13 Calon Advokat KAI Papua Barat Daya Resmi Dilantik di Kota Sorong

Avatar photo

- Penulis

Kamis, 12 Februari 2026 - 19:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Keterangan foto: Sedikitnya 13 calon advokat KAI Papua Barat Daya mengikuti pelantikan.

i

Keterangan foto: Sedikitnya 13 calon advokat KAI Papua Barat Daya mengikuti pelantikan.

Ikuti kami di Google News

Terasmedia.co  Sorong – Sedikitnya 13 calon advokat mengikuti pelantikan yang diselenggarakan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Kongres Advokat Indonesia (KAI) Provinsi Papua Barat Daya.

Pelantikan yang berlangsung di Rylich Panorama Hotel, Kamis (12/02/2026), dihadiri Sekretaris Jenderal Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Kongres Advokat Indonesia (KAI) Dr. Apolos Djarabongga, S.H., M.H., serta unsur Forkopimda Papua Barat Daya.

Ketua panitia pelantikan, Johan Rahantoknam, mengatakan pelantikan ini merupakan yang pertama bagi pengurus DPD KAI Papua Barat Daya.

Menurut Johan, pelantikan ini bertujuan memperkuat organisasi sekaligus mengacu pada Undang-Undang Advokat, khususnya Pasal 2 ayat (2) yang menyebutkan bahwa calon advokat yang telah mengikuti tahapan ujian dan pendidikan khusus profesi advokat (diklat) wajib mengikuti pelantikan sebelum dilakukan penyumpahan.

Advokat yang akrab disapa Jo itu menyebutkan masih ada satu tahapan lagi, yakni penyumpahan. Karena itu, pihaknya terus melakukan koordinasi dengan Pengadilan Tinggi Papua Barat.

“Padatnya kegiatan membuat kami menunggu informasi dari Pengadilan Tinggi Papua Barat. Jika cepat, bisa jadi akhir Februari atau awal Maret,” ujarnya.

Johan mengaku, setelah pelantikan dan penyumpahan advokat angkatan pertama ini selesai, DPD KAI Papua Barat Daya akan langsung membuka pendaftaran calon advokat angkatan kedua.

“Masyarakat yang memiliki latar belakang pendidikan sarjana hukum bisa langsung mendaftar. Kami akan membantu,” kata alumnus kampus UMS tersebut.

Lebih lanjut, Johan mengatakan Provinsi Papua Barat Daya masih membutuhkan banyak lawyer mengingat masih banyak persoalan hukum yang tumpang tindih.

“Adanya lawyer dapat membantu masyarakat dalam mengatasi permasalahan hukum yang ada,” ujarnya.

Johan pun berpesan kepada 13 calon advokat agar tetap menjaga kekompakan. Ia menegaskan profesi advokat bukanlah pekerjaan mudah karena membutuhkan perjuangan, pengorbanan, dan biaya.

“Jika sudah menjadi advokat, teman-teman dapat menegakkan keadilan,” ucapnya.

Ia juga mengingatkan bahwa advokat KAI adalah pejuang dan profesi yang mulia. Para advokat diharapkan menjalankan profesinya secara baik, membantu masyarakat tidak mampu, serta memberikan bantuan hukum cuma-cuma atau pro bono. (Jun)

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Tak Bernyali Berantas Judi Gelper, Kapolda Riau Diminta Evaluasi Jajaran Polres Pelalawan
Anak 16 Tahun di Lebak Diduga Jadi Korban Tindak Pidana Seksual, Polisi Turun Tangan
Bulog Lebak-Pandeglang: Bantuan Pangan Juli dan September Tuntas 100 Presen, Dua Hari Lebih Cepat
Cekcok Berujung Saling Jambak dan Cakar, MS Dilaporkan ke Polsek Kalideres
Konsisten Lakukan Inovasi dan Bangun Sinergi, Bank Banten Raih Radar Banten Award 2026
Anggota DPR Papua Tengah Pertanyakan Transparansi Penertiban Kawasan Hutan di Nabire
Ketua DPRD Kota Serang Turun Tangan Bantu Warga Kasemen yang Butuh Rehabilitasi
Wamena, Papua Muda Progresif Dorong Dialog dan Perlindungan Warga di Tengah Konflik
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 1 Oktober 2026 - 20:42 WIB

Tak Bernyali Berantas Judi Gelper, Kapolda Riau Diminta Evaluasi Jajaran Polres Pelalawan

Kamis, 1 Oktober 2026 - 18:59 WIB

Anak 16 Tahun di Lebak Diduga Jadi Korban Tindak Pidana Seksual, Polisi Turun Tangan

Rabu, 30 September 2026 - 11:57 WIB

Cekcok Berujung Saling Jambak dan Cakar, MS Dilaporkan ke Polsek Kalideres

Rabu, 30 September 2026 - 11:22 WIB

Konsisten Lakukan Inovasi dan Bangun Sinergi, Bank Banten Raih Radar Banten Award 2026

Senin, 28 September 2026 - 15:21 WIB

Anggota DPR Papua Tengah Pertanyakan Transparansi Penertiban Kawasan Hutan di Nabire

Berita Terbaru