Pilot Selamat, Pesawat Pengangkut BBM Pelita Air Jatuh di Kalimantan Utara

Avatar photo

- Penulis

Minggu, 22 Februari 2026 - 02:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ikuti kami di Google News

Terasmedia.co Jakarta – Pilot Pesawat Pelita Air pengangkut BBM yang jatuh di kawasan perbukitan Krayan, Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara, dilaporkan selamat. Pilot disebut lolos dari maut setelah berhasil meloloskan diri menggunakan parasut sesaat sebelum pesawat menghantam darat.

Informasi disampaikan oleh Dawat Butal, seorang warga yang terhubung dengan penduduk Desa Pa’ Betung yang berada di sekitar area kejadian. Saat ini, pilot tersebut telah ditemukan dan dievakuasi oleh warga setempat.

“Pilotnya sudah ketemu warga Pa’ Betung. Jadi pilotnya yang cerita bahwa dia terjun payung. Selamat pilotnya, sudah diamankan warga Pa’ Betung,” ujar Dawat, Kamis (19/2).

Dawat saat ini berada di kawasan Trang Baru. Dia menjelaskan bahwa menurut kesaksian warga setempat, badan pesawat terlihat meluncur jatuh lebih dulu ke perbukitan. Tak lama berselang, parasut yang membawa sang pilot menyusul turun dari udara.

Hingga berita ini ditayangkan, warga dan sang pilot masih berada di lokasi aman di Desa Pa’ Betung. Warga sekitar belum berhasil menjangkau titik pasti jatuhnya bangkai pesawat karena medannya yang sulit.

“Menurut keterangan warga, pesawatnya jatuh duluan baru payungnya nyusul jatuh. Warga belum sampai di lokasi jatuhnya pesawat. Sebentar, saya sudah minta warga mengirimkan foto dan videonya kalau sempat,” tambah Dawat.

Corporate Secretary PT Pelita Air Service, Patria Rhamadonna mengatakan kecelakaan salah satu armada charter Pelita Air tengah diinvestigasi.

Penerbangan tersebut merupakan layanan kargo pengangkut bahan bakar yang diawaki oleh satu orang pilot, tanpa awak kabin maupun penumpang, dengan jenis pesawat yang digunakan yaitu Air Tractor AT-802 dengan registrasi PK-PAA.

“Pesawat tersebut merupakan armada khusus yang melayani misi pengantaran BBM Satu Harga ke wilayah perbatasan. Pada saat pemantauan terakhir, pesawat baru saja menyelesaikan misi distribusi ke Long Bawan dan sedang dalam rute kembali menuju Bandara Juwata, Tarakan,” kata Patria lewat keterangan tertulis.

Sebelumnya, pesawat Pelita Air ini jatuh sesaat setelah lepas landas usai membongkar muatan BBM di Bandara Yuvai Semaring, Long Bawan. Diketahui, cuaca di langit Krayan saat kejadian hingga saat ini dilaporkan dalam kondisi berawan dan gelap.

Saksi mata di bandara, Aboy, menceritakan detik-detik menegangkan saat pesawat mulai kehilangan kendali.

“Pesawat itu terbang dan mau belok ke sebelah kiri. Yang saya lihat, salah satu bagian dari pesawat ada yang terlepas, kemudian disusul dengan pesawat yang oleng,” tutur Aboy.

Editor : Redaksi

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Ketua PW Fatayat NU Ajak Kader Fatayat Aktif Kampanyekan Pariwisata Anyer dan Majukan Ekonomi Kreatif
Menjaga Samudra Tanpa Sekat: Redesign Kewenangan Bakamla dan Urgensi Single Agency Coast Guard
Mayjen TNI Pujo Widodo Apresiasi Keberpihakan Pemerintah kepada Petani
Bukan Hanya Cibinong, Mangihut Sinaga Khawatir Praktik Serupa Menjalar ke Seluruh Lapas
Kabel Menjuntai Sebabkan Kecelakaan di Kampung Grojog, Ini Tanggapan TelkomGroup
Dede Yusuf: Ombudsman Tak Boleh Dihalangi, Tugasnya Mengawasi Pelayanan Publik
Praktisi Pendidikan Apresiasi Komitmen Presiden Prabowo Terkait Pendidikan Gratis hingga Perguruan Tinggi
Dukungan Penuh 27 Kab/Kota, Anton Suratto Terima SK Langsung dari DPP Demokrat
Berita ini 20 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 28 September 2026 - 03:50 WIB

Ketua PW Fatayat NU Ajak Kader Fatayat Aktif Kampanyekan Pariwisata Anyer dan Majukan Ekonomi Kreatif

Sabtu, 26 September 2026 - 13:45 WIB

Mayjen TNI Pujo Widodo Apresiasi Keberpihakan Pemerintah kepada Petani

Jumat, 25 September 2026 - 15:09 WIB

Bukan Hanya Cibinong, Mangihut Sinaga Khawatir Praktik Serupa Menjalar ke Seluruh Lapas

Jumat, 25 September 2026 - 14:44 WIB

Kabel Menjuntai Sebabkan Kecelakaan di Kampung Grojog, Ini Tanggapan TelkomGroup

Jumat, 25 September 2026 - 09:22 WIB

Dede Yusuf: Ombudsman Tak Boleh Dihalangi, Tugasnya Mengawasi Pelayanan Publik

Berita Terbaru