KEREN…!Perang Rusia-Ukraina Jadi Kajian Operasi Matra Darat

Avatar photo

- Penulis

Jumat, 4 November 2022 - 16:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ikuti kami di Google News

Terasmedia.co JAKARTA – Strategi pertahanan yang diterapkan Ukraina mengadopsi teknologi dan taktik baru yang diintegrasikan dalam sistem pertahanan dengan melibatkan seluruh potensi sumber daya yang dimiliki ternyata mampu mengimbangi kekuatan persenjataan dari Rusia.

“Konflik Rusia-Ukraina menjadi studi dan kajian yang menarik dalam konsep operasi matra darat,” kata Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Dr Dudung Abdurachman saat menjadi Keynote Speaker pada Indo Defence Forum Land System yang mengusung tema “The Development of Technology And Tactics of Ground Battle in XXI Century,” bertempat di Junior Building JIExpo Kemayoran, Jakarta, Jumat (4/11/2022).

Baca juga : SEGERA…!Kuasa Hukum Desak Polisi Tangkap Pengeroyok Purnawirawan TNI di Tangerang

Menurut Jenderal Dudung, konsep operasi matra darat yang dahulu ditandai dengan penguasaan wilayah dalam menentukan kemenangan suatu peperangan, saat ini tidak lagi menjadi suatu hal yang utama dalam menentukan kemenangan dalam suatu peperangan, tetapi yang utama adalah melibatkan seluruh aspek kehidupan berbangsa dan bernegara.

“Saya sampaikan bahwa perang darat bersifat multidimensi yang melibatkan tidak hanya militer saja, tetapi juga melibatkan seluruh aspek kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara,” paparnya.

Sebut saja sebagai contoh pelibatan seluruh masyarakat dalam perang gerilya yang dilaksanakan oleh Panglima Besar Jenderal Sudirman yang terbukti membuahkan hasil, meskipun dengan persenjataan yang kalah jauh dibandingkan dengan musuh pada saat itu.

Namun seiring dengan perkembangan teknologi yang semakin modern, tren perang darat memiliki kompleksitas jauh lebih besar dibandingkan dengan generasi perang sebelumnya yang ditandai dengan adanya volatility, uncertainty, complexity, dan ambiguity, atau dikenal sebagai VUCA. Oleh karenanya perlu menyiapkan Ruang, Alat, dan Kondisi Juang untuk kepentingan operasi militer untuk perang.

Dalam menghadapi perang darat yang bersifat multidimensi dan kompleks, dikatakan Jenderal Dudung perlu disiapkan sejak dini keterlibatan stakeholder terkait. Kemudian Operasi Militer untuk Perang (OMP) harus didukung dengan seluruh potensi sumber daya nasional yang telah ditransformasikan untuk kepentingan pertahanan negara.

“Selanjutnya dari sisi operasi matra darat, penggunaan taktik gerilya harus dapat didukung dengan teknologi modern yang didukung dengan siber yang tangguh,” pungkas orang nomor satu di Angkatan Darat ini.

Dalam kegiatan ini turut dihadiri Irjen Kemhan RI Letjen TNI Dr. Budi Priono, S.T., M.M., C.Fr.A., Head of Land Platforms and Weapons Janes, Mr. Andrew Galer, Mr. Ken Conboy (Military Expert), Mr. Frank S, Clark III (Executive Director, Asia-Pacific, Janes), Kolonel Purn Olivert Fort (Analis Artileri Nexter), serta para peserta Indo Defence Forum Land System lainnya. (Dede).

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Tanam Mangrove Tak Lagi Sekadar Aksi Hijau, Bali Dorong Blue Carbon Jadi Aset Ekonomi
Komisi XI Tagih Komitmen BI Dorong Lapangan Kerja dan Ekonomi Daerah
Surat dari Ternate: Lily Masita Tomasoa Memohon Keadilan kepada Jaksa Agung
Ketua PW Fatayat NU Ajak Kader Fatayat Aktif Kampanyekan Pariwisata Anyer dan Majukan Ekonomi Kreatif
Menjaga Samudra Tanpa Sekat: Redesign Kewenangan Bakamla dan Urgensi Single Agency Coast Guard
Mayjen TNI Pujo Widodo Apresiasi Keberpihakan Pemerintah kepada Petani
Bukan Hanya Cibinong, Mangihut Sinaga Khawatir Praktik Serupa Menjalar ke Seluruh Lapas
Kabel Menjuntai Sebabkan Kecelakaan di Kampung Grojog, Ini Tanggapan TelkomGroup
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 29 September 2026 - 22:04 WIB

Tanam Mangrove Tak Lagi Sekadar Aksi Hijau, Bali Dorong Blue Carbon Jadi Aset Ekonomi

Selasa, 29 September 2026 - 19:57 WIB

Komisi XI Tagih Komitmen BI Dorong Lapangan Kerja dan Ekonomi Daerah

Senin, 28 September 2026 - 03:50 WIB

Ketua PW Fatayat NU Ajak Kader Fatayat Aktif Kampanyekan Pariwisata Anyer dan Majukan Ekonomi Kreatif

Minggu, 27 September 2026 - 06:11 WIB

Menjaga Samudra Tanpa Sekat: Redesign Kewenangan Bakamla dan Urgensi Single Agency Coast Guard

Sabtu, 26 September 2026 - 13:45 WIB

Mayjen TNI Pujo Widodo Apresiasi Keberpihakan Pemerintah kepada Petani

Berita Terbaru

Gerakan Aksi Anti Korupsi Nasional (GAANAS) melontarkan kritik terhadap pengelolaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Aceh (APBA),

Hukum dan Kriminal

GAANAS Soroti Pokir DPRA Rp1 Triliun, KPK Didesak Telusuri Rantai Anggaran

Selasa, 29 Sep 2026 - 23:33 WIB