Sejumlah Bawahan Prabowo Ngomong Bak Preman Kampung dan Terminal

Avatar photo

- Penulis

Sabtu, 22 Februari 2025 - 19:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Keterangan foto : Direktur Political and Public Policy Studies (P3S) Jerry Massie, Sabtu (22/2/2025)

i

Keterangan foto : Direktur Political and Public Policy Studies (P3S) Jerry Massie, Sabtu (22/2/2025)

Ikuti kami di Google News

Terasmedia.co Jakarta – Direktur Political and Public Policy Studies (P3S) Jerry Massie menilai ada hal yang rancu dikabinet Prabowo ,ada sejumlah Menteri dan Wakil Menteri yang ngomong dulu baru berpikir.

Seperti pernyataan konyol keluar dari mulut Wamen Kemenaker Immanuel Ebehaezer belum lama ini lewat ciutannya di IG soal hastag #kaburajadulu dan jangan balik lagi dan tertawa.

Memang Noel ini sebaiknya duduk menteri urusan aktivis saja.

“Saya sempat berapa kali nonton seorang Wamen Prabowo berdebat dengan sejumlah narasumber. Hal ini konyol dan sisi rasionalitas sampai nalar pun akan sulit menerimanya. Pasalnya mereka pejabat negara,” ujar Jerry.

Harusnya kata Jerry tugas Noel bagaimana mencari solution and tne way out soal kondisi tenaga kerja Indonesia mulai dari pengupahan, THR, PHK sampai kesejahteraan pekerja,” kata peneliti kebijakan publik dari Amerika ini.

Sebagai Wamen tandasnya, harus menjaga sikap, tutur kata dan berpikir sebelum mengeluarkan statement di media sosial.

“Gagasan dan idenya sampai kebijakannya nol tapi mulutnya saja kencang. Noel ini sebetulnya bukan menunjukan sikap sebagai pejabat publik,” kata Jerry.

“Saya sarankan agar Prabowo menegur para menterinya yang asbun dan menjadi biang kerok kegaduhan,” tutur Jerry.

Mendingan diam saja ucapnya, kalau tak paham soal inti pembicara. Kalau bukan Tupoksinya atau diluar kementeriannya tak perlu sok pintar dan arogan.

Ada pula yang menyikapi hastag ini peryataan Bahlil yang menyebut mereka yang kabur keuar negeri tak nasionalisme.

Paling utama ujar Jerry, etika pembantu presiden harus dikedepankan bicara yang bermanfaat, punya dampak positif dan kata-kata memotivasi.

“Seorang menteri harus solutif bukan kontradiksi dan kontraproduktif. Saya tak pernah jumpai model pemimpin seperti ini diera mantan Presiden Soeharto, BJ Habibie sampai Presiden SBY. Baru di era Presiden Jokowi dan Praoowo yang mana ada segelintir pembantunya yang banyak bacot,” kata dia.

Belum lagi sikap Menteri Sekretaris Kabinet pun terkesan arogan Mayor Teddy yang mempermalukan sejumlah jenderal sampai mantan Ketua Tim pemenangan Prabowo-Gibran Roeslan Roslani sempat dipermalukannya olehnya.

Prabowo saja sopan santun dan sangat menghormati para seniornya contohnya sikap Prabowo yang menghormati mantan Wapres Try Sutrisno.

“Prabowo harus mendisplinkan para pembantunya yang kelakuaanya bak kampung dan preman terminal seperi Bahli, Luhut sampai Noel yang bicara tanpa berpikir. Apalagi Luhut Panjaitan yang kerap ngomong tanpa berpikir. Ada indikasi mengacaukan pemeintahan. Ini menunjukan pejabat tanpa etika atau sopan-santun,” tegas Jerry.

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Lewat Pendidikan Politik, Anton Suratto Bangun Kader Partai Demokrat yang Tangguh di Jabar
Ijazah Gibran: Soal Administrasi atau Pertarungan Politik, Zulhamedy Syamsi Ungkap Makna di Balik Polemik
HUT Banten ke-26 Diwarnai Aksi Mahasiswa, GMNI Soroti Persoalan Pendidikan hingga Infrastruktur
Pakar : Punya Ijasah Ghoib, Gibran Pantas Didiskualifikasi
Jalan Ciinjuk Rusak, Aktivis: Tak Semulus dan Secantik Wajah Bupati Pandeglang
OJK Wajib Maksimal Lindungi Konsumen
Hafid Baso Ucapkan Selamat kepada Muhammad Sarmuji, Menteri Perindustrian Baru
Ombudsman Jakarta Raya Dukung Penindakan ODOL: Teknologi ETLE Bergerak Langkah Tepat
Berita ini 27 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 09:06 WIB

Lewat Pendidikan Politik, Anton Suratto Bangun Kader Partai Demokrat yang Tangguh di Jabar

Rabu, 7 Oktober 2026 - 19:32 WIB

Ijazah Gibran: Soal Administrasi atau Pertarungan Politik, Zulhamedy Syamsi Ungkap Makna di Balik Polemik

Minggu, 4 Oktober 2026 - 20:12 WIB

HUT Banten ke-26 Diwarnai Aksi Mahasiswa, GMNI Soroti Persoalan Pendidikan hingga Infrastruktur

Minggu, 4 Oktober 2026 - 19:01 WIB

Pakar : Punya Ijasah Ghoib, Gibran Pantas Didiskualifikasi

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 19:16 WIB

Jalan Ciinjuk Rusak, Aktivis: Tak Semulus dan Secantik Wajah Bupati Pandeglang

Berita Terbaru