Ketua MPR RI Bamsoet Apresiasi Pengangkatan Maruli Sebagai KASAD

Avatar photo

- Penulis

Jumat, 1 Desember 2023 - 15:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Keterangan foto : Ketua MPR RI Bamsoet Apresiasi Pengangkatan Jenderal TNI Maruli Simanjuntak Sebagai KASAD TNI, Jumat (1/12/2023)

i

Keterangan foto : Ketua MPR RI Bamsoet Apresiasi Pengangkatan Jenderal TNI Maruli Simanjuntak Sebagai KASAD TNI, Jumat (1/12/2023)

Ikuti kami di Google News

Terasmedia.co JAKARTA – Ketua MPR RI sekaligus Wakil Ketua Umum Partai Golkar Bambang Soesatyo mendukung pengangkatan Letjen TNI Maruli Simanjuntak menjadi Jenderal sebagai Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KASAD), menggantikan Jenderal TNI Agus Subiyanto yang diangkat menjadi Panglima TNI. Jenderal Maruli merupakan putra daerah Sumatera Utara yang berasal dari Pematangsiantar. Lulusan Akademi Militer (1992) yang berasal dari kecabangan Infanteri (Kopassus) dan Detasemen Tempur Cakra.

Bamsoet yang juga penerima penghargaan Brevet Baret Ungu Korps Marinir Warga Kehormatan TNI AL, Brevet Wing Penerbang Kelas 1 Pesawat Tempur Warga Kehormatan TNI-AU, serta Brevet Hiu Kencana Satuan Kapal Selam Warga Kehormatan TNI-AL ini menekankan, Jenderal Maruli memiliki rekam jejak yang qualified sebagai KASAD. Berbagai jabatan strategis pernah sukses diemban. Antara lain, Danpaspampres (2018—2020), Pangdam IX Udayana (2020—2022), dan Pangkostrad (2022—2023).

“Pemilu 2024 menjadi tantangan tersendiri bagi KASAD. Selain memastikan Pemilu 2024 berjalan aman dan damai, KASAD memiliki peran penting untuk membantu Panglima TNI dalam menjaga netralitas para personil TNI, khususnya di lingkungan Angkatan Darat. Sebagai institusi negara dalam menjaga pertahanan dan kedaulatan bangsa dan negara, TNI harus berdiri di atas kepentingan nasional, bukan diatas kepentingan partai politik. Politik TNI adalah politik kenegaraan dan politik kebangsaan, sebagaimana diamanahkan dalam UU No. 34/2004 tentang TNI,” ujar Bamsoet di Jakarta, Rabu (29/11/23).

Ketua DPR RI ke-20 dan mantan Ketua Komisi III DPR RI bidang Hukum, HAM, dan Keamanan ini menjelaskan, keterlibatan tentara juga sangat penting sebagai penjaga kedaulatan NKRI dalam menghadapi kelompok intoleran yang terkadang berujung kepada gerakan terorisme. Mengingat di era modern seperti saat ini, berbaurnya ancaman militer dan non-militer telah mendorong terciptanya dilema geopolitik dan geostrategis global yang sulit diprediksi dan diantisipasi.

“Konsepsi mengenai keamanan nasional tidak lagi bersifat kasat mata dan konvensional. Melainkan bersifat kompleks, multidimensional, serta berdimensi ideologis. Antara lain berkembangnya sikap intoleransi dalam kehidupan beragama, hingga tumbuhnya radikalisme dan terorisme.” jelas Bamsoet.

Wakil Ketua Umum FKPPI/Kepala Badan Bela Negara FKPPI dan Wakil Ketua Umum Pemuda Pancasila serta Kepala Badan Polhukam KADIN Indonesia ini menerangkan, TNI AD juga harus siap menghadapi ancaman keamanan non-tradisional, seperti terorisme, perubahan iklim, dan perang siber, yang telah menjadi fokus utama dalam dinamika geopolitik.

“Di dalam negeri, saat ini kita juga masih dihadapkan pada persoalan resistensi Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Papua. Penyelesaian persoalan KKB harus dilakukan secara komprehensif, selain melalui tindakan tegas dan terukur aparat keamanan TNI dan POLRI, juga dengan mengedepankan pendekatan kebudayaan dan kesejahteraan. Tidak kalah pentingnya, harus diambil tindakan tegas terhadap penyelewengan dana otonomi khusus yang tidak tepat sasaran dan merugikan kepentingan rakyat Papua,” pungkas Bamsoet.

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Marwan Jafar PKB: Perluasan QRIS Harus Diiringi Penguatan Keamanan dan Perlindungan Konsumen
Bank Banten Raih Penghargaan sebagai Popular Brand Kategori Jasa Keuangan Perbankan Daerah
Tanam Mangrove Tak Lagi Sekadar Aksi Hijau, Bali Dorong Blue Carbon Jadi Aset Ekonomi
Komisi XI Tagih Komitmen BI Dorong Lapangan Kerja dan Ekonomi Daerah
Surat dari Ternate: Lily Masita Tomasoa Memohon Keadilan kepada Jaksa Agung
Ketua PW Fatayat NU Ajak Kader Fatayat Aktif Kampanyekan Pariwisata Anyer dan Majukan Ekonomi Kreatif
Menjaga Samudra Tanpa Sekat: Redesign Kewenangan Bakamla dan Urgensi Single Agency Coast Guard
Mayjen TNI Pujo Widodo Apresiasi Keberpihakan Pemerintah kepada Petani
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 1 Oktober 2026 - 13:10 WIB

Marwan Jafar PKB: Perluasan QRIS Harus Diiringi Penguatan Keamanan dan Perlindungan Konsumen

Rabu, 30 September 2026 - 21:07 WIB

Bank Banten Raih Penghargaan sebagai Popular Brand Kategori Jasa Keuangan Perbankan Daerah

Selasa, 29 September 2026 - 22:04 WIB

Tanam Mangrove Tak Lagi Sekadar Aksi Hijau, Bali Dorong Blue Carbon Jadi Aset Ekonomi

Selasa, 29 September 2026 - 19:57 WIB

Komisi XI Tagih Komitmen BI Dorong Lapangan Kerja dan Ekonomi Daerah

Selasa, 29 September 2026 - 11:40 WIB

Surat dari Ternate: Lily Masita Tomasoa Memohon Keadilan kepada Jaksa Agung

Berita Terbaru