Desa Tanpa Listrik Jadi Sorotan, Syafruddin Dorong Akselerasi RUPTL

Avatar photo

- Penulis

Rabu, 14 Mei 2025 - 17:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Keterangan Foto : Anggota Komisi XII DPR RI dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Syafruddin.

i

Keterangan Foto : Anggota Komisi XII DPR RI dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Syafruddin.

Ikuti kami di Google News

Terasmedia.co Jakarta — Anggota Komisi XII DPR RI dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Syafruddin, mendorong agar Rencana Usaha Penyediaan Tenaga Listrik (RUPTL) segera disahkan. Hal ini disampaikannya dalam rapat kerja bersama PT PLN (Persero) di Kompleks Parlemen, Senayan 14 Mei 2025.

Menurut Syafruddin, RUPTL menjadi acuan utama atau “kitab suci” dalam pelaksanaan seluruh program dan rencana pengembangan kelistrikan nasional. “Jadi itu pedomannya PLN, mau bekerja apa, mau menonton apa, itu menjadi rumahnya. Maka kita dorong agar segera mengesahkan RUPTL supaya semua rencana dan program pengembangan PLN itu segera bisa dieksekusi dengan baik,” tegasnya.

Ia juga menyoroti masih adanya ketimpangan akses listrik di berbagai wilayah Indonesia. Berdasarkan data yang ia miliki, setidaknya terdapat 106 desa yang hingga kini belum teraliri listrik PLN. “Makanya kita dorong untuk mempercepat pemasangan listrik di desa dan daerah terpencil. Tapi syarat utamanya, RUPTL harus diselesaikan terlebih dahulu,” tambahnya.

Syafruddin menekankan pentingnya percepatan elektrifikasi sebagai bagian dari pemerataan pembangunan dan peningkatan kualitas hidup masyarakat di daerah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T).

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Petisi Palmerah Akan Terus Kawal Isu Legitimasi Akademik Wakil Presiden Gibran
Pemkab Sorong Salurkan Alat Bantu Disabilitas, Kadinsos Amatus Turot: Keterbatasan Fisik Bukan Penghalang untuk Berkarya
Pimpin DPD PAN Raja Ampat, Anggota DPRK Ruben Sauyai Siap Emban Amanah Partai
KAMAKSI: Dua Kurator Koba Tin Ditahan, Kini Usut Aliran Dana dan Tanggung Jawab Perusahaan
 Jerry Massie: Kontroversi Ucapan Seputar LBP Sumut, Ada Kekhawatiran Gangguan Iklim Akademisi
Kapolri Harus Buka Kembali Kasus Payment Gateway Denny Indrayana, Demi Pulihkan Nama Baik Polri
Dukung Prabowo untuk 2029, Pengamat: Golkar Dinilai Sengaja Jaga Ruang Manuver untuk Gibran
 Usai Pecah Rekor Nasional, BULOG Lebak‑Pandeglang Bersyukur dan Berbagi ke Anak Yatim
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 14 Oktober 2026 - 14:42 WIB

Petisi Palmerah Akan Terus Kawal Isu Legitimasi Akademik Wakil Presiden Gibran

Selasa, 13 Oktober 2026 - 22:19 WIB

Pemkab Sorong Salurkan Alat Bantu Disabilitas, Kadinsos Amatus Turot: Keterbatasan Fisik Bukan Penghalang untuk Berkarya

Selasa, 13 Oktober 2026 - 22:14 WIB

Pimpin DPD PAN Raja Ampat, Anggota DPRK Ruben Sauyai Siap Emban Amanah Partai

Senin, 12 Oktober 2026 - 18:47 WIB

KAMAKSI: Dua Kurator Koba Tin Ditahan, Kini Usut Aliran Dana dan Tanggung Jawab Perusahaan

Minggu, 11 Oktober 2026 - 20:39 WIB

 Jerry Massie: Kontroversi Ucapan Seputar LBP Sumut, Ada Kekhawatiran Gangguan Iklim Akademisi

Berita Terbaru