PLN Distribusikan 1.000 Genset ESDM, Terangi Aceh Pascabencana

Avatar photo

- Penulis

Sabtu, 10 Januari 2026 - 21:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto (Red)

i

Foto (Red)

Ikuti kami di Google News

Terasmedia.co Aceh – Aktivitas warga Desa Pante Peusangan, Kabupaten Bireuen, Provinsi Aceh, perlahan kembali bergeliat. Setelah berhari-hari hidup tanpa listrik akibat banjir dan longsor, bantuan genset dari Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) yang disalurkan melalui PT PLN (Persero) mulai menerangi rumah, fasilitas umum, hingga tempat ibadah warga, Sabtu (10/1/2026).

Dengung mesin genset kini menjadi penanda kembalinya harapan. Anak-anak kembali bermain di bawah cahaya lampu, sementara warga dapat menjalani aktivitas harian dan ibadah dengan lebih aman dan nyaman. Bantuan ini menjadi solusi sementara di tengah upaya pemulihan jaringan listrik yang masih terkendala akses dan kerusakan infrastruktur.

Banjir dan longsor sebelumnya tidak hanya merendam permukiman, tetapi juga memutus jaringan kelistrikan di sejumlah wilayah Aceh, khususnya daerah yang sulit dijangkau. Hingga kini, masih terdapat desa-desa yang terisolasi akibat akses jalan yang belum sepenuhnya pulih. Untuk menjawab kebutuhan listrik dasar masyarakat, Kementerian ESDM menyalurkan bantuan 1.000 unit genset yang didistribusikan PLN ke wilayah terdampak.

Salah seorang warga Desa Pante Peusangan, Nirwa, tak kuasa menahan haru saat genset tiba dan mulai dioperasikan di desanya.

“Alhamdulillah. Kami senang sekali. Terima kasih kepada Bapak Menteri ESDM dan PLN. Kami sangat senang menerima bantuan genset ini,” ujarnya.

Rasa syukur juga disampaikan Muhammad Lidan, pengurus Musala Dusun Tanoh Rata. Ia mengungkapkan bahwa sebelum adanya genset, aktivitas ibadah pada malam hari berjalan terbatas karena minimnya penerangan.

“Semenjak ada genset ini, alhamdulillah urusan ibadah bisa berjalan. Penyebaran informasi juga sudah terlaksana. Kami sebagai masyarakat sangat berterima kasih,” katanya.

Kepala Desa Pante Peusangan, Samsudin, menyebut genset menjadi penopang utama aktivitas warga sembari menunggu pemulihan jaringan listrik secara permanen.

“Dengan adanya genset ini, masyarakat tetap mendapat penerangan sementara sebelum instalasi listrik PLN selesai diperbaiki. Atas nama pemerintah desa dan masyarakat, kami mengucapkan terima kasih kepada Kementerian ESDM, PLN, dan seluruh pihak yang telah membantu,” ujarnya.

Kondisi serupa dirasakan warga Desa Riseh Tunong, Kecamatan Sawang, Kabupaten Aceh Utara. Kepala Desa Riseh Tunong, Abdurrahman, mengatakan genset sangat membantu wilayah yang masih terisolasi.

“Genset kami manfaatkan untuk penerangan fasilitas umum, masjid, pesantren, hingga lokasi pengungsian. Alhamdulillah, sekarang masyarakat merasa lebih aman,” tuturnya.

Menteri ESDM Bahlil Lahadalia menjelaskan bahwa secara sistem, kelistrikan Aceh telah kembali terhubung. Namun, tantangan masih terjadi pada jaringan distribusi, khususnya di wilayah dengan akses terbatas dan infrastruktur rusak.

“Secara tegangan tinggi sudah terhubung, tetapi jaringan rendah masih ada yang belum bisa dimasuki. Atas arahan Bapak Presiden, kami bersama PLN menyalurkan 1.000 unit genset sebagai solusi sementara bagi masyarakat,” ujar Bahlil saat pelepasan bantuan genset di Jakarta, Sabtu (27/12/2025).

Ia menambahkan, bantuan tersebut difokuskan ke wilayah terdampak berat seperti Aceh Tamiang, Bener Meriah, Aceh Utara, Aceh Tengah, Gayo Lues, dan sejumlah daerah lainnya di Aceh.

Direktur Utama PT PLN (Persero) Darmawan Prasodjo menegaskan bahwa pemulihan infrastruktur kelistrikan di wilayah terdampak bencana menjadi prioritas utama perusahaan.

“Sejak awal, PLN bergerak bersama pemerintah daerah, TNI, dan Polri untuk memastikan masyarakat tetap mendapat akses listrik, baik melalui pemulihan jaringan maupun penyediaan sumber listrik sementara,” kata Darmawan.

Sementara itu, Direktur Distribusi PLN, Arsyadany Ghana Akmalaputri, yang turun langsung mengawal distribusi genset, menyatakan bahwa PLN terus mengerahkan personel dan berkoordinasi lintas sektor di lapangan.

“Di tengah keterbatasan akses dan tantangan geografis, listrik adalah denyut kehidupan. Bantuan genset ini menjadi jembatan sementara agar aktivitas warga, ibadah, layanan sosial, hingga komunikasi tetap berjalan, sembari tim PLN memulihkan sistem kelistrikan secara bertahap hingga kembali andal,” ujarnya.

Sinergi antara Kementerian ESDM, PLN, pemerintah daerah, serta berbagai pihak menjadi kunci menjaga terang tetap menyala bagi masyarakat Aceh. Kehadiran genset bukan sekadar mesin pembangkit, melainkan penopang kehidupan sementara, hingga listrik kembali pulih sepenuhnya dan Aceh bangkit pascabencana.

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Matahukum Desak Kejaksaan Periksa Proyek Rehabilitasi Jalan Sunan Kalijaga Lebak dan Lakukan Audit Pengerjaan
Pemprov Banten Sosialisasikan Program Ketahanan Pangan di Lebak
Perjalanan 29 Tahun Berorganisasi, Ir Suhiluddin Lubis Terpilih Aklamasi Pimpin PAC Pemuda Pancasila Deli Tua
Jalan Cijinjuk Bertahun-tahun Rusak, Warga Pertanyakan Peran DPRD: “Setiap Hari Lewat, Mengapa Tak Kunjung Diperjuangkan?”
Ketum FBB: Pilpres 2024 Sudah Selesai, Jangan Terus Cari Jalan untuk Memanggung Isu
Tak Bernyali Berantas Judi Gelper, Kapolda Riau Diminta Evaluasi Jajaran Polres Pelalawan
Anak 16 Tahun di Lebak Diduga Jadi Korban Tindak Pidana Seksual, Polisi Turun Tangan
Bulog Lebak-Pandeglang: Bantuan Pangan Juli dan September Tuntas 100 Presen, Dua Hari Lebih Cepat
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 13 Oktober 2026 - 04:44 WIB

Matahukum Desak Kejaksaan Periksa Proyek Rehabilitasi Jalan Sunan Kalijaga Lebak dan Lakukan Audit Pengerjaan

Senin, 12 Oktober 2026 - 20:31 WIB

Pemprov Banten Sosialisasikan Program Ketahanan Pangan di Lebak

Minggu, 11 Oktober 2026 - 21:12 WIB

Perjalanan 29 Tahun Berorganisasi, Ir Suhiluddin Lubis Terpilih Aklamasi Pimpin PAC Pemuda Pancasila Deli Tua

Kamis, 8 Oktober 2026 - 21:47 WIB

Jalan Cijinjuk Bertahun-tahun Rusak, Warga Pertanyakan Peran DPRD: “Setiap Hari Lewat, Mengapa Tak Kunjung Diperjuangkan?”

Rabu, 7 Oktober 2026 - 19:34 WIB

Ketum FBB: Pilpres 2024 Sudah Selesai, Jangan Terus Cari Jalan untuk Memanggung Isu

Berita Terbaru