Sorotan untuk MBG di Lebak, Gerakan Pengawas Minta Evaluasi Objektif

Avatar photo

- Penulis

Selasa, 24 Februari 2026 - 01:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ikuti kami di Google News

Terasmedia.co Lebak – Pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Lebak menjadi perhatian publik setelah beredarnya sejumlah foto dan video menu di media sosial. Konten tersebut memunculkan beragam tanggapan masyarakat, termasuk adanya dugaan ketidaksesuaian menu dengan standar gizi yang diharapkan.

Menyikapi hal itu, Gerakan Masyarakat Pengawas MBG menyampaikan sikap secara terbuka. Ki Bangkol selaku Aktivis Gerakan Masyarakat Pengawas MBG menegaskan pihaknya tetap mendukung penuh program tersebut karena dinilai memiliki tujuan mulia bagi peningkatan gizi anak-anak.

Namun demikian, ia menilai apabila terdapat dugaan kekurangan dalam pelaksanaan di lapangan, perlu dilakukan evaluasi secara objektif dan transparan agar tidak menimbulkan persepsi negatif di tengah masyarakat.

“Kami tidak dalam posisi menuduh atau menyimpulkan sepihak. Tetapi jika ada dugaan ketidaksesuaian, sebaiknya dilakukan klarifikasi dan evaluasi terbuka agar program ini tetap berjalan sesuai tujuan,” ujar Ki Bangkol, Senin (23/2/2026).

Menurutnya, pengawasan masyarakat merupakan bagian dari kontrol sosial yang konstruktif, bukan bentuk penolakan terhadap kebijakan pemerintah.

“Program ini sangat baik dan harus kita dukung bersama. Justru karena kami peduli, kami berharap pelaksanaannya benar-benar sesuai standar. Transparansi penting agar kepercayaan publik tetap terjaga,” tambahnya.

Gerakan Masyarakat Pengawas MBG juga mendorong agar pihak pelaksana di daerah dapat memberikan penjelasan resmi apabila diperlukan, guna menghindari kesalahpahaman serta memastikan informasi yang beredar tidak berkembang menjadi spekulasi.

Hingga berita ini diturunkan, belum terdapat pernyataan resmi dari pihak pengelola MBG di Kabupaten Lebak terkait konten yang beredar di media sosial tersebut.

Publik kini berharap adanya komunikasi terbuka dan langkah evaluatif apabila memang ditemukan kekurangan, sehingga Program Makan Bergizi Gratis dapat terus berjalan optimal dan memberikan manfaat maksimal bagi para penerima manfaat.

Pada akhirnya, gizi anak bangsa adalah tanggung jawab bersama dan tidak boleh dikompromikan.

Editor : Redaksi

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Tak Bernyali Berantas Judi Gelper, Kapolda Riau Diminta Evaluasi Jajaran Polres Pelalawan
Anak 16 Tahun di Lebak Diduga Jadi Korban Tindak Pidana Seksual, Polisi Turun Tangan
Bulog Lebak-Pandeglang: Bantuan Pangan Juli dan September Tuntas 100 Presen, Dua Hari Lebih Cepat
Cekcok Berujung Saling Jambak dan Cakar, MS Dilaporkan ke Polsek Kalideres
Konsisten Lakukan Inovasi dan Bangun Sinergi, Bank Banten Raih Radar Banten Award 2026
Anggota DPR Papua Tengah Pertanyakan Transparansi Penertiban Kawasan Hutan di Nabire
Ketua DPRD Kota Serang Turun Tangan Bantu Warga Kasemen yang Butuh Rehabilitasi
Wamena, Papua Muda Progresif Dorong Dialog dan Perlindungan Warga di Tengah Konflik
Berita ini 67 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 1 Oktober 2026 - 20:42 WIB

Tak Bernyali Berantas Judi Gelper, Kapolda Riau Diminta Evaluasi Jajaran Polres Pelalawan

Kamis, 1 Oktober 2026 - 18:59 WIB

Anak 16 Tahun di Lebak Diduga Jadi Korban Tindak Pidana Seksual, Polisi Turun Tangan

Rabu, 30 September 2026 - 11:57 WIB

Cekcok Berujung Saling Jambak dan Cakar, MS Dilaporkan ke Polsek Kalideres

Rabu, 30 September 2026 - 11:22 WIB

Konsisten Lakukan Inovasi dan Bangun Sinergi, Bank Banten Raih Radar Banten Award 2026

Senin, 28 September 2026 - 15:21 WIB

Anggota DPR Papua Tengah Pertanyakan Transparansi Penertiban Kawasan Hutan di Nabire

Berita Terbaru