Ada apa Ini, Foto Jokowi–Ma’ruf Masih Terpampang di Polsek Siabu Meski Presiden Sudah Berganti

Avatar photo

- Penulis

Kamis, 22 Mei 2025 - 08:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Keterangan foto: Saat memediasi korban penganiayaan dengan pelaku di Polsek Siabu, Mandailing Natal, Sumatra Utara, Rabu (21/05/2025).

i

Keterangan foto: Saat memediasi korban penganiayaan dengan pelaku di Polsek Siabu, Mandailing Natal, Sumatra Utara, Rabu (21/05/2025).

Ikuti kami di Google News

Terasmedia.co Mandailing Natal – Sebuah pemandangan tak biasa terlihat di ruang Unit Reskrim Polsek Siabu, Mandailing Natal, Sumatra Utara. Di tengah bergulirnya pemerintahan baru di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, ruang tersebut masih menampilkan foto Presiden Joko Widodo dan Ma’ruf Amin, Kamis (22/05/2025).

Hal ini memicu beragam reaksi dan menimbulkan tanda tanya di kalangan masyarakat. Mengapa foto pemimpin terdahulu masih terpajang resmi di institusi negara, padahal masa jabatan mereka telah usai?

Sejumlah warga yang melihat langsung menyebutnya sebagai “momen langka” yang mencerminkan kelalaian administratif atau bahkan simbol resistensi tersirat, meskipun belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian setempat.

Sampai saat ini, belum ada penjelasan dari pihak Polsek Saibu terkait keterlambatan pergantian foto tersebut. Namun publik menanti klarifikasi, mengingat pentingnya simbol kenegaraan sebagai wujud penghormatan terhadap pemimpin yang sedang menjabat.

Fenomena ini menjadi pengingat bahwa transisi pemerintahan bukan hanya urusan kebijakan, tapi juga simbolik — termasuk hal sederhana seperti foto resmi di kantor pemerintahan. (Akbar)

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Dugaan Subkontrak Sepihak dan Progres Lambat, Proyek Preservasi Jalan Banten Selatan Jadi Sorotan
Kasus Gas Portable Gabriel Lumbantoruan: Tanpa Bukti Sah, Buruh Pabrik Dituntut 1 Tahun Penjara
LSM WGAB Minta Aparat Cek Dugaan Aktivitas Tambang Emas di Amberbaken
Dr. Zentoni Kembali Menjabat Direktur Eksekutif LBH Bogor Periode 2026
Buruh Pabrik Gabriel Lumbantoruan Diduga Dikriminalisasi Kasus Gas Portable Ratusan Ribu Rupiah, LBH PERADI Minta Perlindungan KY
Agus Pertanyakan Keteladanan Gibran, Desak DPR Sikapi Polemik Ijazah dan Serukan Wapres Mundur
Awas Penyimpangan, Proyek Rp4,68 Miliar di Jalan Sunan Kalijaga Rangkasbitung Disorot
Penambang Legal Ditertibkan, Penambang Ilegal Diduga Bermunculan di Nabire Dipertanyakan
Berita ini 17 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 14 Oktober 2026 - 14:10 WIB

Dugaan Subkontrak Sepihak dan Progres Lambat, Proyek Preservasi Jalan Banten Selatan Jadi Sorotan

Selasa, 13 Oktober 2026 - 16:04 WIB

LSM WGAB Minta Aparat Cek Dugaan Aktivitas Tambang Emas di Amberbaken

Selasa, 13 Oktober 2026 - 10:19 WIB

Dr. Zentoni Kembali Menjabat Direktur Eksekutif LBH Bogor Periode 2026

Selasa, 13 Oktober 2026 - 10:01 WIB

Buruh Pabrik Gabriel Lumbantoruan Diduga Dikriminalisasi Kasus Gas Portable Ratusan Ribu Rupiah, LBH PERADI Minta Perlindungan KY

Minggu, 11 Oktober 2026 - 16:06 WIB

Agus Pertanyakan Keteladanan Gibran, Desak DPR Sikapi Polemik Ijazah dan Serukan Wapres Mundur

Berita Terbaru