Bupati Maesyal Rasyid Resmikan Warteksi di Cikupa, Sembako Subsidi Hingga 50 Persen untuk Tekan Inflasi

Avatar photo

- Penulis

Kamis, 30 April 2026 - 15:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ikuti kami di Google News

Terasmedia.co Tangerang – Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid menghadiri sekaligus membuka program Warung Tekan Inflasi (Warteksi) yang digelar di Gerai Tangerang Gemilang (GTG) Kecamatan Cikupa, Kamis (30/4/2026).

Dalam sambutannya, Bupati Maesyal Rasyid menegaskan bahwa Warteksi menjadi bentuk nyata kehadiran pemerintah daerah dalam menjaga stabilitas harga dan daya beli masyarakat. Program ini merupakan upaya Pemerintah Kabupaten Tangerang dalam menekan inflasi sekaligus membantu masyarakat mendapatkan bahan pokok dengan harga terjangkau.

“Hari ini pemerintah daerah melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan melaksanakan program Warung Tekan Inflasi dengan menyediakan sembako murah. Harga tersebut disubsidi pemerintah daerah untuk meringankan beban masyarakat,” ujar Bupati Maesyal Rasyid

Ia menjelaskan melalui program Warteksi ini, masyarakat dapat membeli paket sembako dengan harga jauh lebih murah, bahkan hingga separuh dari harga pasar. Berbagai kebutuhan pokok seperti beras, minyak goreng, cabai, hingga bawang tersedia dengan sistem subsidi yang signifikan.

“Misalnya harga paket sembako di pasar sekitar Rp312.200, masyarakat bisa membeli hanya sekitar Rp172.000. Selisihnya disubsidi pemerintah. Masyarakat juga bebas memilih, bisa membeli paket lengkap atau hanya beberapa komoditas sesuai kebutuhan,” jelasnya.

Ia menambahkan, program Warteksi tersebut dilaksanakan secara berkala, setiap tiga bulan sekali selama tiga hari, serta menjangkau seluruh kecamatan di Kabupaten Tangerang secara bergilir.

“Program ini kita laksanakan rutin, digilir di setiap kecamatan. Bahkan ada juga yang dilaksanakan oleh kecamatan setiap dua bulan sekali. Ini semata-mata untuk meringankan beban masyarakat,” ujarnya.

Ia menyebutkan, pelaksanaan Warteksi di Kecamatan Cikupa menyasar warga dari beberapa desa seperti Talagasari, Bojong, dan Pasir Jaya yang dilayani secara bergantian agar seluruh masyarakat dapat merasakan langsung manfaat dari program tersebut.

Sementara itu, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Tangerang, Resmiyati Marningsih, menjelaskan bahwa Warteksi yang digelar tersebut menyediakan delapan (8) komoditas utama dengan harga subsidi.

“Warteksi ini seperti warung pada umumnya, namun menyediakan bahan pokok dengan harga subsidi. Masyarakat bisa membeli sesuai kebutuhan, baik satu jenis maupun seluruh komoditas yang tersedia,” ungkapnya.

Adapun delapan komoditas yang disediakan meliputi beras, gula pasir, minyak goreng, bawang merah, bawang putih, cabai merah keriting, cabai rawit merah, dan cabai rawit hijau, dengan total pasokan mencapai sekitar 1,9 ton di dua lokasi, yakni Gerai Tangerang Gemilang Cikupa dan Pasar Curug.

Lanjut dia, sejumlah komoditas tersebut dijual dengan harga jauh di bawah harga pasaran. Beras premium 2 kilogram yang di pasaran seharga Rp30.200, dijual hanya Rp7.000. Gula pasir dari harga Rp19.000 menjadi Rp12.000, minyak goreng dari Rp23.000 menjadi Rp13.500, serta berbagai komoditas lain dengan subsidi hingga Rp20.000 perkilogramnya

“Program ini merupakan langkah konkret pemerintah daerah dalam menekan inflasi dan menjaga daya beli masyarakat,” imbuhnya.

Salah satu warga Desa Sukanegara, Ibu Nawa, mengaku sangat terbantu dengan adanya program Warteksi tersebut. Ia pun menyampaikan rasa terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Tangerang atas penyelenggaraan pasar murah tersebut.

“Saya sangat senang dan bersyukur sekali. Alhamdulillah ini sangat membantu kami. Terima kasih kepada pemerintah, semoga kegiatan seperti ini bisa lebih sering diadakan,” ujar Ibu Nawa.

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Matahukum Desak Kejaksaan Periksa Proyek Rehabilitasi Jalan Sunan Kalijaga Lebak dan Lakukan Audit Pengerjaan
Pemprov Banten Sosialisasikan Program Ketahanan Pangan di Lebak
Perjalanan 29 Tahun Berorganisasi, Ir Suhiluddin Lubis Terpilih Aklamasi Pimpin PAC Pemuda Pancasila Deli Tua
Jalan Cijinjuk Bertahun-tahun Rusak, Warga Pertanyakan Peran DPRD: “Setiap Hari Lewat, Mengapa Tak Kunjung Diperjuangkan?”
Ketum FBB: Pilpres 2024 Sudah Selesai, Jangan Terus Cari Jalan untuk Memanggung Isu
Tak Bernyali Berantas Judi Gelper, Kapolda Riau Diminta Evaluasi Jajaran Polres Pelalawan
Anak 16 Tahun di Lebak Diduga Jadi Korban Tindak Pidana Seksual, Polisi Turun Tangan
Bulog Lebak-Pandeglang: Bantuan Pangan Juli dan September Tuntas 100 Presen, Dua Hari Lebih Cepat
Berita ini 16 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 13 Oktober 2026 - 04:44 WIB

Matahukum Desak Kejaksaan Periksa Proyek Rehabilitasi Jalan Sunan Kalijaga Lebak dan Lakukan Audit Pengerjaan

Senin, 12 Oktober 2026 - 20:31 WIB

Pemprov Banten Sosialisasikan Program Ketahanan Pangan di Lebak

Minggu, 11 Oktober 2026 - 21:12 WIB

Perjalanan 29 Tahun Berorganisasi, Ir Suhiluddin Lubis Terpilih Aklamasi Pimpin PAC Pemuda Pancasila Deli Tua

Kamis, 8 Oktober 2026 - 21:47 WIB

Jalan Cijinjuk Bertahun-tahun Rusak, Warga Pertanyakan Peran DPRD: “Setiap Hari Lewat, Mengapa Tak Kunjung Diperjuangkan?”

Rabu, 7 Oktober 2026 - 19:34 WIB

Ketum FBB: Pilpres 2024 Sudah Selesai, Jangan Terus Cari Jalan untuk Memanggung Isu

Berita Terbaru