Pemuda Desa Padasuka Menolak Keras Pembangunan Gedung Koperasi di Lapangan Sepak Bola

Avatar photo

- Penulis

Jumat, 6 Maret 2026 - 16:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ikuti kami di Google News

Terasmedia.co Lebak –Gelombang penolakan mulai menggema dari Desa Padasuka, Kecamatan Maja, Kabupaten Lebak. Sejumlah pemuda desa dengan tegas menyatakan menolak rencana pembangunan Gedung Koperasi Desa Merah Putih yang akan didirikan di atas lapangan sepak bola desa satu-satunya ruang terbuka yang selama ini menjadi pusat aktivitas olahraga dan kebersamaan masyarakat.

Bagi para pemuda, lapangan itu bukan sekadar tanah kosong. Ia adalah ruang hidup, tempat generasi muda tumbuh, berlatih, dan menjaga semangat persaudaraan desa. Karena itu, rencana pembangunan gedung di lokasi tersebut memicu kekecewaan dan kemarahan warga.

“Lapangan ini bukan hanya tempat bermain bola. Di sinilah anak-anak muda berkumpul, olahraga, dan menghindari hal-hal negatif. Kalau ini diambil, lalu kami harus ke mana?” ujar salah satu pemuda desa dengan nada tegas, Jum’at (6/3/2026).

Sejak kabar rencana pembangunan itu beredar, diskusi hingga perbincangan hangat terjadi di berbagai sudut desa. Banyak warga menilai keputusan tersebut tidak mempertimbangkan kepentingan masyarakat, terutama generasi muda yang selama ini memanfaatkan lapangan tersebut sebagai fasilitas umum.

Beberapa tokoh masyarakat Desa Padasuka juga menyuarakan sikap serupa. Mereka menilai lapangan sepak bola desa adalah aset sosial masyarakat yang tidak seharusnya dialihfungsikan begitu saja tanpa musyawarah yang melibatkan warga.

“Lapangan desa ini sudah ada sejak lama. Ini fasilitas umum dan satu-satunya tempat olahraga yang sering digunakan masyarakat. Jangan sampai pembangunan justru mengorbankan ruang publik yang sangat dibutuhkan warga,” ungkap seorang tokoh masyarakat setempat.

Menurut warga, pembangunan koperasi memang penting untuk mendorong perekonomian desa. Namun mereka menegaskan bahwa lokasi pembangunan seharusnya tidak mengorbankan fasilitas publik yang sudah menjadi kebutuhan masyarakat.

Penolakan ini juga disebut sebagai bentuk kepedulian pemuda terhadap masa depan desa. Mereka khawatir jika lapangan tersebut hilang, generasi muda akan kehilangan ruang aktivitas yang positif.

Kini masyarakat berharap pemerintah desa dapat mendengar suara warga dan membuka ruang dialog sebelum mengambil keputusan yang berpotensi menimbulkan konflik sosial.

“Pembangunan jangan sampai mematikan ruang hidup masyarakat. Desa harus maju, tapi jangan sampai mengorbankan tempat berkumpulnya rakyat,” tegas seorang warga.

Gelombang aspirasi ini menjadi pengingat bahwa pembangunan desa tidak hanya soal berdirinya bangunan, tetapi juga menjaga ruang kebersamaan yang telah menjadi denyut kehidupan masyarakat selama bertahun-tahun.

Penulis : Ys

Editor : Redaksi

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Tak Bernyali Berantas Judi Gelper, Kapolda Riau Diminta Evaluasi Jajaran Polres Pelalawan
Anak 16 Tahun di Lebak Diduga Jadi Korban Tindak Pidana Seksual, Polisi Turun Tangan
Bulog Lebak-Pandeglang: Bantuan Pangan Juli dan September Tuntas 100 Presen, Dua Hari Lebih Cepat
Cekcok Berujung Saling Jambak dan Cakar, MS Dilaporkan ke Polsek Kalideres
Konsisten Lakukan Inovasi dan Bangun Sinergi, Bank Banten Raih Radar Banten Award 2026
Anggota DPR Papua Tengah Pertanyakan Transparansi Penertiban Kawasan Hutan di Nabire
Ketua DPRD Kota Serang Turun Tangan Bantu Warga Kasemen yang Butuh Rehabilitasi
Wamena, Papua Muda Progresif Dorong Dialog dan Perlindungan Warga di Tengah Konflik
Berita ini 38 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 1 Oktober 2026 - 20:42 WIB

Tak Bernyali Berantas Judi Gelper, Kapolda Riau Diminta Evaluasi Jajaran Polres Pelalawan

Kamis, 1 Oktober 2026 - 18:59 WIB

Anak 16 Tahun di Lebak Diduga Jadi Korban Tindak Pidana Seksual, Polisi Turun Tangan

Rabu, 30 September 2026 - 11:57 WIB

Cekcok Berujung Saling Jambak dan Cakar, MS Dilaporkan ke Polsek Kalideres

Rabu, 30 September 2026 - 11:22 WIB

Konsisten Lakukan Inovasi dan Bangun Sinergi, Bank Banten Raih Radar Banten Award 2026

Senin, 28 September 2026 - 15:21 WIB

Anggota DPR Papua Tengah Pertanyakan Transparansi Penertiban Kawasan Hutan di Nabire

Berita Terbaru