Jalan Penghubung Banten–Jabar Rusak, AHY Dorong Kementerian PU Bergerak

Avatar photo

- Penulis

Minggu, 22 Februari 2026 - 19:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ikuti kami di Google News

Terasmedia.co Serang – Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pengembangan Wilayah, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), memastikan pemerintah pusat akan mempercepat penanganan jalan rusak di kawasan perbatasan Provinsi Banten dan Jawa Barat, tepatnya di wilayah Kabupaten Lebak.

Pernyataan itu disampaikan AHY saat menanggapi laporan masyarakat mengenai kondisi jalan penghubung antarprovinsi yang mengalami kerusakan di sejumlah titik.

Ia menjelaskan, apabila ruas tersebut berstatus jalan nasional, maka perbaikannya menjadi kewenangan Kementerian Pekerjaan Umum (PU). Meski demikian, pihaknya akan terlebih dahulu melakukan pengecekan.

“Kalau itu memang menjadi domain jalan nasional, tentu menjadi tanggung jawab Kementerian Pekerjaan Umum. Saya akan cek langsung dan mendorong agar segera ditindaklanjuti,” tutur AHY usai menghadiri kegiatan bersama Fekraf Banten di Kota Serang, Sabtu (21/2/2026).

AHY menegaskan pemerintah pusat akan terus berkoordinasi dengan pemerintah provinsi maupun kabupaten untuk memastikan kondisi jalan tetap layak dilalui masyarakat.

Menurutnya, upaya preservasi dan pemeliharaan jalan harus dilakukan secara berkala agar kerusakan tidak semakin parah serta tidak menghambat aktivitas warga.

“Pada prinsipnya, preservasi dan maintenance jalan harus dilakukan dari waktu ke waktu, terutama pada jalan-jalan yang digunakan masyarakat setiap hari,” katanya.

Ia juga menyoroti pentingnya percepatan perbaikan menjelang arus mudik Lebaran yang diperkirakan terjadi dalam beberapa pekan ke depan. Kondisi jalan, kata dia, harus dipastikan dalam keadaan prima demi keselamatan pengguna jalan dan kelancaran lalu lintas.

Kementerian PU, lanjut AHY, telah memetakan titik-titik rawan kerusakan, termasuk jalan berlubang, serta menyiapkan alat berat dan material untuk perbaikan cepat di lapangan.

“Sudah dipersiapkan lokasi-lokasi yang mungkin terjadi kerusakan. Alat berat dan material juga disiapkan agar perbaikan bisa dilakukan secara cepat. Ini penting untuk menghindari kecelakaan lalu lintas dan kemacetan akibat jalan rusak,” jelasnya.

AHY memastikan akan segera melakukan pengecekan lanjutan sekaligus berkoordinasi dengan Kementerian PU agar perbaikan jalan di perbatasan Banten–Jawa Barat, khususnya wilayah Lebak, bisa segera direalisasikan.

Dengan langkah tersebut, pemerintah berharap akses transportasi masyarakat tetap aman dan lancar, terutama saat lonjakan kendaraan pada masa mudik Lebaran.

Editor : Redaksi

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Tak Bernyali Berantas Judi Gelper, Kapolda Riau Diminta Evaluasi Jajaran Polres Pelalawan
Anak 16 Tahun di Lebak Diduga Jadi Korban Tindak Pidana Seksual, Polisi Turun Tangan
Bulog Lebak-Pandeglang: Bantuan Pangan Juli dan September Tuntas 100 Presen, Dua Hari Lebih Cepat
Cekcok Berujung Saling Jambak dan Cakar, MS Dilaporkan ke Polsek Kalideres
Konsisten Lakukan Inovasi dan Bangun Sinergi, Bank Banten Raih Radar Banten Award 2026
Anggota DPR Papua Tengah Pertanyakan Transparansi Penertiban Kawasan Hutan di Nabire
Ketua DPRD Kota Serang Turun Tangan Bantu Warga Kasemen yang Butuh Rehabilitasi
Wamena, Papua Muda Progresif Dorong Dialog dan Perlindungan Warga di Tengah Konflik
Berita ini 57 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 1 Oktober 2026 - 20:42 WIB

Tak Bernyali Berantas Judi Gelper, Kapolda Riau Diminta Evaluasi Jajaran Polres Pelalawan

Kamis, 1 Oktober 2026 - 18:59 WIB

Anak 16 Tahun di Lebak Diduga Jadi Korban Tindak Pidana Seksual, Polisi Turun Tangan

Rabu, 30 September 2026 - 11:57 WIB

Cekcok Berujung Saling Jambak dan Cakar, MS Dilaporkan ke Polsek Kalideres

Rabu, 30 September 2026 - 11:22 WIB

Konsisten Lakukan Inovasi dan Bangun Sinergi, Bank Banten Raih Radar Banten Award 2026

Senin, 28 September 2026 - 15:21 WIB

Anggota DPR Papua Tengah Pertanyakan Transparansi Penertiban Kawasan Hutan di Nabire

Berita Terbaru