Wabup Mad Romli : Tim Pendamping Keluarga Aktif dan Bersinergi Dengan Semua Pihak

Avatar photo

- Penulis

Selasa, 21 Maret 2023 - 06:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ikuti kami di Google News

Terasmedia.Co, TANGERANG – Wakil Bupati Tangerang H Mad Romli menyebutkan tiga kunci sukses Tim Pendamping Keluarga (TPK) dalam aksi penurunan dan pencegahan stunting di Kabupaten Tangerang. Jika tiga kunci ini dilaksanakan, TPK akan optimal dalam menjalankan tugas.

“Yang pertama adalah koordinasi. Kedua, melakukan penyuluhan dan fasilitasi. Ketiga, mencatat dan membuat laporan hasil pendampingan serta melakukan pemantauan keluarga berisiko stunting,” kata Wabup H Mad Romli saat membuka kegiatan orientasi pelatihan bagi Tim Pendamping Keluarga di Aula Gemilang Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A), Selasa (21/03/23).

H Mad Ramli yang juga Ketua Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) Kabupaten Tangerang meminta seluruh kader TPK Kabupaten Tangerang  aktif dan bersinergi dengan semua pihak dalam rangka meningkatkan efektivitas pelaksanaan aksi penurunan dan pencegahan stunting.

“Saya harap Tim Pendamping Keluarga ini aktif dan bersinergi dengan semua pihak sehingga mampu secara signifikan menekan prevalensi stunting di Kabupaten Tangerang,” katanya.

Baca juga: Wabup Mad Romli Buka Turnamen Sepakbola Anniversary Legend Kecamatan Sukadiri

Wabup memberikan dukungan penuh dan mengucapkan terima kasih atas dedikasi setta komitmen Tim Pendamping Keluarga Kabupaten Tangerang yang menjadi garda terdepan dalam menekan dan mencegah Stunting di Kabupaten Tangerang.

Sementara itu, Plh Kadis DP3A Kab. Tangerang, Efi Indarti, SKM, M.Kes mengatakan, ada 6.516 orang tergabung dalam 2.172 Tim Pendamping Keluarga Kabupaten Tangerang.

“Orientasi ini terbagi dalam 130 angkatan dengan tujuan secara umum adalah meningkatkan pengetahuan dan pemahaman serta kapasitas TPK tentang pencegahan Stunting,” jelas Efi.

Efi melanjutkan narasumber kegiatan berasal dari BKKBN Provinsi Banten, Dinkes, PKK, IBI dan DP3A yang telah mengikuti TOT tingkat nasional.(rls/Ard)

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Matahukum Desak Kejaksaan Periksa Proyek Rehabilitasi Jalan Sunan Kalijaga Lebak dan Lakukan Audit Pengerjaan
Pemprov Banten Sosialisasikan Program Ketahanan Pangan di Lebak
Perjalanan 29 Tahun Berorganisasi, Ir Suhiluddin Lubis Terpilih Aklamasi Pimpin PAC Pemuda Pancasila Deli Tua
Jalan Cijinjuk Bertahun-tahun Rusak, Warga Pertanyakan Peran DPRD: “Setiap Hari Lewat, Mengapa Tak Kunjung Diperjuangkan?”
Ketum FBB: Pilpres 2024 Sudah Selesai, Jangan Terus Cari Jalan untuk Memanggung Isu
Tak Bernyali Berantas Judi Gelper, Kapolda Riau Diminta Evaluasi Jajaran Polres Pelalawan
Anak 16 Tahun di Lebak Diduga Jadi Korban Tindak Pidana Seksual, Polisi Turun Tangan
Bulog Lebak-Pandeglang: Bantuan Pangan Juli dan September Tuntas 100 Presen, Dua Hari Lebih Cepat
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 13 Oktober 2026 - 04:44 WIB

Matahukum Desak Kejaksaan Periksa Proyek Rehabilitasi Jalan Sunan Kalijaga Lebak dan Lakukan Audit Pengerjaan

Senin, 12 Oktober 2026 - 20:31 WIB

Pemprov Banten Sosialisasikan Program Ketahanan Pangan di Lebak

Minggu, 11 Oktober 2026 - 21:12 WIB

Perjalanan 29 Tahun Berorganisasi, Ir Suhiluddin Lubis Terpilih Aklamasi Pimpin PAC Pemuda Pancasila Deli Tua

Kamis, 8 Oktober 2026 - 21:47 WIB

Jalan Cijinjuk Bertahun-tahun Rusak, Warga Pertanyakan Peran DPRD: “Setiap Hari Lewat, Mengapa Tak Kunjung Diperjuangkan?”

Rabu, 7 Oktober 2026 - 19:34 WIB

Ketum FBB: Pilpres 2024 Sudah Selesai, Jangan Terus Cari Jalan untuk Memanggung Isu

Berita Terbaru