Aktivis Banten Soroti Penetapan Eks Ketua KPU Lebak Jadi Direktur PDAM

Avatar photo

- Penulis

Senin, 29 Desember 2025 - 18:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Keterangan foto: Ketua Jaringan Aktivis Nusantara Banten, Muhamad Yusuf, Senin (29/12/2025).

i

Keterangan foto: Ketua Jaringan Aktivis Nusantara Banten, Muhamad Yusuf, Senin (29/12/2025).

Ikuti kami di Google News

Terasmedia.co Lebak – Penetapan mantan Ketua KPU Lebak periode 2019–2024, Ni’matullah, sebagai calon Direktur Perumdam Tirta Kalimaya menuai sorotan tajam dari kalangan aktivis. Meski disebut telah melalui mekanisme seleksi, publik diminta tidak menutup mata terhadap potensi konflik kepentingan dan aroma politis di balik pengisian jabatan strategis BUMD tersebut.

Ketua Jaringan Aktivis Nusantara (JAN) Banten, Muhamad Yusuf, menilai proses seleksi direksi BUMD di Lebak terkesan hanya formalitas administratif yang miskin transparansi substansial.

“Kami tidak sedang mempersoalkan personal Ni’matullah, tapi publik berhak curiga. Mantan Ketua KPU, lalu tiba-tiba masuk ke jabatan strategis BUMD, ini rawan konflik kepentingan dan berpotensi mencederai etika demokrasi,” tegas Yusuf, Senin (29/12/2025).

Yusuf yang juga mantan Ketua BEM Universitas Indraprasta (Unindra) menyebut, narasi seleksi ketat kerap dijadikan tameng untuk menutup praktik penempatan orang-orang dekat kekuasaan di tubuh BUMD.

“Kalau memang seleksi ini murni profesional, buka ke publik seluruh nilai, rekam jejak, dan alasan penetapan. Jangan hanya bilang ‘sudah lewat proses’. Proses tanpa transparansi itu kosong,” katanya.

Ia juga menyoroti kondisi Perumdam Tirta Kalimaya yang selama ini dinilai gagal memberikan pelayanan optimal kepada masyarakat, sebagaimana diakui langsung oleh Bupati Lebak terkait tingginya biaya operasional dan rendahnya pendapatan.

“PDAM ini bermasalah dari hulu ke hilir. Jangan sampai penunjukan direksi baru hanya jadi proyek politik pasca-pilkada, sementara masalah pelayanan air bersih tetap dibiarkan,” ujarnya keras.

Menurut Yusuf, latar belakang Ni’matullah sebagai eks penyelenggara pemilu seharusnya membuat pemerintah daerah lebih berhati-hati agar tidak memunculkan persepsi publik bahwa jabatan BUMD dijadikan “hadiah” kekuasaan.

“BUMD bukan tempat parkir elite. Kalau kinerja PDAM ke depan tidak membaik, maka penunjukan ini patut dicurigai sebagai bagian dari transaksi politik, bukan reformasi manajemen,” tandasnya.

JAN Banten mendesak Bupati Lebak untuk tidak sekadar menerbitkan SK dan melakukan pelantikan, tetapi juga membuka ruang pengawasan publik serta menetapkan target kinerja yang jelas dan terukur.

“Kalau gagal, jangan ragu evaluasi bahkan copot. Air bersih adalah hak rakyat, bukan alat kompromi politik,” pungkas Yusuf.

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Tak Bernyali Berantas Judi Gelper, Kapolda Riau Diminta Evaluasi Jajaran Polres Pelalawan
Anak 16 Tahun di Lebak Diduga Jadi Korban Tindak Pidana Seksual, Polisi Turun Tangan
Bulog Lebak-Pandeglang: Bantuan Pangan Juli dan September Tuntas 100 Presen, Dua Hari Lebih Cepat
Cekcok Berujung Saling Jambak dan Cakar, MS Dilaporkan ke Polsek Kalideres
Konsisten Lakukan Inovasi dan Bangun Sinergi, Bank Banten Raih Radar Banten Award 2026
Anggota DPR Papua Tengah Pertanyakan Transparansi Penertiban Kawasan Hutan di Nabire
Ketua DPRD Kota Serang Turun Tangan Bantu Warga Kasemen yang Butuh Rehabilitasi
Wamena, Papua Muda Progresif Dorong Dialog dan Perlindungan Warga di Tengah Konflik
Berita ini 57 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 1 Oktober 2026 - 20:42 WIB

Tak Bernyali Berantas Judi Gelper, Kapolda Riau Diminta Evaluasi Jajaran Polres Pelalawan

Kamis, 1 Oktober 2026 - 18:59 WIB

Anak 16 Tahun di Lebak Diduga Jadi Korban Tindak Pidana Seksual, Polisi Turun Tangan

Rabu, 30 September 2026 - 11:57 WIB

Cekcok Berujung Saling Jambak dan Cakar, MS Dilaporkan ke Polsek Kalideres

Rabu, 30 September 2026 - 11:22 WIB

Konsisten Lakukan Inovasi dan Bangun Sinergi, Bank Banten Raih Radar Banten Award 2026

Senin, 28 September 2026 - 15:21 WIB

Anggota DPR Papua Tengah Pertanyakan Transparansi Penertiban Kawasan Hutan di Nabire

Berita Terbaru