Sensus Ekonomi 2026, Kunci Wujudkan UMKM Berkelanjutan di Lombok Utara

Avatar photo

- Penulis

Rabu, 1 Juli 2026 - 10:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Lombok Utara, Najmul Akhyar, saat meresmikan pencanangan kegiatan pendataan ekonomi nasional itu pada Minggu (21/6/2026) pekan kemarin.

i

Bupati Lombok Utara, Najmul Akhyar, saat meresmikan pencanangan kegiatan pendataan ekonomi nasional itu pada Minggu (21/6/2026) pekan kemarin.

Ikuti kami di Google News

Terasmedia.co Lombok – Pemerintah Kabupaten Lombok Utara, Nusa Tenggara Barat (NTB), menyatakan bahwa pelaksanaan Sensus Ekonomi (SE) 2026 menjadi langkah strategis untuk merancang kebijakan yang mendorong pertumbuhan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang lebih terarah dan berkelanjutan.

Hal tersebut disampaikan langsung oleh Bupati Lombok Utara, Najmul Akhyar, saat meresmikan pencanangan kegiatan pendataan ekonomi nasional itu pada Minggu (21/6/2026) pekan kemarin. Menurutnya, data yang dihasilkan nanti menjadi acuan utama bagi daerah yang sedang gencar mengembangkan sektor pariwisata, pertanian, dan memperkuat daya saing pelaku usaha lokal.

“Informasi yang terkumpul dari sensus ini sangat penting. Kami butuh gambaran nyata untuk membangun ekonomi yang merata dan tahan lama, sekaligus memastikan UMKM bisa tumbuh seiring dengan kemajuan daerah,” tegas Najmul Akhyar, Rabu (1/7/2026)

Ia mengajak seluruh jajaran dinas, kepala desa, pelaku usaha, lembaga keuangan, hingga warga masyarakat untuk mendukung kelancaran tugas Badan Pusat Statistik (BPS). Pihaknya meminta agar petugas pendataan diterima dengan baik dan diberikan keterangan yang jujur sesuai kondisi usaha sebenarnya.

“Setiap data yang disampaikan akan menentukan arah pembangunan ke depan. Mari kita berikan informasi yang akurat demi masa depan ekonomi Lombok Utara,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala BPS Kabupaten Lombok Utara, Isa, menjelaskan bahwa Sensus Ekonomi 2026 merupakan rangkaian pendataan kelima yang dilaksanakan secara nasional, melanjutkan jadwal yang berlangsung setiap sepuluh tahun sekali sejak 1986.

Untuk menjangkau seluruh wilayah, BPS mengerahkan total 281 tenaga lapangan, terdiri dari 33 orang pengawas dan 248 petugas pendata. Sebelum turun ke lokasi, seluruh petugas telah mengikuti pelatihan intensif selama enam hari, baik secara daring maupun tatap muka. Saat ini kegiatan sudah memasuki hari ketujuh dari rencana pelaksanaan selama dua bulan ke depan.

“Pendataan kali ini mencakup seluruh jenis usaha, mulai dari skala besar, menengah, kecil, mikro, hingga yang beroperasi secara daring. Tidak ada satu pun unit usaha yang terlewatkan,” jelas Isa.

Data yang dihimpun nantinya akan menjadi peta potensi ekonomi daerah, memetakan persebaran usaha, serta profil pelaku ekonomi di setiap kecamatan dan desa. Hasilnya akan menjadi dasar bagi pemerintah pusat dan daerah dalam menyusun program yang tepat sasaran, demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat Lombok Utara.

Penulis : Nanang

Editor : Red

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Tak Bernyali Berantas Judi Gelper, Kapolda Riau Diminta Evaluasi Jajaran Polres Pelalawan
Anak 16 Tahun di Lebak Diduga Jadi Korban Tindak Pidana Seksual, Polisi Turun Tangan
Bulog Lebak-Pandeglang: Bantuan Pangan Juli dan September Tuntas 100 Presen, Dua Hari Lebih Cepat
Cekcok Berujung Saling Jambak dan Cakar, MS Dilaporkan ke Polsek Kalideres
Konsisten Lakukan Inovasi dan Bangun Sinergi, Bank Banten Raih Radar Banten Award 2026
Anggota DPR Papua Tengah Pertanyakan Transparansi Penertiban Kawasan Hutan di Nabire
Ketua DPRD Kota Serang Turun Tangan Bantu Warga Kasemen yang Butuh Rehabilitasi
Wamena, Papua Muda Progresif Dorong Dialog dan Perlindungan Warga di Tengah Konflik
Berita ini 20 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Kamis, 1 Oktober 2026 - 20:42 WIB

Tak Bernyali Berantas Judi Gelper, Kapolda Riau Diminta Evaluasi Jajaran Polres Pelalawan

Kamis, 1 Oktober 2026 - 18:59 WIB

Anak 16 Tahun di Lebak Diduga Jadi Korban Tindak Pidana Seksual, Polisi Turun Tangan

Rabu, 30 September 2026 - 11:57 WIB

Cekcok Berujung Saling Jambak dan Cakar, MS Dilaporkan ke Polsek Kalideres

Rabu, 30 September 2026 - 11:22 WIB

Konsisten Lakukan Inovasi dan Bangun Sinergi, Bank Banten Raih Radar Banten Award 2026

Senin, 28 September 2026 - 15:21 WIB

Anggota DPR Papua Tengah Pertanyakan Transparansi Penertiban Kawasan Hutan di Nabire

Berita Terbaru