Nggak Becus, Legislator Ungkap Fakta Gubernur Koster Mencla-mencle

Avatar photo

- Penulis

Sabtu, 6 Agustus 2022 - 05:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ikuti kami di Google News

Terasmedia.co Jakarta – Anggota Komisi VI DPR RI Gde Sumarjaya Linggih atau yang akrab disapa Demer menyebut bahwa Gubernur Bali I Wayan Koster telah bersikap tidak tegas terhadap penetapan wilayah dimana seharusnya bandara Bali Utara akan dibangun.

“Saya berani mengatakan ini mencla-mencle karena apa, Pak Gubernur coba ingat dong waktu pelantikan sendiri Bapak Gubernur berbicara bahwa Bandara Bali Utara adalah di daerah Kubutambahan (Bali Utara) dengan segala kajiannya, tapi kenapa bikin surat minta di bangun ke barat lagi, ke barat lagi. Ini kan menyebabkan yang di Pusat jadi bingung apalagi ada perubahan PERDA RTRWP yang awalnya lokasi bandara baru di Kubutambahan jadi pindah ke barat,” ujar politisi senior dari Dapil Bali ini.

Baca juga : Bandara Bali Utara Solusi Atasi Kemiskinan dan Mitigasi Tsunami

Demer meminta Gubernur segera menentukan dengan tegas dimana tepatnya bandara baru tersebut mau dibangun. Jangan sampai ketidaktegasan malah berujung pada menyengsarakan masyarakat.

“Tolong ini segera tentukan, karena Bandara di Ngurah Rai sudah terlalu padat, sementara kita belum menentukan sikap dimana kita setujui airport baru tersebut. Kalau pak Gubernur sekarang fokus bahwa yang memenuhi syarat untuk airport adalah di wilayah Kubutambahan, segera kita perjuangkan bersama-sama. Saya pun ikut berjuang kalau memang itu sudah menjadi kebulatan kita bersama. Jangan sampai nanti bolak-balik, oh di barat karena ada dekat dengan bukit, dekat dengan Banyuwangi dekat dengan hutan lindung lalu akhirnya kita pindah lagi ke timur lagi, kita mulai lagi dan sebagainya,” tegasnya.

Tak hanya menceramahi, Demer turut memberikan solusi terhadap permasalahan tersebut.

“Pertama yaitu soal kajian teknis daripada Airport itu sendiri, undang saja ahli-ahli di bidang itu. Saya minta untuk segera menyelesaikan persoalan ini, karena ini kedepan akan menyengsarakan masyarakat. Kasihan masyarakat Bali terutamanya teman-teman di Pariwisata. Kalau tetap dipaksakan di Bandara Ngurah Rai, orang mau ke Bali penuh gak dapat tiket, lalu penuh gak dapet jadwal penerbangan untuk ke Bali,” paparnya.

Sejalan dengan Demer, sebelumnya Menteri Perhubungan juga telah setuju bahwa Bandara Bali yang baru cocok jika dibangun di Kubutambahan.

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menyampaikan kawasan Desa Kubutambahan, Kabupaten Buleleng, menjadi tempat yang paling strategis untuk pembangunan bandara baru di daerah Bali utara.

“Saat ini terdapat tiga alternatif lokasi dibangunnya bandara di daerah Bali utara yakni di Gerokgak, Celukan Bawang dan di Kubutambahan,” kata Budi pada Minggu (30/12/2018).

Meskipun belum memastikan pembangunan bandara di Desa Kubutambahan, Budi menyebut jika Kubutambahan memiliki nilai lebih dibandingkan dua alternatif lainnya.

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Petisi Palmerah Akan Terus Kawal Isu Legitimasi Akademik Wakil Presiden Gibran
Pemkab Sorong Salurkan Alat Bantu Disabilitas, Kadinsos Amatus Turot: Keterbatasan Fisik Bukan Penghalang untuk Berkarya
Pimpin DPD PAN Raja Ampat, Anggota DPRK Ruben Sauyai Siap Emban Amanah Partai
KAMAKSI: Dua Kurator Koba Tin Ditahan, Kini Usut Aliran Dana dan Tanggung Jawab Perusahaan
 Jerry Massie: Kontroversi Ucapan Seputar LBP Sumut, Ada Kekhawatiran Gangguan Iklim Akademisi
Kapolri Harus Buka Kembali Kasus Payment Gateway Denny Indrayana, Demi Pulihkan Nama Baik Polri
Dukung Prabowo untuk 2029, Pengamat: Golkar Dinilai Sengaja Jaga Ruang Manuver untuk Gibran
 Usai Pecah Rekor Nasional, BULOG Lebak‑Pandeglang Bersyukur dan Berbagi ke Anak Yatim
Berita ini 11 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 14 Oktober 2026 - 14:42 WIB

Petisi Palmerah Akan Terus Kawal Isu Legitimasi Akademik Wakil Presiden Gibran

Selasa, 13 Oktober 2026 - 22:19 WIB

Pemkab Sorong Salurkan Alat Bantu Disabilitas, Kadinsos Amatus Turot: Keterbatasan Fisik Bukan Penghalang untuk Berkarya

Selasa, 13 Oktober 2026 - 22:14 WIB

Pimpin DPD PAN Raja Ampat, Anggota DPRK Ruben Sauyai Siap Emban Amanah Partai

Senin, 12 Oktober 2026 - 18:47 WIB

KAMAKSI: Dua Kurator Koba Tin Ditahan, Kini Usut Aliran Dana dan Tanggung Jawab Perusahaan

Minggu, 11 Oktober 2026 - 20:39 WIB

 Jerry Massie: Kontroversi Ucapan Seputar LBP Sumut, Ada Kekhawatiran Gangguan Iklim Akademisi

Berita Terbaru