Wakasad Letjen TNI Mochamad Saleh Mustafa Beri Motivasi Prajurit Yonif TP 840 Lebak

Avatar photo

- Penulis

Rabu, 21 Januari 2026 - 21:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dok. Wakil Kepala Staf Angkatan Darat (Wakasad) Letjen TNI Mochamad Saleh Mustafa.

i

Dok. Wakil Kepala Staf Angkatan Darat (Wakasad) Letjen TNI Mochamad Saleh Mustafa.

Ikuti kami di Google News

Terasmedia.co LEBAK – Wakil Kepala Staf Angkatan Darat (Wakasad) Letjen TNI Mochamad Saleh Mustafa melakukan kunjungan kerja ke Batalion Infanteri Teritorial Pembangunan (TP) 840/Golok Sakti yang berlokasi di Kampung Cilawang, Desa Mekarsari, Kecamatan Sajira, Kabupaten Lebak, Rabu (21/1/2026).

Kunjungan tersebut menggantikan rencana kunjungan Menteri Pertahanan dan Keamanan Republik Indonesia (Menhankam RI) Syafri Samsudin yang berhalangan hadir karena adanya kepentingan lain yang lebih mendesak.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, kehadiran Wakasad di Yonif TP 840/Golok Sakti bukan kali pertama. Sebelumnya, pada Kamis (8/1/2026), Letjen TNI Mochamad Saleh Mustafa juga hadir di satuan tersebut dalam rangka kegiatan panen raya jagung bersama para prajurit.

Jenderal bintang tiga yang pernah bertugas di wilayah Kabupaten Lebak itu kembali hadir untuk memberikan motivasi dan arahan kepada ratusan prajurit Yonif TP 840/Golok Sakti.

Di hadapan ratusan prajurit, Wakasad menyampaikan arahan dengan tegas namun penuh wibawa. Ia menegaskan bahwa disiplin dan kehormatan merupakan nilai yang tidak dapat ditawar dalam kehidupan seorang prajurit.

“Disiplin adalah napas prajurit, sedangkan kehormatan merupakan nilai tertinggi yang tidak bisa ditawar,” tegas Wakasad.

Ia juga menekankan pentingnya profesionalisme prajurit yang harus dibuktikan melalui kemampuan nyata dan prestasi terbaik, bukan sekadar simbol atau ucapan.

“Prajurit harus selalu menyatu dengan rakyat serta mampu memberikan dampak positif bagi lingkungan di sekitarnya,” ujarnya.

Lebih lanjut, Wakasad berpesan agar setiap prajurit memiliki dan menguasai tiga kesatuan utama, yakni olah pikir, olah yudha, dan olah rasa.

“Olah pikir merupakan proses mengasah kecerdasan intelektual, logika, rasionalitas, serta kemampuan analisis dan inovasi. Olah yudha adalah latihan fisik dan strategi secara intensif untuk membentuk prajurit yang tangguh, disiplin, dan tangkas. Sementara olah rasa merupakan proses melatih kepekaan batin, empati, dan spiritualitas agar prajurit memiliki ketenangan serta kedewasaan jiwa,” pungkasnya.

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Tak Bernyali Berantas Judi Gelper, Kapolda Riau Diminta Evaluasi Jajaran Polres Pelalawan
Anak 16 Tahun di Lebak Diduga Jadi Korban Tindak Pidana Seksual, Polisi Turun Tangan
Bulog Lebak-Pandeglang: Bantuan Pangan Juli dan September Tuntas 100 Presen, Dua Hari Lebih Cepat
Cekcok Berujung Saling Jambak dan Cakar, MS Dilaporkan ke Polsek Kalideres
Konsisten Lakukan Inovasi dan Bangun Sinergi, Bank Banten Raih Radar Banten Award 2026
Anggota DPR Papua Tengah Pertanyakan Transparansi Penertiban Kawasan Hutan di Nabire
Ketua DPRD Kota Serang Turun Tangan Bantu Warga Kasemen yang Butuh Rehabilitasi
Wamena, Papua Muda Progresif Dorong Dialog dan Perlindungan Warga di Tengah Konflik
Berita ini 20 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 1 Oktober 2026 - 20:42 WIB

Tak Bernyali Berantas Judi Gelper, Kapolda Riau Diminta Evaluasi Jajaran Polres Pelalawan

Kamis, 1 Oktober 2026 - 18:59 WIB

Anak 16 Tahun di Lebak Diduga Jadi Korban Tindak Pidana Seksual, Polisi Turun Tangan

Rabu, 30 September 2026 - 11:57 WIB

Cekcok Berujung Saling Jambak dan Cakar, MS Dilaporkan ke Polsek Kalideres

Rabu, 30 September 2026 - 11:22 WIB

Konsisten Lakukan Inovasi dan Bangun Sinergi, Bank Banten Raih Radar Banten Award 2026

Senin, 28 September 2026 - 15:21 WIB

Anggota DPR Papua Tengah Pertanyakan Transparansi Penertiban Kawasan Hutan di Nabire

Berita Terbaru