Dave Laksono: Merangkul Homeless Media Langkah Tepat Ikuti Perkembangan Zaman

Avatar photo

- Penulis

Minggu, 10 Mei 2026 - 21:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Ketua Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat, Dave Laksono.

i

Wakil Ketua Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat, Dave Laksono.

Ikuti kami di Google News

Terasmedia.co Jakarta – Wakil Ketua Komisi I DPR RI, Dave Laksono, menyatakan dukungannya atas langkah pemerintah yang mulai merangkul keberadaan homeless media. Menurutnya, upaya yang diambil oleh Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) ini sangat wajar dan sejalan dengan pesatnya pertumbuhan ekosistem media digital di Indonesia.

“Perkembangan dunia media digital adalah hal yang pasti dan tidak bisa kita hindari. Cara masyarakat mendapatkan informasi, terutama kalangan muda, kini sudah banyak beralih ke platform daring dan berbagai bentuk media baru. Oleh karena itu, sangat masuk akal jika pemerintah berusaha mendekati saluran-saluran komunikasi yang punya pengaruh besar di ruang publik maya, termasuk yang selama ini kita kenal sebagai homeless media,” ujar Dave, Minggu (10/6/2026).

Meski mendukung langkah tersebut, Dave tetap mengingatkan bahwa perubahan wajah media ini harus berjalan dengan penuh tanggung jawab dan tetap menjunjung tinggi nilai-nilai jurnalistik. Ia menekankan bahwa pelaku homeless media juga dituntut untuk bekerja secara bertanggung jawab dan tidak boleh melalaikan kebenaran fakta.

“Namun demikian, segala proses perubahan ini harus tetap berada di jalur yang benar, sehat, dan bertanggung jawab. Kebebasan menyampaikan pendapat di dunia maya tidak boleh melupakan hal-hal mendasar seperti keakuratan data, verifikasi berita, keseimbangan pemberitaan, serta kesadaran akan dampak dari setiap informasi yang disebarkan ke masyarakat luas,” tegasnya.

Dari pandangan Komisi I DPR, keberadaan media konvensional tetap memegang peran sentral sebagai penyangga demokrasi dan penjamin standar jurnalisme yang profesional. Dave menilai, media arus utama memiliki keunggulan tersendiri karena sudah dilengkapi mekanisme penyuntingan yang ketat, kode etik yang jelas, serta sistem pertanggungjawaban yang menjadi dasar kualitas informasi publik.

Karena alasan itu, penguatan terhadap media konvensional harus tetap menjadi prioritas utama, terlebih lagi di tengah gempuran disrupsi teknologi saat ini.

“Sementara itu, kita harus melihat fenomena media baru dengan pandangan yang objektif. Munculnya berbagai platform digital itu wajar karena mengikuti perubahan kebiasaan masyarakat dalam mencari berita. Tantangannya bukan pada menerima atau menolak keberadaan mereka, melainkan bagaimana kita bisa mengarahkan transformasi ini agar tercipta ekosistem media digital yang lebih bertanggung jawab, profesional, dan taat pada aturan yang berlaku,” jelas Dave lebih lanjut.

Dalam konteks ini, Bakom memegang peran yang sangat strategis, yakni untuk membina peningkatan literasi digital masyarakat serta memperkuat etika dalam berkomunikasi publik. Kehadiran lembaga ini diharapkan bisa menjadi penghubung yang baik antara media konvensional dan media baru, sekaligus menjamin kepastian aturan main, agar perkembangan media digital tetap selaras dengan tujuan demokrasi dan persatuan bangsa.

“Ke depannya, Komisi I optimis dunia pers Indonesia akan semakin kokoh. Syaratnya, seluruh pihak  baik media konvensional maupun media digital baru harus berkomitmen menjaga mutu informasi, melawan berita bohong, serta selalu mengutamakan kepentingan publik di atas keinginan sekadar populer atau mengejar jumlah pembaca saja,” tutup Dave.

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Tiang Telepon di Batur Jaya Dipertanyakan, Rohim Desak APH Investigasi Program dan Perizinannya
Didampingi Camel Petir, Anggota DPR RI Tommy Kurniawan Ikut Berbagi Bersama Tim PJBW di Raden Saleh Jakarta Pusat
DPD GMPK DKI Bagikan 10.000 Masker dan 700 Nasi Kotak
Jerry Massie: Hukum Tak Boleh Tunduk pada Siapapun, Jokowi Wajib Hadir di Persidangan
KOSMAK Lapor Dugaan Korupsi Porang Sidrap Rp26 Miliar ke Kortas Tipidkor Polri
Rakyat Susah, Fasilitas Pejabat Mewah: Golf dan Rumah Miliaran Komisioner OJK Dipersoalkan
Cegah Rekening Ganda, Marwan Jafar Minta Program 200 Juta Rekening Gratis Prioritaskan Warga Unbanked
Hadapi Kemarau, Arif Rahman Bantu Warga Baduy dengan Sembako dan 14 RTLH
Berita ini 20 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 12 September 2026 - 15:19 WIB

Tiang Telepon di Batur Jaya Dipertanyakan, Rohim Desak APH Investigasi Program dan Perizinannya

Sabtu, 12 September 2026 - 08:37 WIB

Didampingi Camel Petir, Anggota DPR RI Tommy Kurniawan Ikut Berbagi Bersama Tim PJBW di Raden Saleh Jakarta Pusat

Jumat, 11 September 2026 - 21:35 WIB

DPD GMPK DKI Bagikan 10.000 Masker dan 700 Nasi Kotak

Jumat, 11 September 2026 - 21:24 WIB

Jerry Massie: Hukum Tak Boleh Tunduk pada Siapapun, Jokowi Wajib Hadir di Persidangan

Jumat, 11 September 2026 - 13:46 WIB

KOSMAK Lapor Dugaan Korupsi Porang Sidrap Rp26 Miliar ke Kortas Tipidkor Polri

Berita Terbaru

GMPK DKI memilih turun langsung membagikan 10.000 masker dan 700 nasi kotak kepada masyarakat, Jumat (11/9/2026).

Nasional

DPD GMPK DKI Bagikan 10.000 Masker dan 700 Nasi Kotak

Jumat, 11 Sep 2026 - 21:35 WIB