GAS TERUS, Bulog Lebak – Pandeglang Luncurkan Program SPHP

Avatar photo

- Penulis

Selasa, 24 Januari 2023 - 10:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ikuti kami di Google News

Terasmedia.co Jakarta – Perusahaan Umum Badan Urusan Logistik (Perum Bulog) Kabupaten Lebak-Pandeglang, Provinsi Banten meluncurkan Program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) untuk menstabilkan harga dan mengendalikan inflasi. Program ini menjadi perwujudan tiga pilar kedaulatan pangan yang ditugaskan kepada Bulog.

“Kami siap melaksanakan program SPHP untuk menstabilkan harga dan mengendalikan inflasi. Pemerintah melalui Badan Pangan Nasional/National Food Agency (NFA) akan melakukan operasi pasar sepanjang tahun dengan mengguyur stok beras sebanyak 1,2 juta ton. Hal itu dilakukan untuk menjaga stok dan harga beras di tingkat konsumen selama tahun 2023,” kata Kepala Cabang Perum Bulog Lebak-Pandeglang Umar Said di Lebak, Selasa (23/1).

Lebih lanjut kata Umar, Bulog menjadi salah satu lembaga yang ditunjuk pemerintah dalam mewujudkan kedaulatan pangan. Ada tiga pilar ketahanan pangan yang ditugaskan kepada Bulog yaitu ketersediaan, keterjangkauan, dan stabilitas.

“Kami akan lakkan penyaluran perdana kegiatan SPHP Beras untuk menjaga daya beli masyarakat stabilitas harga. Operasi pasar itu diputuskan melalui Keputusan Kepala Badan Pangan Nasional tentang Petunjuk Pelaksanaan Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) Beras di Tingkat konsumen Tahun 2023,” ucap Umar.

Baca juga : Disperindag Lebak Dukung Operasi Pasar Bulog

Menurut Umar, salah satu tujuan program ini untuk menjaga ketersediaan pasokan dan stabilitas harga beras di tingkat konsumen dan mengendalikan inflasi. Program ini akan dilaksanakan sepanjang tahun sampai dengan tanggal 19 Januari 2023 sebanyak 890.000 kilogram.

Teknis penyaluran akan menyasar pasar tradisional, outlet binaan, pengecer, dan lainnya. Harga yang ditetapkan di depan pintu gudang Bulog, di atas alat angkut pembeli, sebesar Rp8.300 per kilogram.

“Beras ini bisa dijual dengan HET Beras Medium Rp9.450 per kilogram,” tutup Umar. (Iwan)

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Tak Bernyali Berantas Judi Gelper, Kapolda Riau Diminta Evaluasi Jajaran Polres Pelalawan
Anak 16 Tahun di Lebak Diduga Jadi Korban Tindak Pidana Seksual, Polisi Turun Tangan
Bulog Lebak-Pandeglang: Bantuan Pangan Juli dan September Tuntas 100 Presen, Dua Hari Lebih Cepat
Cekcok Berujung Saling Jambak dan Cakar, MS Dilaporkan ke Polsek Kalideres
Konsisten Lakukan Inovasi dan Bangun Sinergi, Bank Banten Raih Radar Banten Award 2026
Anggota DPR Papua Tengah Pertanyakan Transparansi Penertiban Kawasan Hutan di Nabire
Ketua DPRD Kota Serang Turun Tangan Bantu Warga Kasemen yang Butuh Rehabilitasi
Wamena, Papua Muda Progresif Dorong Dialog dan Perlindungan Warga di Tengah Konflik
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 1 Oktober 2026 - 20:42 WIB

Tak Bernyali Berantas Judi Gelper, Kapolda Riau Diminta Evaluasi Jajaran Polres Pelalawan

Kamis, 1 Oktober 2026 - 18:59 WIB

Anak 16 Tahun di Lebak Diduga Jadi Korban Tindak Pidana Seksual, Polisi Turun Tangan

Rabu, 30 September 2026 - 11:57 WIB

Cekcok Berujung Saling Jambak dan Cakar, MS Dilaporkan ke Polsek Kalideres

Rabu, 30 September 2026 - 11:22 WIB

Konsisten Lakukan Inovasi dan Bangun Sinergi, Bank Banten Raih Radar Banten Award 2026

Senin, 28 September 2026 - 15:21 WIB

Anggota DPR Papua Tengah Pertanyakan Transparansi Penertiban Kawasan Hutan di Nabire

Berita Terbaru