Jalan RT 10 Talang Buluh Rusak Parah, Warga Desak Pemerintah Bertindak

Avatar photo

- Penulis

Minggu, 11 Januari 2026 - 15:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Keterangan foto: Kondisi infrastruktur jalan pedesaan di Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan.

i

Keterangan foto: Kondisi infrastruktur jalan pedesaan di Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan.

Ikuti kami di Google News

Terasmedia.co Banyuasin – Kondisi infrastruktur jalan pedesaan di Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan, kian memprihatinkan. Curah hujan tinggi dalam beberapa pekan terakhir memperparah kerusakan jalan penghubung antar kecamatan, membuatnya berlumpur, licin, dan rawan kecelakaan. Ironisnya, ruas jalan tersebut berada di wilayah perbatasan langsung dengan Kota Palembang, ibu kota Provinsi Sumatera Selatan, Minggu (11/1/2026).

Akses jalan di Dusun III RT 10, Desa Talang Buluh, Kecamatan Talang Kelapa, rusak parah dan sulit dilalui. Jalan yang menjadi jalur vital penghubung antar kecamatan sekaligus akses menuju kawasan perkotaan itu masih berupa tanah merah dan berubah menjadi kubangan lumpur saat hujan turun.

Fatma, warga RT 10 Desa Talang Buluh, mengungkapkan bahwa saat musim penghujan, ruas jalan penghubung Desa Talang Buluh, Kecamatan Talang Kelapa, dengan Desa Semuntul, Kecamatan Rantau Bayur, sepanjang kurang lebih 13 kilometer, kerap tergenang air bercampur lumpur.

“Kondisi ini sangat menyulitkan warga. Pengendara harus ekstra hati-hati karena jalan licin dan berlumpur. Sudah sering motor tergelincir, apalagi kalau malam hari. Kalau hujan deras, jalan bahkan tidak bisa dilewati,” ujar Fatma.

Menurutnya, kerusakan jalan semakin parah akibat sering dilalui kendaraan bertonase besar pengangkut galian tanah, tanpa diimbangi perawatan maupun perbaikan dari pihak terkait.

Hal senada disampaikan Radimin, warga lainnya. Ia menegaskan jalan tersebut merupakan satu-satunya akses utama masyarakat untuk menuju pasar, sekolah, dan pusat kota.

“Kami sangat bergantung pada jalan ini. Sudah bertahun-tahun rusak, tapi belum juga ada perbaikan yang serius,” katanya.

Selain kondisi jalan yang rusak, warga juga mengeluhkan belum tersedianya jaringan listrik dan penerangan jalan umum di kawasan permukiman sekitar. Minimnya tiang listrik membuat ruas jalan gelap gulita pada malam hari, sehingga risiko kecelakaan semakin tinggi.

Sebelumnya, kondisi jalan RT 10 Desa Talang Buluh sempat viral di media sosial TikTok. Dalam video yang diunggah warga, terlihat pengendara kesulitan melintasi jalan berlumpur yang disebut telah rusak selama bertahun-tahun tanpa penanganan dari pemerintah daerah.

Warga berharap para wakil rakyat dari daerah pemilihan Talang Kelapa, pemerintah kabupaten, hingga pemerintah provinsi segera turun tangan melakukan perbaikan permanen. Mengingat, jalan tersebut merupakan akses strategis yang menopang aktivitas ekonomi, pendidikan, serta keselamatan masyarakat di wilayah perbatasan kota.

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Tak Bernyali Berantas Judi Gelper, Kapolda Riau Diminta Evaluasi Jajaran Polres Pelalawan
Anak 16 Tahun di Lebak Diduga Jadi Korban Tindak Pidana Seksual, Polisi Turun Tangan
Bulog Lebak-Pandeglang: Bantuan Pangan Juli dan September Tuntas 100 Presen, Dua Hari Lebih Cepat
Cekcok Berujung Saling Jambak dan Cakar, MS Dilaporkan ke Polsek Kalideres
Konsisten Lakukan Inovasi dan Bangun Sinergi, Bank Banten Raih Radar Banten Award 2026
Anggota DPR Papua Tengah Pertanyakan Transparansi Penertiban Kawasan Hutan di Nabire
Ketua DPRD Kota Serang Turun Tangan Bantu Warga Kasemen yang Butuh Rehabilitasi
Wamena, Papua Muda Progresif Dorong Dialog dan Perlindungan Warga di Tengah Konflik
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 1 Oktober 2026 - 20:42 WIB

Tak Bernyali Berantas Judi Gelper, Kapolda Riau Diminta Evaluasi Jajaran Polres Pelalawan

Kamis, 1 Oktober 2026 - 18:59 WIB

Anak 16 Tahun di Lebak Diduga Jadi Korban Tindak Pidana Seksual, Polisi Turun Tangan

Rabu, 30 September 2026 - 11:57 WIB

Cekcok Berujung Saling Jambak dan Cakar, MS Dilaporkan ke Polsek Kalideres

Rabu, 30 September 2026 - 11:22 WIB

Konsisten Lakukan Inovasi dan Bangun Sinergi, Bank Banten Raih Radar Banten Award 2026

Senin, 28 September 2026 - 15:21 WIB

Anggota DPR Papua Tengah Pertanyakan Transparansi Penertiban Kawasan Hutan di Nabire

Berita Terbaru