20:42 WIB

Tak Bernyali Berantas Judi Gelper, Kapolda Riau Diminta Evaluasi Jajaran Polres Pelalawan

Kamis, 1 Oktober 2026 - 18:59 WIB

Anak 16 Tahun di Lebak Diduga Jadi Korban Tindak Pidana Seksual, Polisi Turun Tangan

Rabu, 30 September 2026 - 11:57 WIB

Cekcok Berujung Saling Jambak dan Cakar, MS Dilaporkan ke Polsek Kalideres

Rabu, 30 September 2026 - 11:22 WIB

Konsisten Lakukan Inovasi dan Bangun Sinergi, Bank Banten Raih Radar Banten Award 2026

Senin, 28 September 2026 - 15:21 WIB

Anggota DPR Papua Tengah Pertanyakan Transparansi Penertiban Kawasan Hutan di Nabire

Berita Terbaru