DPR RI Desak Mendagri Tegas Tentukan Batas Wilayah

Avatar photo

- Penulis

Selasa, 29 November 2022 - 07:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ikuti kami di Google News

Terasmedia.co Jakarta – Anggota Komisi II DPR RI Difriadi meminta Menteri Dalam Negeri agar bertindak tegas dalam penetapan batas wilayah yang saat ini masih menimbulkan masalah dan berpotensi menimbulkan konflik di daerah.

Hal tersebut di katakan Dalam Rapat kerja antara Komisi II DPR RI dengan Menteri Dalam Negeri RI Membahas Proses Penyelesaian Segmen Batas daerah Provinsi/Kabupaten/Kota di Indonesia, pada Senin, (21/11/202).

Baca juga : DPR RI Dobrak Percepatan Sertifikasi Tanah Trasmigrasi

Menteri dalam Negeri harus tegas karena penentuan batas wilayah di daerah banyak sarat akan kepentingan.

“Saya dulu pernah jadi Camat jadi harus sedikit lebih keras,karena wilayah rebutan juga dengan berbagai kepentingan,”kata Difri.

Kepentingan kepentingan ini tidak bisa di akomodir semua yang penting dalam menetapkannya ada asas rasionalisme,sosial,suku yang harus di kedepankan

Menurutnya,Wilayah yang paling berpotensi menimbulkan konflik dalam menentukan batas wilayah dan jadi rebutan adalah wilayah yang memiliki potensi akan sumber daya Alam.

Untuk itu di perlukan kebijakan kebijakan afirmasi anggaran bagi wilayah yang berhasil menyelesaikan masalah batas wilayah.

“Oleh karena itu di sini perlu ada afirmasi dalam bentuk anggaran,misal daerah yang tidak konflik lagi itu perlu di back up pelayanannya sekaligus anggaram”,tegas Difri.

Selain back up anggaran pemerintah harus menjamin hak atas tanah wilayah yang terdahulu di kuasai dan telah berpindah ke wilayah baru,agar ada rasa keadilan bagi daerah.

Disisi lain difriadi juga memberikan apresiasi kepada kementrian dalam negeri yg telah menyelesaikan batas wilayah dan cukup tinggi persentasi keberhasilannya. (Deni)

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Tanam Mangrove Tak Lagi Sekadar Aksi Hijau, Bali Dorong Blue Carbon Jadi Aset Ekonomi
Komisi XI Tagih Komitmen BI Dorong Lapangan Kerja dan Ekonomi Daerah
Surat dari Ternate: Lily Masita Tomasoa Memohon Keadilan kepada Jaksa Agung
Ketua PW Fatayat NU Ajak Kader Fatayat Aktif Kampanyekan Pariwisata Anyer dan Majukan Ekonomi Kreatif
Menjaga Samudra Tanpa Sekat: Redesign Kewenangan Bakamla dan Urgensi Single Agency Coast Guard
Mayjen TNI Pujo Widodo Apresiasi Keberpihakan Pemerintah kepada Petani
Bukan Hanya Cibinong, Mangihut Sinaga Khawatir Praktik Serupa Menjalar ke Seluruh Lapas
Kabel Menjuntai Sebabkan Kecelakaan di Kampung Grojog, Ini Tanggapan TelkomGroup
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 29 September 2026 - 22:04 WIB

Tanam Mangrove Tak Lagi Sekadar Aksi Hijau, Bali Dorong Blue Carbon Jadi Aset Ekonomi

Selasa, 29 September 2026 - 19:57 WIB

Komisi XI Tagih Komitmen BI Dorong Lapangan Kerja dan Ekonomi Daerah

Selasa, 29 September 2026 - 11:40 WIB

Surat dari Ternate: Lily Masita Tomasoa Memohon Keadilan kepada Jaksa Agung

Senin, 28 September 2026 - 03:50 WIB

Ketua PW Fatayat NU Ajak Kader Fatayat Aktif Kampanyekan Pariwisata Anyer dan Majukan Ekonomi Kreatif

Minggu, 27 September 2026 - 06:11 WIB

Menjaga Samudra Tanpa Sekat: Redesign Kewenangan Bakamla dan Urgensi Single Agency Coast Guard

Berita Terbaru

Gerakan Aksi Anti Korupsi Nasional (GAANAS) melontarkan kritik terhadap pengelolaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Aceh (APBA),

Hukum dan Kriminal

GAANAS Soroti Pokir DPRA Rp1 Triliun, KPK Didesak Telusuri Rantai Anggaran

Selasa, 29 Sep 2026 - 23:33 WIB