FKDB Jadi Pembicara di Bimtek Tanaman Pangan

Avatar photo

- Penulis

Selasa, 7 Maret 2023 - 01:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ikuti kami di Google News

TerasMedia.co Jakarta Forum Komunikasi Doa Bangsa (FKDB) melalui Kelompok Tani Agro Makmur binaan FKDB bersama-sama dengan Baharkam Polri berkomitmen untuk membangun ekosistem pertanian di Kabupaten Keerom, Provinsi Papua dengan salah satu sasaran programnya adalah pemberdayaan masyarakat lokal lebih khususnya masyarakat Asli Papua dalam rangka ketahanan pangan,” Papua, 07 Maret 2023.

Sebagai bentuk pembinaan masyarakat Papua sekaligus mendukung program Pemerintah dan Polri dalam bidang ketahanan pangan, Kelompok Tani Agro Makmur binaan FKDB yang diwakili oleh Bapak Kadir menjadi narasumber dalam kegiatan Bimtek Budidaya dan Penanganan Hama Penyakit Tanaman Kedelai dan Jagung bersama dengan Badan Standarisasi Instrumen Pertanian (BSIP) yang diselenggarakan oleh Bapak H. Sulaeman Hamzah selaku anggota DPR RI Komisi IV – Bidang Pertanian dan Kemandirian Desa bekerjasama dengan Direktorat Jenderal Tanaman Pangan RI selama 2 hari dari mulai tanggal 6-7 Maret 2023 di Grande Arso Hotel, Keerom, Papua

Kegiatan yang bertujuan untuk meningkatkan kompetensi dan keahlian warga asli Papua di bidang pertanian tersebut dihadiri langsung oleh Wakapolres Kab. Keerom, Kompol. D. Pieter Kalahatu S.H, Wakil Bupati Keerom, Wahfir Kosasih, SH., MH., M.Si, dan dinas terkait seperti UPTD Balai Benih Ikan (BBI) dan UPTD Balai Pengawasan dan Sertifikasi Benih (BPSB), Anggota DPR RI Komisi IV – Bidang Pertanian dan Kemandirian Desa H. Sulaeman Hamzah, Direktorat Jenderal Tanaman Pangan RI dan beberapa Bhabinkamtibmas di Kab. Keerom, Papua

FKDB Jadi Pembicara di Bimtek Tanaman Pangan

Pembina Kelompok Tani Agro Makmur sekaligus Pendiri FKDB, H. Ayep Zaki, S.E., M.M. menyampaikan bahwa selain membangun ekosistem pertanian, kemandirian masyarakat juga menjadi salah satu tujuan utama dalam program ini.

“Subur dan luasnya lahan di kabupaten Keerom adalah peluang ekonomi bagi masyarakat. Untuk memaksimalkan potensi ini, maka saya berkomitmen untuk membangun ekosistem pertanian di seluruh wilayah Indonesia, termasuk Keerom dengan melatih warga asli Papua supaya ahli bercocok tanam” kata Ayep Zaki

Dengan terlaksananya kegiatan tersebut diharapkan kedepannya potensi sumber daya alam maupun sumber daya manusia bisa dimanfaatkan, dikelola dan dikembangkan guna membangun perekonomian dan ketahanan pangan di Papua.

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Tak Bernyali Berantas Judi Gelper, Kapolda Riau Diminta Evaluasi Jajaran Polres Pelalawan
Anak 16 Tahun di Lebak Diduga Jadi Korban Tindak Pidana Seksual, Polisi Turun Tangan
Bulog Lebak-Pandeglang: Bantuan Pangan Juli dan September Tuntas 100 Presen, Dua Hari Lebih Cepat
Cekcok Berujung Saling Jambak dan Cakar, MS Dilaporkan ke Polsek Kalideres
Konsisten Lakukan Inovasi dan Bangun Sinergi, Bank Banten Raih Radar Banten Award 2026
Anggota DPR Papua Tengah Pertanyakan Transparansi Penertiban Kawasan Hutan di Nabire
Ketua DPRD Kota Serang Turun Tangan Bantu Warga Kasemen yang Butuh Rehabilitasi
Wamena, Papua Muda Progresif Dorong Dialog dan Perlindungan Warga di Tengah Konflik
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 1 Oktober 2026 - 20:42 WIB

Tak Bernyali Berantas Judi Gelper, Kapolda Riau Diminta Evaluasi Jajaran Polres Pelalawan

Kamis, 1 Oktober 2026 - 18:59 WIB

Anak 16 Tahun di Lebak Diduga Jadi Korban Tindak Pidana Seksual, Polisi Turun Tangan

Rabu, 30 September 2026 - 11:57 WIB

Cekcok Berujung Saling Jambak dan Cakar, MS Dilaporkan ke Polsek Kalideres

Rabu, 30 September 2026 - 11:22 WIB

Konsisten Lakukan Inovasi dan Bangun Sinergi, Bank Banten Raih Radar Banten Award 2026

Senin, 28 September 2026 - 15:21 WIB

Anggota DPR Papua Tengah Pertanyakan Transparansi Penertiban Kawasan Hutan di Nabire

Berita Terbaru