Jalan Kampung Wakap Rusak Parah Hampir 20 Tahun, Warga Kian Terpuruk

Avatar photo

- Penulis

Rabu, 21 Januari 2026 - 18:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Kondisi Jalan di Kampung Wakap, Desa Curug Panjang, Kecamatan Cikulur, Kabupaten Lebak

i

Foto: Kondisi Jalan di Kampung Wakap, Desa Curug Panjang, Kecamatan Cikulur, Kabupaten Lebak

Ikuti kami di Google News

Terasmedia.co Lebak – Warga Kampung Wakap, Desa Curug Panjang, Kecamatan Cikulur, Kabupaten Lebak, mengeluhkan kondisi jalan kampung yang rusak parah dan berlumpur. Kerusakan jalan tersebut dinilai telah berlangsung lama dan hingga kini belum juga mendapatkan perbaikan.

Keluhan warga tertuju pada ruas jalan menuju Kampung Wakap yang saat ini di sejumlah titik mengalami kerusakan cukup serius. Jalan terlihat berlubang, sementara paving block tertutup tanah merah, sehingga licin dan sulit dilalui.

Kondisi tersebut dinilai sangat memprihatinkan dan membahayakan keselamatan pengguna jalan, khususnya pengendara roda dua. Jalan rusak ini pun menjadi sorotan warga karena sudah bertahun-tahun tak kunjung diperbaiki.

Salah seorang warga, Pandi, mengungkapkan bahwa kerusakan jalan Kampung Wakap yang berlokasi di Desa Curug Panjang tersebut telah berlangsung selama 19 tahun, bahkan hampir mencapai 20 tahun tanpa adanya perbaikan berarti.

“Kerusakan jalan ini sudah berlangsung sekitar 19 tahun, hampir 20 tahun, dan belum juga diperbaiki,” ujar Pandi, Rabu (21/01/2026).

Lebih lanjut, Pandi menyampaikan bahwa sebelum menjabat selama dua periode, kepala desa setempat sempat berjanji akan memperbaiki jalan Kampung Wakap hingga tembus ke Kampung Koang. Namun hingga kini, janji tersebut belum terealisasi.

Ia menegaskan, pemerintah setempat seharusnya segera melakukan perbaikan, mengingat kondisi jalan yang semakin membahayakan. Bahkan, pada kejadian sebelumnya, banyak pengendara sepeda motor roda dua (R2) terjatuh akibat jalan yang licin dan berlumpur.

Kondisi tersebut semakin parah saat musim hujan dengan intensitas tinggi. Jika dibiarkan, dikhawatirkan akan terus menimbulkan kecelakaan dan kerugian bagi masyarakat.

Tak hanya membahayakan pengendara, jalan tersebut juga menjadi satu-satunya akses utama warga. Akibatnya, aktivitas masyarakat, termasuk anak-anak sekolah, kerap terhambat ketika kondisi jalan memburuk.

Keluhan serupa juga disampaikan warga lainnya yang enggan disebutkan namanya. Ia mengatakan, jalan Kampung Wakap kerap menjadi lokasi jatuhnya pengendara motor dan sudah seperti menjadi langganan kecelakaan.

Pandi kembali menyampaikan harapannya kepada pemerintah daerah, baik pemerintah kabupaten maupun provinsi, agar segera memprioritaskan perbaikan jalan di Kampung Wakap.

“Kami berharap pemerintah kabupaten dan provinsi memprioritaskan perbaikan jalan di Kampung Wakap. Jalan ini sudah terlalu lama rusak berat dan belum tersentuh perbaikan. Dinas terkait seharusnya memperhatikan wilayah yang kondisinya sudah sangat parah,” tegasnya.

Ia menutup dengan kembali berharap agar perbaikan segera dilakukan, mengingat kondisi jalan tersebut sudah sangat lama dikeluhkan oleh warga.

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Tak Bernyali Berantas Judi Gelper, Kapolda Riau Diminta Evaluasi Jajaran Polres Pelalawan
Anak 16 Tahun di Lebak Diduga Jadi Korban Tindak Pidana Seksual, Polisi Turun Tangan
Bulog Lebak-Pandeglang: Bantuan Pangan Juli dan September Tuntas 100 Presen, Dua Hari Lebih Cepat
Cekcok Berujung Saling Jambak dan Cakar, MS Dilaporkan ke Polsek Kalideres
Konsisten Lakukan Inovasi dan Bangun Sinergi, Bank Banten Raih Radar Banten Award 2026
Anggota DPR Papua Tengah Pertanyakan Transparansi Penertiban Kawasan Hutan di Nabire
Ketua DPRD Kota Serang Turun Tangan Bantu Warga Kasemen yang Butuh Rehabilitasi
Wamena, Papua Muda Progresif Dorong Dialog dan Perlindungan Warga di Tengah Konflik
Berita ini 28 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 1 Oktober 2026 - 20:42 WIB

Tak Bernyali Berantas Judi Gelper, Kapolda Riau Diminta Evaluasi Jajaran Polres Pelalawan

Kamis, 1 Oktober 2026 - 18:59 WIB

Anak 16 Tahun di Lebak Diduga Jadi Korban Tindak Pidana Seksual, Polisi Turun Tangan

Rabu, 30 September 2026 - 11:57 WIB

Cekcok Berujung Saling Jambak dan Cakar, MS Dilaporkan ke Polsek Kalideres

Rabu, 30 September 2026 - 11:22 WIB

Konsisten Lakukan Inovasi dan Bangun Sinergi, Bank Banten Raih Radar Banten Award 2026

Senin, 28 September 2026 - 15:21 WIB

Anggota DPR Papua Tengah Pertanyakan Transparansi Penertiban Kawasan Hutan di Nabire

Berita Terbaru