Simulasi Dapur Mandiri MBG Digelar di Rejang Lebong, Dikelola Yayasan Ar Rahman

Avatar photo

- Penulis

Senin, 12 Mei 2025 - 23:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Keterangan Foto : (Red)

i

Keterangan Foto : (Red)

Ikuti kami di Google News

Terasmedia.co Rejang Lebong – Sebuah kegiatan simulasi dapur mandiri MBG (Makanan Bergizi Gratis) dilaksanakan di Kabupaten Rejang Lebong, Provinsi Bengkulu. Kegiatan ini dikelola oleh Yayasan Ar Rahman yang diketuai oleh Bapak Mardiono, SH, dan bekerja sama dengan Koperasi SBRPN2 yang dipimpin oleh Bapak Odang Sudrajat, 12 Mei 2025.

Simulasi belajar ini turut didampingi oleh H. Moch Soleh, MA., Ketua Umum Front Banten Bersatu (FBB) sekaligus Ketua DPW Pas Gibran Provinsi Banten. Hadir pula Bapak Atur Ibrahim dari Jakarta serta aparatur setempat yang turut mendukung kelancaran kegiatan.

Kegiatan tersebut disambut antusias oleh murid-murid sekolah dasar (SD) dan para guru penerima program MBG secara mandiri dari Yayasan Ar Rahman. Mereka tampak antusias mengikuti jalannya simulasi yang bertujuan untuk memperkenalkan dan melatih pengelolaan dapur sehat secara mandiri di lingkungan sekolah.

Dalam kesempatan itu, H. Moch Soleh menyampaikan harapannya agar pemerintah dan Badan Gizi Nasional (BGN) memberikan perhatian lebih terhadap daerah-daerah pelosok seperti Kabupaten Rejang Lebong.

“Alangkah baiknya pemerintah dan BGN memprioritaskan daerah pelosok. Karena daerah seperti Rejang Lebong sangat membutuhkan dan mendambakan perhatian prioritas dari pemerintah,” ujar H. Moch Soleh.

Ia juga menyoroti tantangan yang dihadapi masyarakat pelosok, mulai dari daya beli yang lemah hingga jarak tempuh siswa yang jauh dari sekolah.

“Jadi hemat saya, tolong didahulukan yang di pelosok-pelosok,” tambahnya.

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Marwan Jafar PKB: Perluasan QRIS Harus Diiringi Penguatan Keamanan dan Perlindungan Konsumen
Bank Banten Raih Penghargaan sebagai Popular Brand Kategori Jasa Keuangan Perbankan Daerah
Tanam Mangrove Tak Lagi Sekadar Aksi Hijau, Bali Dorong Blue Carbon Jadi Aset Ekonomi
Komisi XI Tagih Komitmen BI Dorong Lapangan Kerja dan Ekonomi Daerah
Surat dari Ternate: Lily Masita Tomasoa Memohon Keadilan kepada Jaksa Agung
Ketua PW Fatayat NU Ajak Kader Fatayat Aktif Kampanyekan Pariwisata Anyer dan Majukan Ekonomi Kreatif
Menjaga Samudra Tanpa Sekat: Redesign Kewenangan Bakamla dan Urgensi Single Agency Coast Guard
Mayjen TNI Pujo Widodo Apresiasi Keberpihakan Pemerintah kepada Petani
Berita ini 37 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Kamis, 1 Oktober 2026 - 13:10 WIB

Marwan Jafar PKB: Perluasan QRIS Harus Diiringi Penguatan Keamanan dan Perlindungan Konsumen

Rabu, 30 September 2026 - 21:07 WIB

Bank Banten Raih Penghargaan sebagai Popular Brand Kategori Jasa Keuangan Perbankan Daerah

Selasa, 29 September 2026 - 22:04 WIB

Tanam Mangrove Tak Lagi Sekadar Aksi Hijau, Bali Dorong Blue Carbon Jadi Aset Ekonomi

Selasa, 29 September 2026 - 19:57 WIB

Komisi XI Tagih Komitmen BI Dorong Lapangan Kerja dan Ekonomi Daerah

Selasa, 29 September 2026 - 11:40 WIB

Surat dari Ternate: Lily Masita Tomasoa Memohon Keadilan kepada Jaksa Agung

Berita Terbaru