Penumpang Lion Air Kecewa Pesawat ke Batam Terlambat Dua Jam Lebih

Avatar photo

- Penulis

Sabtu, 10 Desember 2022 - 08:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ikuti kami di Google News

Terasmedia.co Jakarta – Sejumlah penumpang pesawat maskapai penerbangan Lion Air di Bandar Udara (Bandara) Soekarno Hatta (Soetta) Tangerang mengaku kecewa karena jadual keberangkatan mereka menuju Hangnadim Batam terlambat hingga dua jam.

“Bayangkan, jadual penerbangan Jakarta-Batam tadinya sekitar pukul 10.00 WIB. Tapi sampai jam 12.20 WIB pesawat yang rencananya kami tumpangi nggak juga sampai,” kata seorang calon penumpang Lion Air JT-370 , Jumri (32) di Jakarta.

Jumri yang ditemui di Bandara Soetta Tangerang juga mengaku sangat menyayangkan pihak manajemen Lion Air yang telat dalam mengkonfirmasikan keterlambatan jadual penerbangan Jakarta-Batam. Kata Jumri, banyak penumpang terlantar akibat delaynya penerbangan.

“Pokoknya semua acara kegiatan saya di Batam juga terpaksa tidak ikut hadir. Kedepan harapan saya, Lion Air sebagai perusahaan penerbangan terbesar dapat lebih propesional,” tutur Jumri.

Baca juga : Bandara Bali Utara Solusi Atasi Kemiskinan dan Mitigasi Tsunami

Hal yang sama dikatakan Fairus, tidak ada kabar mengenai perubahan jadual ini. Namun entah bagaimana, setibanya di Bandara, katanya, pesawat Lion JT-370 kemudian mengubah jadwal terbangnya.

“Pesawat ini harusnya sampai di Bandara sekitar jam 11.35 WIB, tapi pada kenyataannya sampai sekitar pukul 14.30 WIB belum juga tiba. Kami kecewa, ini ada kesalahan teknis atau apa. Nggak jelas,” tutup Fairus.

Sementara itu, sampai berita ini diturunkan, pihak media masih berupaya mengkonfirmasi manajemen Lion Air. (Nanang)

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Tanam Mangrove Tak Lagi Sekadar Aksi Hijau, Bali Dorong Blue Carbon Jadi Aset Ekonomi
Komisi XI Tagih Komitmen BI Dorong Lapangan Kerja dan Ekonomi Daerah
Surat dari Ternate: Lily Masita Tomasoa Memohon Keadilan kepada Jaksa Agung
Ketua PW Fatayat NU Ajak Kader Fatayat Aktif Kampanyekan Pariwisata Anyer dan Majukan Ekonomi Kreatif
Menjaga Samudra Tanpa Sekat: Redesign Kewenangan Bakamla dan Urgensi Single Agency Coast Guard
Mayjen TNI Pujo Widodo Apresiasi Keberpihakan Pemerintah kepada Petani
Bukan Hanya Cibinong, Mangihut Sinaga Khawatir Praktik Serupa Menjalar ke Seluruh Lapas
Kabel Menjuntai Sebabkan Kecelakaan di Kampung Grojog, Ini Tanggapan TelkomGroup
Berita ini 3 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Selasa, 29 September 2026 - 22:04 WIB

Tanam Mangrove Tak Lagi Sekadar Aksi Hijau, Bali Dorong Blue Carbon Jadi Aset Ekonomi

Selasa, 29 September 2026 - 19:57 WIB

Komisi XI Tagih Komitmen BI Dorong Lapangan Kerja dan Ekonomi Daerah

Selasa, 29 September 2026 - 11:40 WIB

Surat dari Ternate: Lily Masita Tomasoa Memohon Keadilan kepada Jaksa Agung

Senin, 28 September 2026 - 03:50 WIB

Ketua PW Fatayat NU Ajak Kader Fatayat Aktif Kampanyekan Pariwisata Anyer dan Majukan Ekonomi Kreatif

Minggu, 27 September 2026 - 06:11 WIB

Menjaga Samudra Tanpa Sekat: Redesign Kewenangan Bakamla dan Urgensi Single Agency Coast Guard

Berita Terbaru

Gerakan Aksi Anti Korupsi Nasional (GAANAS) melontarkan kritik terhadap pengelolaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Aceh (APBA),

Hukum dan Kriminal

GAANAS Soroti Pokir DPRA Rp1 Triliun, KPK Didesak Telusuri Rantai Anggaran

Selasa, 29 Sep 2026 - 23:33 WIB