Bahaya, Demo HUT Pandeglang 149 Ungkit Anggaran Sepeda Listrik 38 Miliar

Avatar photo

- Penulis

Selasa, 4 April 2023 - 21:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Keterangan foto : Demo HUT ke 149 Pandeglang, Selasa (4/4/2023)

i

Keterangan foto : Demo HUT ke 149 Pandeglang, Selasa (4/4/2023)

Ikuti kami di Google News

TerasMedia.co Pandeglang – Puluhan mahasiswa dari berbagai organisasi yang ada di Pandeglang kembali melakukan aksi demonstrasi dalam rangka memperingati hari ulang tahun (HUT) Kabupaten Pandeglang ke-149. Dalam tersebut, mereka mengkritik kepemimpinan Bupati Irna Narulita dan Wabup Tanto Warsono Arban.

Aksi demo itu digelar di sekitar Tugu Jam dekat kantor Pemkab Pandeglang sore tadi. Mereka menilai tidak ada perubahan signifikan selama masa kepemimpinan Irna dan Tanto. Untuk itu, mereka menyampaikan mosi tak percaya.

“Mosi tidak percaya terhadap pemerintah kabupaten Pandeglang,” kata salah satu massa aksi, Entis Selasa (4/4/23).

Baca juga : GMNI Dorong APH Periksa BPJN Banten Soal Pemeliharsan Jalan di Pandeglang

Entis menilai, selama dua periode masa kepemimpinan, Irna-Tanto belum bisa menyelesaikan kebutuhan dasar masyarakat baik dari sektor pendidikan, kesehatan, dan sosial. Menurutnya, hal itu menjadi persoalan klasik yang harus segera diselesaikan oleh Irna-Tanto.

“Persoalan klasik, baik pendidikan, kesehatan, baik kesenjangan sosial,” ucap Entis.

Sementara itu, peserta aksi lainnya, Affandi, mengkritik kebijakan Irna-Tanto yang dinilai tidak pro-rakyat, yaitu pengadaan sepeda listrik. Menurutnya, pengadaan sepeda listrik untuk RT/RW terkesan tidak mementingkan rakyat banyak.

Menurut TB, anggaran pengadaan sepeda listrik yang mencapai Rp 38 miliar lebih baik dialokasikan pada penanganan infrastruktur jalan. Dia menilai infrastruktur jalan di daerah pedesaan membutuhkan perhatian dan belum tersentuh pembangunan.

“Yang dibutuhkan oleh masyarakat Pandeglang adalah akses infrastruktur jalan di beberapa desa yang masih belum tersentuh,” tutup TB.

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Tak Bernyali Berantas Judi Gelper, Kapolda Riau Diminta Evaluasi Jajaran Polres Pelalawan
Anak 16 Tahun di Lebak Diduga Jadi Korban Tindak Pidana Seksual, Polisi Turun Tangan
Bulog Lebak-Pandeglang: Bantuan Pangan Juli dan September Tuntas 100 Presen, Dua Hari Lebih Cepat
Cekcok Berujung Saling Jambak dan Cakar, MS Dilaporkan ke Polsek Kalideres
Konsisten Lakukan Inovasi dan Bangun Sinergi, Bank Banten Raih Radar Banten Award 2026
Anggota DPR Papua Tengah Pertanyakan Transparansi Penertiban Kawasan Hutan di Nabire
Ketua DPRD Kota Serang Turun Tangan Bantu Warga Kasemen yang Butuh Rehabilitasi
Wamena, Papua Muda Progresif Dorong Dialog dan Perlindungan Warga di Tengah Konflik
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 1 Oktober 2026 - 20:42 WIB

Tak Bernyali Berantas Judi Gelper, Kapolda Riau Diminta Evaluasi Jajaran Polres Pelalawan

Kamis, 1 Oktober 2026 - 18:59 WIB

Anak 16 Tahun di Lebak Diduga Jadi Korban Tindak Pidana Seksual, Polisi Turun Tangan

Rabu, 30 September 2026 - 11:57 WIB

Cekcok Berujung Saling Jambak dan Cakar, MS Dilaporkan ke Polsek Kalideres

Rabu, 30 September 2026 - 11:22 WIB

Konsisten Lakukan Inovasi dan Bangun Sinergi, Bank Banten Raih Radar Banten Award 2026

Senin, 28 September 2026 - 15:21 WIB

Anggota DPR Papua Tengah Pertanyakan Transparansi Penertiban Kawasan Hutan di Nabire

Berita Terbaru