GAMMA Ajukan Audiensi ke Kementerian PU, Soroti Dugaan Kejanggalan Proyek Jalan di Ciboleger Rp9,6 Miliar

Avatar photo

- Penulis

Kamis, 18 Desember 2025 - 21:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto/Dok: GAMMA Kabupaten Lebak.

i

Foto/Dok: GAMMA Kabupaten Lebak.

Ikuti kami di Google News

Terasmedia.co Lebak – Gerakan Aksi Moral Mahasiswa (GAMMA) Kabupaten Lebak, Provinsi Banten, secara resmi mengajukan permohonan audiensi kepada Direktorat Jenderal Bina Marga, Kementerian Pekerjaan Umum (PU), di Pattimura, Jakarta Selatan pada, Rabu (17/12/2025)

Langkah ini diambil sebagai respons atas dugaan ketidaksesuaian dalam realisasi paket pekerjaan Peningkatan Jalan Simpang–Ciboleger yang dikerjakan oleh CV. Masayu Citra Wisesa, dengan nilai kontrak mencapai Rp9,6 miliar.

GAMMA menilai Proyek yang merupakan Instruksi Presiden Jalan Daerah, program pemerintah pusat untuk mempercepat peningkatan konektivitas jalan daerah yang rusak demi mendukung ekonomi tersebut perlu mendapatkan perhatian serius dari pihak kementerian, mengingat adanya dugaan kejanggalan sejak tahap awal pelaksanaan proyek.

Dugaan tersebut mencakup pemilihan penyedia jasa hingga pelaksanaan pekerjaan di lapangan yang dinilai tidak mencerminkan standar kualitas konstruksi jalan.

Berdasarkan hasil pengamatan dan kajian lapangan, GAMMA menduga bahwa realisasi pekerjaan tidak dilaksanakan secara maksimal dan terkesan dikerjakan asal jadi. Kondisi tersebut dikhawatirkan berdampak pada mutu infrastruktur serta daya tahan jalan.

“Oleh karena itu, kami memandang perlu untuk menyampaikan langsung temuan dan aspirasi ini kepada Ditjen Bina Marga agar dilakukan evaluasi teknis secara menyeluruh serta pengawasan yang lebih ketat terhadap pelaksanaan proyek-proyek di Banten khusunya di Satker Pelaksanaan Jalan Nasional Wilayah II Provinsi Banten” terang Hasyim, ketua umum GAMMA.

Melalui audiensi ini, GAMMA mendesak Kementerian PUPR agar bersikap transparan dan akuntabel, serta tidak ragu mengambil langkah tegas apabila ditemukan adanya pelanggaran yang disengaja

GAMMA menegaskan bahwa gerakan ini merupakan bagian dari fungsi kontrol sosial mahasiswa dalam mengawal pembangunan infrastruktur agar benar-benar berpihak pada kepentingan publik dan tidak merugikan keuangan negara serta masyarakat

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Tak Bernyali Berantas Judi Gelper, Kapolda Riau Diminta Evaluasi Jajaran Polres Pelalawan
Anak 16 Tahun di Lebak Diduga Jadi Korban Tindak Pidana Seksual, Polisi Turun Tangan
Bulog Lebak-Pandeglang: Bantuan Pangan Juli dan September Tuntas 100 Presen, Dua Hari Lebih Cepat
Cekcok Berujung Saling Jambak dan Cakar, MS Dilaporkan ke Polsek Kalideres
Konsisten Lakukan Inovasi dan Bangun Sinergi, Bank Banten Raih Radar Banten Award 2026
Anggota DPR Papua Tengah Pertanyakan Transparansi Penertiban Kawasan Hutan di Nabire
Ketua DPRD Kota Serang Turun Tangan Bantu Warga Kasemen yang Butuh Rehabilitasi
Wamena, Papua Muda Progresif Dorong Dialog dan Perlindungan Warga di Tengah Konflik
Berita ini 16 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 1 Oktober 2026 - 20:42 WIB

Tak Bernyali Berantas Judi Gelper, Kapolda Riau Diminta Evaluasi Jajaran Polres Pelalawan

Kamis, 1 Oktober 2026 - 18:59 WIB

Anak 16 Tahun di Lebak Diduga Jadi Korban Tindak Pidana Seksual, Polisi Turun Tangan

Rabu, 30 September 2026 - 11:57 WIB

Cekcok Berujung Saling Jambak dan Cakar, MS Dilaporkan ke Polsek Kalideres

Rabu, 30 September 2026 - 11:22 WIB

Konsisten Lakukan Inovasi dan Bangun Sinergi, Bank Banten Raih Radar Banten Award 2026

Senin, 28 September 2026 - 15:21 WIB

Anggota DPR Papua Tengah Pertanyakan Transparansi Penertiban Kawasan Hutan di Nabire

Berita Terbaru