Azka Aufary Ramli : Hati Saya Tergerak Melihat Tingginya Tingkat Pengangguran

Avatar photo

- Penulis

Sabtu, 15 Februari 2025 - 22:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Keterangan Foto: Azka Aufary Ramli Ketua Umum Asosiasi Pengusaha.

i

Keterangan Foto: Azka Aufary Ramli Ketua Umum Asosiasi Pengusaha.

Ikuti kami di Google News

Terasmedia.co Jakarta – Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) per Agustus 2024, tingkat pengangguran terbuka di Indonesia mencapai 4,91% atau setara dengan 7,47 juta jiwa, jumlah yang lebih besar dari total populasi Singapura yang sekitar 5 juta jiwa.

Jika tidak segera ditangani, situasi ini bisa menjadi malapetaka demografi. Tidak heran, jumlah pengguna narkoba di Indonesia mencapai 3,3 juta orang, pemain judi online 11 juta orang, dan pengguna pinjaman online 129 juta akun.

Kontribusi tingkat pengangguran terbuka juga cukup tinggi di kalangan lulusan perguruan tinggi, dengan lulusan diploma sebesar 4,83% dan lulusan universitas 5,25%.

Ini menjadi pekerjaan rumah besar bagi kita semua, karena permasalahan ini belum menemukan solusi yang efektif hingga saat ini.Beberapa faktor utama yang berkontribusi terhadap tingginya angka pengangguran di kalangan lulusan sarjana antara lain:

1. Kesenjangan keterampilan dengan kebutuhan pasar kerja – Banyak lulusan yang tidak memiliki keterampilan yang sesuai dengan kebutuhan industri.

2. Kurikulum yang kurang adaptif Sistem pendidikan yang belum sepenuhnya mengikuti perkembangan dunia kerja membuat lulusan kurang siap bersaing.

3. Aspirational mismatch – Lulusan universitas cenderung memiliki ekspektasi tinggi terhadap pekerjaan yang diinginkan, tetapi tidak sesuai dengan realitas pasar kerja. Hal ini menyebabkan mereka lebih lama menganggur dibandingkan lulusan SMA atau diploma.

4. Reservation wage gap – Banyak lulusan yang memilih menunggu pekerjaan yang dianggap ideal, sehingga menunda masuk ke dunia kerja. Selain itu, akses terhadap peluang kerja yang relevan masih menjadi kendala bagi banyak lulusan

“Sebagai Ketua Umum Asosiasi Pengusaha, saya berinisiatif untuk menjadi hub yang menghubungkan institusi pemerintahan, perguruan tinggi, dan pelaku industri agar dapat bersinergi dalam menyelesaikan permasalahan ini” ujar Ketua Umum HIPPI Jakarta Selatan

Upaya ini juga sejalan dengan Asta Cita Presiden Prabowo dan Wakil Presiden Gibran, khususnya poin ke-3 dan ke-4, yaitu:

Meningkatkan lapangan kerja yang berkualitas dan Memperkuat sumber daya manusia Indonesia.

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Surat dari Ternate: Lily Masita Tomasoa Memohon Keadilan kepada Jaksa Agung
Ketua PW Fatayat NU Ajak Kader Fatayat Aktif Kampanyekan Pariwisata Anyer dan Majukan Ekonomi Kreatif
Menjaga Samudra Tanpa Sekat: Redesign Kewenangan Bakamla dan Urgensi Single Agency Coast Guard
Mayjen TNI Pujo Widodo Apresiasi Keberpihakan Pemerintah kepada Petani
Bukan Hanya Cibinong, Mangihut Sinaga Khawatir Praktik Serupa Menjalar ke Seluruh Lapas
Kabel Menjuntai Sebabkan Kecelakaan di Kampung Grojog, Ini Tanggapan TelkomGroup
Dede Yusuf: Ombudsman Tak Boleh Dihalangi, Tugasnya Mengawasi Pelayanan Publik
Praktisi Pendidikan Apresiasi Komitmen Presiden Prabowo Terkait Pendidikan Gratis hingga Perguruan Tinggi
Berita ini 1 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Selasa, 29 September 2026 - 11:40 WIB

Surat dari Ternate: Lily Masita Tomasoa Memohon Keadilan kepada Jaksa Agung

Senin, 28 September 2026 - 03:50 WIB

Ketua PW Fatayat NU Ajak Kader Fatayat Aktif Kampanyekan Pariwisata Anyer dan Majukan Ekonomi Kreatif

Minggu, 27 September 2026 - 06:11 WIB

Menjaga Samudra Tanpa Sekat: Redesign Kewenangan Bakamla dan Urgensi Single Agency Coast Guard

Sabtu, 26 September 2026 - 13:45 WIB

Mayjen TNI Pujo Widodo Apresiasi Keberpihakan Pemerintah kepada Petani

Jumat, 25 September 2026 - 15:09 WIB

Bukan Hanya Cibinong, Mangihut Sinaga Khawatir Praktik Serupa Menjalar ke Seluruh Lapas

Berita Terbaru