ETOS Ceritakan Peristiwa Sejarah di 27 Juli 1996-27 Juli 2023

Avatar photo

- Penulis

Kamis, 27 Juli 2023 - 17:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Keterangan foto : Peristiwa 27 Juli 1996, Kamis (27/7/2023)

i

Keterangan foto : Peristiwa 27 Juli 1996, Kamis (27/7/2023)

Ikuti kami di Google News

Terasmedia.co Jakarta – Direktur Eksekutif ETOS Indonesia Institute Iskandarsyah memberikan komentarnya terkait tanggal bersejarah hari ini bagi simbol perlawanan terhadap kekuasaan saat itu Orde Baru 27 Juli 1996. Dimana, kata Iskandarsyah, Kantor DPP PDI-P kala itu belum diporakporandakan oleh kekuatan Orde Baru,

“Ini sejarah, ini juga triger perlawanan Rakyat saat itu dari kekuasaan Orde Baru (Era Soeharto), PDI kala itu namanya menjadi bulan-bulanan kekuasaan yang luar biasa, siapa yang tidak tahu kekuatan Soeharto saat itu,” kata Direktur Eksekutif ETOS Indonesia Institute, Iskandarsyah saat Ditemui di bilangan kuningan Jakarta, Kamis 27/7/2023.

Dijelaskan, Iskandarsyah, ada brapa nyawa dikorbankan disitu, kata Iskandarsyah, dia juga sebagai saksi saat itu. Menurut Iskandarsyah, penyerangan kantor DPP PDI di Jalan Diponegoro Jakarta Pusat, kalau tidak salah itu hari sabtu pagi.

“Seingat saya waktu itu rencana nya akan ada peringatan Maulid Nabi Besar Muhammad SAW di kantor DPP PDI saat itu, saya tahu karena saat mimbar bebas Jumatnya tanggal 26 Juli 1996 disampaikan kepada para pengunjung disitu,” jelas Iskandarsyah.

Iskandarsyah menyebut, ada pertanyaan saat ini, apakah Ibu Ketum PDIP (Sekarang) atas peristiwa itu?, ini loyalis beliau banyak jadi korban loh disitu, Ini juga menjadi puncak perlawanan Rakyat terhadap kekuasaan. Kata Iskandarsyah, Sejarah pahit ini mudah dilupakan oleh para penguasa sekarang yang dulu sama-sama teriakkan anti kekuasaan ORBA.

“Atau terlupakan karena peristiwa 27 Juli 1996 adalah bagian dari skenario politik saat itu?, Mari sama-sama kita renungkan, kita ingat kembali pejuang-pejuang perlawanan terhadap ORBA saat itu yang hari ini terbuang jauh dari kekuasaan yang justru lebih arogan dan lebih rakus dari ORBA,” tutup skandarsyah.

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Bank Banten Raih Penghargaan sebagai Popular Brand Kategori Jasa Keuangan Perbankan Daerah
Tanam Mangrove Tak Lagi Sekadar Aksi Hijau, Bali Dorong Blue Carbon Jadi Aset Ekonomi
Komisi XI Tagih Komitmen BI Dorong Lapangan Kerja dan Ekonomi Daerah
Surat dari Ternate: Lily Masita Tomasoa Memohon Keadilan kepada Jaksa Agung
Ketua PW Fatayat NU Ajak Kader Fatayat Aktif Kampanyekan Pariwisata Anyer dan Majukan Ekonomi Kreatif
Menjaga Samudra Tanpa Sekat: Redesign Kewenangan Bakamla dan Urgensi Single Agency Coast Guard
Mayjen TNI Pujo Widodo Apresiasi Keberpihakan Pemerintah kepada Petani
Bukan Hanya Cibinong, Mangihut Sinaga Khawatir Praktik Serupa Menjalar ke Seluruh Lapas
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 30 September 2026 - 21:07 WIB

Bank Banten Raih Penghargaan sebagai Popular Brand Kategori Jasa Keuangan Perbankan Daerah

Selasa, 29 September 2026 - 22:04 WIB

Tanam Mangrove Tak Lagi Sekadar Aksi Hijau, Bali Dorong Blue Carbon Jadi Aset Ekonomi

Selasa, 29 September 2026 - 11:40 WIB

Surat dari Ternate: Lily Masita Tomasoa Memohon Keadilan kepada Jaksa Agung

Senin, 28 September 2026 - 03:50 WIB

Ketua PW Fatayat NU Ajak Kader Fatayat Aktif Kampanyekan Pariwisata Anyer dan Majukan Ekonomi Kreatif

Minggu, 27 September 2026 - 06:11 WIB

Menjaga Samudra Tanpa Sekat: Redesign Kewenangan Bakamla dan Urgensi Single Agency Coast Guard

Berita Terbaru

Gerakan Aksi Anti Korupsi Nasional (GAANAS) melontarkan kritik terhadap pengelolaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Aceh (APBA),

Hukum dan Kriminal

GAANAS Soroti Pokir DPRA Rp1 Triliun, KPK Didesak Telusuri Rantai Anggaran

Selasa, 29 Sep 2026 - 23:33 WIB